Breaking News
light_mode

Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah, Mengungkap Deretan Mega Korupsi dari PT Timah hingga BTS Kominfo

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari PT Timah, Jiwasraya, Asabri hingga BTS Kominfo, Deretan Perkara Besar yang Ditangani Jampidsus

JAKARTA – Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian publik di tengah perkembangan berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani institusinya.

Sorotan terhadap Febrie menguat setelah beredarnya informasi mengenai pengamanan di sekitar kediamannya di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan. Di balik perhatian tersebut, rekam jejaknya sebagai pimpinan bidang tindak pidana khusus kembali menjadi pembahasan karena memimpin penanganan sejumlah perkara korupsi berskala nasional.

Sejak dipercaya menjabat sebagai Jampidsus, Febrie Adriansyah memimpin tim penyidik Kejaksaan Agung dalam mengusut berbagai kasus yang melibatkan pejabat negara, direksi badan usaha milik negara (BUMN), hingga kalangan swasta.

Salah satu perkara terbesar yang menjadi perhatian publik adalah dugaan korupsi tata niaga komoditas timah pada wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.

Perkara tersebut dinilai memiliki dampak luas, tidak hanya terhadap keuangan negara, tetapi juga terhadap lingkungan hidup dan aktivitas perekonomian di wilayah pertambangan. Dalam perkara itu, Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah tersangka, termasuk pengusaha Harvey Moeis.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung juga mengungkap perkara dugaan korupsi pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G pada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kasus yang berdasarkan hasil audit menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp8 triliun itu berujung pada proses hukum terhadap mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.

Selain itu, penyidik Jampidsus masih terus mendalami dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Proses penyidikan dilakukan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan perangkat teknologi tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam sektor BUMN, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan bidang tindak pidana khusus juga menangani perkara korupsi PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kedua perkara tersebut menjadi perhatian nasional karena melibatkan kerugian negara dalam jumlah besar dan menyeret sejumlah pejabat perusahaan, pengelola investasi, serta pihak swasta ke proses peradilan.

Tak hanya menangani perkara eksternal, Kejaksaan Agung juga mengusut kasus yang melibatkan aparat penegak hukum sendiri. Salah satunya adalah perkara suap yang menjerat mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait buronan Djoko Tjandra.

Di sektor perbankan, penyidik juga pernah menangani dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang mengakibatkan kerugian negara ratusan miliar rupiah dan menyeret sejumlah pihak ke proses hukum.
Fokus pada Pemulihan Kerugian Negara dan Dampak Ekonomi

Dalam berbagai kesempatan, Febrie Adriansyah menegaskan bahwa penanganan tindak pidana korupsi tidak lagi hanya berorientasi pada penghukuman pelaku, tetapi juga memperhitungkan dampak yang ditimbulkan terhadap perekonomian nasional, lingkungan hidup, serta masyarakat.

“Perkara Duta Palma menjadi contoh bagaimana penegakan hukum tidak hanya melihat uang negara yang hilang, tetapi juga kerusakan ekonomi, lingkungan, sumber daya alam, dan beban sosial yang ditanggung masyarakat,” ujar Febrie dalam konferensi pers di Jakarta.

Pandangan tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan Kejaksaan Agung dalam menangani sejumlah perkara strategis, termasuk kasus tata niaga timah, Jiwasraya, Asabri, hingga BTS Kominfo, dengan tujuan tidak hanya menindak pelaku tetapi juga mengoptimalkan pemulihan kerugian negara.

Febrie juga pernah menekankan pentingnya menjaga integritas aparat penegak hukum sebagai fondasi utama pemberantasan korupsi.

“Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi penegak hukum. Seorang jaksa masa depan tidak cukup hanya menguasai norma dan aturan hukum, tetapi juga harus memiliki kemampuan multidimensi untuk menjawab perkembangan zaman,” kata Febrie saat memberikan pembekalan kepada calon jaksa di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Berbagai perkara yang ditangani selama masa kepemimpinannya menempatkan Febrie Adriansyah sebagai salah satu figur penting dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia.

