Breaking News
light_mode

UHA HR Gathering #2 Bahas Kebijakan Ketenagakerjaan, Perkuat Sinergi Industri Hospitality dan Pemerintah

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sekitar 70 profesional HR hotel di Ubud mengikuti forum “HR Meets Government” untuk memperbarui pemahaman regulasi, perizinan, hubungan industrial, hingga perlindungan tenaga kerja.

UBUD, BALI — Ubud Hotels Association (UHA) kembali memperkuat komunikasi antara industri perhotelan dan pemerintah melalui HR Gathering #2 bertajuk “HR Meets Government”. Forum ini menjadi ruang bagi para profesional Human Resources (HR) untuk memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan kebijakan ketenagakerjaan dan pelayanan perizinan yang berkaitan dengan operasional industri hospitality.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 profesional HR yang mewakili hotel anggota UHA. Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UHA membangun forum kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada pertukaran informasi, tetapi juga memperkuat jejaring serta hubungan antara pelaku industri perhotelan dengan pemerintah.

Turut hadir Ketua PHRI Kabupaten Gianyar Gede Paskara Karilo yang memberikan dukungan terhadap penguatan komunikasi dan sinergi antara sektor hospitality dan pemerintah.

Chairman UHA Putu Surya Arysoma juga mendampingi rangkaian kegiatan tersebut. UHA sendiri merupakan organisasi nirlaba yang beranggotakan pelaku industri perhotelan dan memiliki perhatian terhadap pengembangan berkelanjutan sektor hospitality di Gianyar.

Salah satu pendiri Ubud HR, Dewi Aprilianti, mengatakan posisi HR memiliki peran strategis dalam memastikan perusahaan memahami sekaligus mengikuti perkembangan regulasi yang berlaku.

“HR merupakan posisi yang sangat krusial dalam sebuah perusahaan. Karena itu, penting bagi kami untuk mendapatkan informasi yang ter-update secara langsung dari government, khususnya mengenai kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan operasional perusahaan,” ujar Dewi Aprilianti.

Menurut Dewi, komunitas Ubud HR telah menjadi bagian dari perjalanan profesional HR di Ubud selama satu dekade. Komunitas tersebut dibangun pada 2016 bersama Gede Suherman dan Dewi Rusmayanti dan hingga kini terus menjalankan berbagai program bagi anggotanya.

“Flashback sedikit, Ubud HR ini kami dirikan pada tahun 2016 bersama Pak Herman dan Bu Dewi Rusmayanti. Sampai sekarang masih eksis dan setiap tahun selalu menjalankan program-program yang tentunya bermanfaat bagi member,” tambahnya.

Dalam HR Gathering #2, UHA menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi pemerintah dan lembaga terkait. Mereka yakni Meirita, S.IP., M.Si., Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali; Ngurah Subagia dari PTSP Provinsi Bali; serta Anak Agung Ngurah Gede Ardhiyan Bayu Septa dari BPJS Ketenagakerjaan Gianyar.

Kehadiran para narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai hubungan industrial, pengawasan ketenagakerjaan, pelayanan perizinan, serta aspek perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

Forum tersebut juga menjadi relevan dengan peran UHA dalam pengembangan sumber daya manusia dan hubungan pemerintah. Program UHA memang mencakup pengembangan SDM melalui pelatihan dan peningkatan profesionalisme, sekaligus membangun hubungan dengan pemerintah untuk mendukung kepentingan industri hospitality.

Selain sesi edukasi dan berbagi pengetahuan, HR Gathering #2 dilengkapi kegiatan team building yang dipandu Psikolog Ayun. Berbagai aktivitas interaktif dirancang untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan antarpeserta, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di kalangan profesional HR hotel di Ubud.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa peran HR dalam industri hospitality tidak hanya berkaitan dengan administrasi sumber daya manusia, tetapi juga menjadi salah satu penghubung penting antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah.

Melalui forum “HR Meets Government”, UHA mendorong agar komunikasi antara industri dan pemerintah terus terbangun secara terbuka sehingga perkembangan kebijakan dapat dipahami lebih baik oleh pelaku usaha dan diterapkan secara tepat di lingkungan kerja.

Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan juga datang dari The Medical yang turut berkomitmen mendukung kegiatan komunitas hospitality, khususnya dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

HR Gathering #2 akhirnya tidak hanya menjadi forum berbagi informasi mengenai regulasi, tetapi juga ruang memperkuat jejaring profesional. UHA berharap pertemuan semacam ini dapat terus menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah dan industri perhotelan demi mendukung perkembangan hospitality Ubud.

Langkah tersebut sejalan dengan arah UHA sebagai wadah yang mendorong anggotanya untuk saling terhubung, berbagi pengetahuan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem hospitality Ubud.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vaksin Kanker Berbasis mRNA Berhasil Hancurkan Tumor Resisten pada Uji Pra-Klinis

    Vaksin Kanker Berbasis mRNA Berhasil Hancurkan Tumor Resisten pada Uji Pra-Klinis

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Sebuah terobosan besar dalam riset kanker kembali muncul. Para peneliti berhasil mengembangkan vaksin kanker berbasis mRNA generasi baru yang terbukti mampu menghancurkan tumor resisten pada uji coba menggunakan tikus laboratorium. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah melalui DOI: 10.1038/s41551-025-01380-1. Berbeda dengan vaksin kanker konvensional yang menargetkan protein tertentu pada sel tumor, pendekatan terbaru […]

  • Irlandia Tawarkan Duit Hingga Rp1,5 Miliar untuk Hidup dan Renovasi Rumah di Pulau Terpencil

    Irlandia Tawarkan Duit Hingga Rp1,5 Miliar untuk Hidup dan Renovasi Rumah di Pulau Terpencil

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Irlandia meluncurkan program ambisius “Our Living Islands” yang menyediakan hibah hingga €84.000 atau sekitar Rp1,5 miliar bagi siapa saja bersedia merenovasi rumah kosong di pulau-pulau terpencilnya. Ini bukan uang gratis, melainkan dana khusus untuk memperbaiki bangunan tua yang sudah lama kosong.Program ini bertujuan menghidupkan kembali komunitas pulau kecil yang semakin menurun penduduknya akibat […]

  • AJI Peringatkan Pers Makin Tertekan, Nany Afrida: Jangan Biarkan Kebebasan Diserahkan Kembali

    AJI Peringatkan Pers Makin Tertekan, Nany Afrida: Jangan Biarkan Kebebasan Diserahkan Kembali

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Ketua Umum AJI Indonesia Nany Afrida menegaskan tekanan terhadap jurnalis kini datang dari berbagai arah, mulai kekerasan, kriminalisasi, serangan digital, PHK hingga ancaman swasensor. Ia meminta jurnalis tetap berani menjaga independensi dan tidak menyerah pada tekanan kekuasaan. JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengingatkan bahwa kebebasan pers di Indonesia belum sepenuhnya aman. Tekanan terhadap […]

  • Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 12Komentar

    DENPASAR – Pengamat Kebijakan Publik, A A Gede Agung Aryawan atau yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap praktik monopoli lapangan kerja di sektor pariwisata Bali. Ia menegaskan, Bali adalah satu kesatuan wilayah yang tidak boleh terpecah oleh kepentingan egosektoral. Dalam pernyataannya di Denpasar, Sabtu (11/1), Gung De yang juga merupakan Sekretaris Advokasi […]

  • Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga, Kompos Berlimpah Bisa Didistribusikan ke Petani

    Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga, Kompos Berlimpah Bisa Didistribusikan ke Petani

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 7Komentar

    Denpasar — Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Denpasar, A.A. Putu Sugiartha, ST, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah organik rumah tangga dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti bag composter, teba modern, tong edan, maupun komposter rumah tangga lainnya. Namun demikian, setelah proses pengolahan selesai dan kompos dihasilkan, masyarakat kerap mengalami kebingungan dalam pemanfaatannya. Pasalnya, jumlah kompos yang […]

  • Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    Setelah Shortcut Titik 11–12 Rampung, Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    Buleleng – Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan layanan transportasi darat berupa bus listrik yang akan melayani rute Singaraja–Denpasar dan sebaliknya. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Bali Utara sekaligus mengurangi beban biaya hidup, khususnya bagi warga Singaraja yang bekerja di wilayah Denpasar dan Badung. Rencana tersebut disampaikan Koster saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking […]

expand_less