Breaking News
light_mode

Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah, Mengungkap Deretan Mega Korupsi dari PT Timah hingga BTS Kominfo

  • account_circle Admin
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari PT Timah, Jiwasraya, Asabri hingga BTS Kominfo, Deretan Perkara Besar yang Ditangani Jampidsus

JAKARTA – Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian publik di tengah perkembangan berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani institusinya.

Sorotan terhadap Febrie menguat setelah beredarnya informasi mengenai pengamanan di sekitar kediamannya di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan. Di balik perhatian tersebut, rekam jejaknya sebagai pimpinan bidang tindak pidana khusus kembali menjadi pembahasan karena memimpin penanganan sejumlah perkara korupsi berskala nasional.

Sejak dipercaya menjabat sebagai Jampidsus, Febrie Adriansyah memimpin tim penyidik Kejaksaan Agung dalam mengusut berbagai kasus yang melibatkan pejabat negara, direksi badan usaha milik negara (BUMN), hingga kalangan swasta.

Salah satu perkara terbesar yang menjadi perhatian publik adalah dugaan korupsi tata niaga komoditas timah pada wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.

Perkara tersebut dinilai memiliki dampak luas, tidak hanya terhadap keuangan negara, tetapi juga terhadap lingkungan hidup dan aktivitas perekonomian di wilayah pertambangan. Dalam perkara itu, Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah tersangka, termasuk pengusaha Harvey Moeis.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung juga mengungkap perkara dugaan korupsi pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G pada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kasus yang berdasarkan hasil audit menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp8 triliun itu berujung pada proses hukum terhadap mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.

Selain itu, penyidik Jampidsus masih terus mendalami dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Proses penyidikan dilakukan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan perangkat teknologi tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam sektor BUMN, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan bidang tindak pidana khusus juga menangani perkara korupsi PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kedua perkara tersebut menjadi perhatian nasional karena melibatkan kerugian negara dalam jumlah besar dan menyeret sejumlah pejabat perusahaan, pengelola investasi, serta pihak swasta ke proses peradilan.

Tak hanya menangani perkara eksternal, Kejaksaan Agung juga mengusut kasus yang melibatkan aparat penegak hukum sendiri. Salah satunya adalah perkara suap yang menjerat mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait buronan Djoko Tjandra.

Di sektor perbankan, penyidik juga pernah menangani dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang mengakibatkan kerugian negara ratusan miliar rupiah dan menyeret sejumlah pihak ke proses hukum.
Fokus pada Pemulihan Kerugian Negara dan Dampak Ekonomi

Dalam berbagai kesempatan, Febrie Adriansyah menegaskan bahwa penanganan tindak pidana korupsi tidak lagi hanya berorientasi pada penghukuman pelaku, tetapi juga memperhitungkan dampak yang ditimbulkan terhadap perekonomian nasional, lingkungan hidup, serta masyarakat.

“Perkara Duta Palma menjadi contoh bagaimana penegakan hukum tidak hanya melihat uang negara yang hilang, tetapi juga kerusakan ekonomi, lingkungan, sumber daya alam, dan beban sosial yang ditanggung masyarakat,” ujar Febrie dalam konferensi pers di Jakarta.

Pandangan tersebut menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan Kejaksaan Agung dalam menangani sejumlah perkara strategis, termasuk kasus tata niaga timah, Jiwasraya, Asabri, hingga BTS Kominfo, dengan tujuan tidak hanya menindak pelaku tetapi juga mengoptimalkan pemulihan kerugian negara.

Febrie juga pernah menekankan pentingnya menjaga integritas aparat penegak hukum sebagai fondasi utama pemberantasan korupsi.

“Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi penegak hukum. Seorang jaksa masa depan tidak cukup hanya menguasai norma dan aturan hukum, tetapi juga harus memiliki kemampuan multidimensi untuk menjawab perkembangan zaman,” kata Febrie saat memberikan pembekalan kepada calon jaksa di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Berbagai perkara yang ditangani selama masa kepemimpinannya menempatkan Febrie Adriansyah sebagai salah satu figur penting dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia.

