Breaking News
light_mode

Denmark Luncurkan Baterai Garam Cair 1 GWh, Dorong Transisi Energi Terbarukan Global

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Esbjerg, Denmark — Denmark kembali mempertegas posisinya sebagai pelopor inovasi energi hijau dengan peluncuran sistem penyimpanan energi molten salt (garam cair) berkapasitas besar. Teknologi ini dipandang sebagai lompatan penting dalam menstabilkan energi terbarukan yang selama ini menghadapi tantangan sifat intermittennya.

Sistem baterai berupa penyimpanan energi termal berkapasitas 1 gigawatt-jam (GWh) ini dikembangkan oleh perusahaan Denmark, Hyme Energy, bekerja sama dengan perusahaan teknik asal Swiss, Sulzer. Baterai garam cair ini bukan sekadar konsep, tetapi sudah siap diterapkan secara komersial dalam jaringan listrik nyata.

Secara teknis, sistem ini menyimpan energi bukan dalam bentuk listrik langsung seperti pada baterai lithium-ion, melainkan sebagai energi panas pada garam cair bersuhu tinggi.

Energi listrik dari sumber terbarukan seperti angin dan surya dialihkan menjadi panas yang menaikkan suhu garam hingga sekitar 600°C. Energi panas tersebut disimpan dan dapat dikonversi kembali menjadi listrik atau digunakan sebagai sumber panas industri saat diperlukan.

Menurut data dari peluncuran, baterai garam cair ini mampu menyuplai listrik untuk sekitar 100.000 rumah selama kurang lebih 10 jam secara stabil saat pengisian penuh. Hal ini menandai lonjakan kapasitas dibandingkan sistem penyimpanan energi listrik konvensional yang biasanya hanya mampu bertahan beberapa jam.

CEO dan salah satu pendiri Hyme Energy, Ask Emil Løvschall-Jensen, mengatakan bahwa teknologi ini tidak hanya penting untuk menyimpan energi listrik, tetapi juga untuk menyediakan steam dan panas industri yang biasanya bergantung pada bahan bakar fosil, memberi nilai tambah ganda dalam upaya dekarbonisasi sektor energi dan industri.

Menurut pernyataan perusahaan, sistem ini telah menunjukkan efisiensi hingga 90 % dalam konversi energi panas dan dapat menyimpan energi hingga dua minggu.

Para ahli energi melihat teknologi baterai garam cair ini sebagai solusi yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah fluktuasi energi terbarukan, terutama bagi negara-negara dengan dominasi tenaga angin dan surya. Kehadiran sistem penyimpanan energi skala besar memungkinkan kelebihan energi saat produksi tinggi ditahan untuk digunakan saat permintaan melonjak atau produksi menurun.

Langkah Denmark ini dipandang sebagai peluang besar bagi banyak negara yang tengah mempercepat transisi menuju energi bersih. Jika teknologi ini berhasil direplikasi secara luas, baterai garam cair berpotensi menjadi salah satu pondasi utama dalam arsitektur sistem kelistrikan masa depan yang lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Terbitkan IMB Diduga Langgar Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Desak Kejaksaan Usut Pidana

    Pejabat Terbitkan IMB Diduga Langgar Sempadan Tukad Badung, ARUN Bali Desak Kejaksaan Usut Pidana

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR — Polemik bangunan toko emas di kawasan sempadan Tukad Badung, Denpasar, kembali memanas. Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali mendesak aparat penegak hukum mengusut pelanggaran penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang disebut melanggar garis sempadan sungai. Sekretaris DPD ARUN Bali, A.A. Gede Agung Aryawan atau yang […]

  • Akun Literasi Dibredel, Jenderal Buku dan Gatra Dewata Jadi Sorotan

    Akun Literasi Dibredel, Jenderal Buku dan Gatra Dewata Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Pemilik akun meminta transparansi dari Meta Indonesia, sementara hilangnya kanal YouTube Gatra Dewata dinilai mempersempit ruang kritik, literasi, dan suara masyarakat marginal. JAKARTA – Penonaktifan permanen akun Instagram Jenderal Buku memicu keprihatinan di kalangan pegiat literasi. Akun yang selama tiga tahun menjadi ruang berbagi rekomendasi buku, diskusi, dan edukasi tersebut tiba-tiba dinonaktifkan oleh Meta dengan […]

  • Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    Pegadaian Bangun Rumah Bibit di Wawo, Salurkan 1.000 Bibit Kopi untuk Perkuat Ekonomi Hijau Bima

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Program TJSL PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa di Summer Camp IV Desa Riamau mendorong pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budidaya kopi sebagai komoditas unggulan Kabupaten Bima. BIMA – PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan meresmikan Rumah Bibit serta menyerahkan bantuan pembelian 1.000 bibit kopi pada […]

  • Selat Hormuz Memanas, Dunia Cemas! AS Tahan Langkah Militer di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

    Selat Hormuz Memanas, Dunia Cemas! AS Tahan Langkah Militer di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR — Ketegangan di kawasan strategis Selat Hormuz terus meningkat setelah Iran dilaporkan menargetkan kapal-kapal dagang yang melintas di jalur vital tersebut. Aksi ini dipicu eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung sejak akhir Februari, dan kini mulai berdampak luas terhadap stabilitas energi global. Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu […]

  • Perempuan Penggerak Perubahan, Nuanu Creative City Rayakan Semangat Kartini Lewat Aksi Nyata

    Perempuan Penggerak Perubahan, Nuanu Creative City Rayakan Semangat Kartini Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini diwarnai semangat pemberdayaan perempuan di Nuanu Creative City. Kawasan kreatif ini menghadirkan narasi bertajuk “She Builds, She Leads, She Inspires”, sebagai refleksi nyata peran perempuan dalam membangun, memimpin, dan menciptakan dampak di ekosistem kreatif modern. Mengusung nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini, Nuanu tidak hanya menjadikan peringatan ini […]

  • Lebih Terkutuk dari Merusak Alam! Pendidikan Curang Hancurkan Generasi Bali

    Lebih Terkutuk dari Merusak Alam! Pendidikan Curang Hancurkan Generasi Bali

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Di tengah berbagai wacana spiritual tentang kutukan terhadap perusak alam Bali, terselip satu kenyataan yang lebih gelap dan nyaris tak tersentuh yakni kehancuran moral dan keadilan dalam sistem pendidikan. Pengamat sosial-politik Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi pendidikan saat ini yang dinilai telah menyimpang jauh dari nilai-nilai keadilan […]

expand_less