Meski demikian, seluruh proses penyidikan dan penuntutan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga setiap pihak yang diperiksa maupun ditetapkan sebagai tersangka tetap memiliki hak untuk memberikan pembelaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perkembangan penanganan sejumlah perkara korupsi yang tengah berjalan di Kejaksaan Agung masih menjadi perhatian publik sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan korupsi dan pemulihan kerugian keuangan negara di Indonesia.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Discovery Kartika Plaza Hotel, A Timeless Icon of Balinese Hospitality in the Heart of Kuta

    Discovery Kartika Plaza Hotel, A Timeless Icon of Balinese Hospitality in the Heart of Kuta

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    KUTA, BALI — In the ever-evolving landscape of Bali’s tourism industry, Discovery Kartika Plaza Hotel stands as a timeless icon, an enduring five-star sanctuary that continues to captivate global travelers with its authentic charm, beachfront elegance, and exceptional service. Since opening its doors in 1990, the hotel has maintained its reputation as one of Kuta’s […]

  • Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    Pinjaman Berujung Jerat Hukum! Pemuda Bangka Belitung Dituntut 16 Tahun, Kasus Ryan Susanto Tuai Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    BANGKA BELITUNG — Kasus hukum yang menimpa seorang remaja berusia 20 tahun, Ryan Susanto, tengah menjadi perhatian publik. Perkara ini dinilai janggal oleh sejumlah pihak karena bermula dari hubungan pertemanan dan transaksi pinjam-meminjam, namun berujung pada tuntutan pidana berat. Peristiwa ini berawal ketika Ryan meminjamkan uang sebesar Rp40 juta kepada teman dekatnya yang dikenal dengan […]

  • Tiga Kata Sederhana, Sejuta Makna Sebuah Warisan Kebijaksanaan Orang Jawa

    Tiga Kata Sederhana, Sejuta Makna Sebuah Warisan Kebijaksanaan Orang Jawa

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TITENI, TIRAKATI, ENTINI, Tiga Laku Jawa yang Mengajarkan Cara Menjalani Hidup JATENG – Di tengah zaman yang serba cepat, ketika segala sesuatu ingin diraih seketika dan diukur dari hasil yang tampak, masyarakat Jawa sesungguhnya telah lama mewariskan sebuah rumus kehidupan yang sederhana, namun sarat makna. Rumus itu terdiri dari tiga kata: Titeni, Tirakati, dan Entini. […]

  • Ironi di Balik Aksi Siswa, Refleksi Kasus ‘Nge-Prank’ Stone Cruiser di Rote Ndao

    Ironi di Balik Aksi Siswa, Refleksi Kasus ‘Nge-Prank’ Stone Cruiser di Rote Ndao

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 5Komentar

    Rote Ndao, – Di balik riuhnya pemberitaan mengenai sejumlah siswa SMK Negeri 1 Lobalain yang diduga terlibat dalam pencurian alat Stone Cruiser milik PT Mojo Wijaya Karya (MWK), tersimpan sebuah ironi yang patut direnungkan. Kejadian di Desa Tuanatuk, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao ini bukan sekadar aksi kenakalan remaja biasa, melainkan cermin dari permasalahan yang […]

  • Jangan Panik! Hewan Mirip Kalajengking Ini Ternyata Sahabat Rumahmu

    Jangan Panik! Hewan Mirip Kalajengking Ini Ternyata Sahabat Rumahmu

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 78Komentar

    DENPASAR — Beberapa waktu terakhir, warganet dibuat heboh oleh unggahan foto seekor hewan mirip kalajengking dengan caption “Jangan Panik!”. Hewan tersebut sering kali muncul di rumah warga, terutama di daerah yang lembap atau dekat dengan kebun. Namun, meski tampilannya menyeramkan, hewan ini ternyata bukanlah hama berbahaya. Dikenal sebagai vinegaroon atau whip scorpion (kalajengking cambuk), hewan […]

  • SNBP 2026 Diumumkan, Universitas Udayana Terima 2.348 Mahasiswa Baru

    SNBP 2026 Diumumkan, Universitas Udayana Terima 2.348 Mahasiswa Baru

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BADUNG – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi diumumkan serentak pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Pada jalur ini, Universitas Udayana menerima sebanyak 2.348 mahasiswa baru dari total ratusan ribu peserta secara nasional. Pengumuman SNBP dapat diakses melalui laman resmi SNPMB dengan memasukkan nomor pendaftaran […]

expand_less