Meski demikian, seluruh proses penyidikan dan penuntutan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga setiap pihak yang diperiksa maupun ditetapkan sebagai tersangka tetap memiliki hak untuk memberikan pembelaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perkembangan penanganan sejumlah perkara korupsi yang tengah berjalan di Kejaksaan Agung masih menjadi perhatian publik sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan korupsi dan pemulihan kerugian keuangan negara di Indonesia.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Pertimbangkan Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi

    Indonesia Pertimbangkan Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengonfirmasi tengah menjajaki peluang untuk membeli kapal induk ringan Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, yang sudah resmi dipensiunkan Angkatan Laut Italia. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, saat peresmian KRI Brawijaya-320 di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia menegaskan bahwa akuisisi kapal tersebut masih dalam tahap pembicaraan dengan […]

  • Mencari Kesempurnaan pada yang Tidak Sempurna

    Mencari Kesempurnaan pada yang Tidak Sempurna

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    All Your Perfects and Finding Perfect DENPASAR – Kebingungan eksistensial manusia modern pernah dirumuskan dengan tajam oleh seorang bijak: ketika ditanya apa yang paling membingungkannya dalam hidup, jawabannya adalah “manusia itu sendiri”. Paradoksnya jelas—manusia mengorbankan kesehatan demi akumulasi materi, lalu mengorbankan materi demi memulihkan kesehatan. Ia cemas akan masa depan yang belum tiba, sementara masa […]

  • Jamur Pemakan Plastik Ditemukan di Amazon, Harapan Baru Atasi Pencemaran TPA

    Jamur Pemakan Plastik Ditemukan di Amazon, Harapan Baru Atasi Pencemaran TPA

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Hutan hujan Amazon kembali menyumbang penemuan ilmiah penting yang dapat mengubah arah perjuangan melawan pencemaran plastik global. Para ilmuwan dari Yale University berhasil mengidentifikasi jamur Pestalotiopsis microspora yang mampu mengurai plastik jenis poliuretan—bahkan dalam kondisi lingkungan tanpa oksigen, seperti yang biasa ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA). Kemampuan luar biasa jamur ini bukan […]

  • Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    Ibadah dan Karya Bakti Berlangsung Harmonis di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 6Komentar

    Rote Ndao – Suasana penuh hikmah dan harmonis mewarnai pelaksanaan ibadah dan karya bakti di Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (31/8/2025). Rangkaian kegiatan yang berlangsung di gereja maupun masjid berjalan tertib berkat sinergi TNI, Polri, tokoh agama, serta partisipasi aktif masyarakat. Di Gereja GMIT Talitakumi Nggauk, Dusun Tuambian, Desa Sakubatun, Kecamatan Rote Barat Daya, ibadah […]

  • Samawartana Brahma Widya 2026, Ratusan Peserta Lulus, Sertifikat Pawintenan Turut Diserahkan

    Samawartana Brahma Widya 2026, Ratusan Peserta Lulus, Sertifikat Pawintenan Turut Diserahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ngurah Wesnawa
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kursus Teologi Hindu Brahma Widya (KTH BW) Angkatan VII Tahun 2025–2026 resmi ditutup melalui prosesi samawartana yang digelar di Denpasar, Maret 2026. Selain penyerahan sertifikat kelulusan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pawintenan (penyucian diri) yang menjadi bagian penting dalam pembinaan spiritual peserta. Menurut Pinandita Dewa Putu Andika Septiawan, S.H., Ketua Kursus Teologi Hindu […]

  • Dukungan 212 Advokat Mengalir, Ariel Suardana Maju sebagai Calon Ketua PERADI SAI Denpasar 2026-2030

    Dukungan 212 Advokat Mengalir, Ariel Suardana Maju sebagai Calon Ketua PERADI SAI Denpasar 2026-2030

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Peta persaingan menuju Musyawarah Cabang (Muscab) II PERADI Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) Denpasar periode 2026-2030 mulai menghangat. Solidaritas Advokat Untuk Perubahan (SAUP) PERADI SAI secara resmi menyatakan dukungannya kepada I Made Ariel Suardana, S.H., M.H. untuk maju sebagai calon Ketua PERADI SAI Denpasar. Dukungan tersebut datang dari berbagai elemen advokat, mulai dari […]

expand_less