Breaking News
light_mode

Rai Budarsa Apresiasi Lomba Ngelawar dan Fruits Vegetables Carving di Sanur Village Festival 2025

  • account_circle Ray
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Dalam semangat pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas kuliner lokal, Ida Bagus Rai Budarsa, Founder dan Owner PT Hatten Bali Tbk, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Lomba Ngelawar antar Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Desa Sanur dan Lomba Fruits Vegetables Carving yang menjadi bagian dari rangkaian Sanur Village Festival (SVF) ke-18 Tahun 2025.

Kedua kompetisi yang digagas oleh Sanur Chef Community berkolaborasi dengan Yayasan Pembangunan Sanur ini akan digelar di Muntig Siokan, Mertasari, Sanur Kauh, Denpasar. Lomba Ngelawar dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025 dengan melibatkan sembilan STT dari Desa Sanur Kauh, Sanur Kaja, dan Kelurahan Sanur. Sementara Lomba Fruits Vegetables Carving akan diadakan pada Minggu, 9 November 2025, diikuti oleh 20 tim peserta.

Rai Budarsa menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat jati diri budaya Bali sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan kecintaan terhadap kuliner Nusantara.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para chef muda dan komunitas kuliner di Sanur yang terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya kita. Lomba Ngelawar dan Fruits and Vegetables Carving ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata pelestarian warisan leluhur dan ekspresi seni dalam bentuk rasa dan visual,” ujar Rai Budarsa, Rabu (5/11).

Sebagai tokoh yang konsisten mendukung kegiatan budaya dan pariwisata Bali, Rai Budarsa juga menekankan pentingnya sinergi antara pelaku industri, komunitas, dan masyarakat lokal dalam memperkuat citra Sanur sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

“Kami di Hatten Bali selalu percaya bahwa keberhasilan pariwisata Bali berakar dari kekuatan budayanya. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk menjaga keseimbangan antara tradisi, kreativitas, dan keberlanjutan,” paparnya.

Lomba Ngelawar tahun ini mengusung tema “Laut Sanur”, sebagai simbol eksplorasi kuliner yang mengangkat kekayaan hasil laut setempat. Sementara Lomba Fruits Vegetables Carving menjadi wadah bagi para seniman kuliner untuk menampilkan keindahan seni tata buah dan sayur khas Bali.

Melalui dua lomba ini, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, kreativitas, dan rasa bangga masyarakat Sanur terhadap warisan budaya kuliner mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memeriahkan Sanur Village Festival ke-18, sebuah perhelatan tahunan yang selalu dinanti sebagai ajang ekspresi seni, budaya, dan kuliner Bali yang autentik. (Tim)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memang Penjara Muat? Ramai Warganet Sindir Pelaporan Massal Meme Bahlil

    Memang Penjara Muat? Ramai Warganet Sindir Pelaporan Massal Meme Bahlil

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 63Komentar

    JAKARTA – Gelombang reaksi publik menyeruak setelah seorang konten kreator, DJ Donny, menyoroti langkah hukum terhadap pembuat dan penyebar meme Menteri Investasi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Dalam video yang diunggah pada Selasa, 21 Oktober 2025, Donny menampilkan data akun-akun yang ikut membuat maupun membagikan meme tersebut, sambil menyindir keras rencana pelaporan massal […]

  • Penglingsir Bali Menagih Janji, Segera Bangun Bandara Internasional Bali Utara

    Penglingsir Bali Menagih Janji, Segera Bangun Bandara Internasional Bali Utara

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Buleleng, Bali – Ini cerita kilas balik di penutup tahun 2025. “Ada peristiwa yang menurut saya sangat bersejarah, ketika kami para penglingsir berkumpul di Puri Ageng Blahbatu, Gianyar pada pertengahan September 2025 lalu,” kenang AA Ngurah Ugrasena, Penglingsir Puri Agung Singaraja Buleleng kepada wartawan di penghujung kalendar 2025 (31/12/2025). “Sepertinya relevan untuk saya ceritakan kembali,” […]

  • Lempar Monyet Keramat, Pemuda “Kesurupan” di Ubud, Karma Bali Tak Pernah Salah Alamat!

    Lempar Monyet Keramat, Pemuda “Kesurupan” di Ubud, Karma Bali Tak Pernah Salah Alamat!

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Ubud, Gianyar – Bali kembali diguncang peristiwa nyeleneh yang menyulut amarah netizen. Seorang pemuda terekam dalam video viral berperilaku ganjil seperti kesurupan, menirukan gerakan monyet, dan kehilangan kendali di kawasan sekitar Monkey Forest, Ubud. Kejadian itu langsung memicu kehebohan di media sosial. Banyak yang meyakini bahwa pemuda tersebut kerasukan setelah nekat melempar seekor monyet yang […]

  • Gubernur Papua Barat Daya: Orang Papua Jangan Jadi Tamu di Tanah Sendiri

    Gubernur Papua Barat Daya: Orang Papua Jangan Jadi Tamu di Tanah Sendiri

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyoroti penguasaan hutan Papua oleh pihak luar dan meminta pemerintah mempercepat pengakuan hutan adat untuk melindungi hak masyarakat adat. Sorong – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu melontarkan kritik keras mengenai penguasaan hutan dan tanah di Papua. Ia menilai masyarakat adat berisiko semakin tersisih dari wilayah yang sejak turun-temurun […]

  • Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    JEDDAH – Momen umrah Master Limbad baru-baru ini nyaris berubah menjadi drama lintas budaya. Sosok pesulap eksentrik asal Indonesia itu sempat ditahan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, karena dianggap mencurigakan. Alasannya? Penampilannya dianggap terlalu menyeramkan. Setibanya di bandara, aura misterius Limbad yang dikenal dengan gaya wajah datar, rambut panjang […]

  • Rohingya Protes IOM, “Kami dibiarkan Mati Pelan – Pelan”

    Rohingya Protes IOM, “Kami dibiarkan Mati Pelan – Pelan”

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 8327Komentar

    PEKANBARU, 19 Januari 2026 — Seratusan pengungsi Rohingya menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan kantor International Organization for Migration (IOM) di Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Mereka menuntut pemulihan bantuan kebutuhan hidup yang dinilai terus berkurang dan tidak lagi mencukupi kebutuhan dasar sehari-hari. Dari pantauan di lokasi, tepatnya di Jalan M Jamil, samping kawasan MTQ Bandar Serai, […]

expand_less