Breaking News
light_mode

Aksi Mahasiswa di Jakarta Memanas, Wakil Ketua BEM UI Desak Polisi Beri Ruang

  • account_circle Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketegangan terjadi saat massa mahasiswa meluber ke jalur Transjakarta di depan Plaza UOB, Jakarta Pusat. Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra meminta polisi memberi ruang agar ia dapat mengatur massa.

JAKARTA – Ketegangan mewarnai aksi demonstrasi mahasiswa di depan Plaza UOB, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Fathimah Azzahra terlibat adu argumen dengan pihak kepolisian ketika massa aksi meluber hingga memenuhi jalur khusus Transjakarta.

Situasi tersebut terjadi setelah konsentrasi massa membuat pergerakan bus Transjakarta tersendat. Antrean bus disebut mencapai sekitar lima unit akibat jalur yang dipenuhi peserta demonstrasi.

Berada di atas mobil komando, Fathimah meminta polisi memberikan kesempatan kepadanya untuk mengatur massa yang berada di luar barisan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan mikrofon oleh dirinya bukan untuk menyampaikan orasi, melainkan untuk mengarahkan rekan-rekannya yang dinilai berada dalam kondisi terhimpit.

“Saya ingin mereka kembali ke sini. Bukan karena saya takut, bukan karena saya nurut pada Anda, tapi karena bagi saya teman-teman saya lebih berharga. Karena saya tahu, bagi Anda nyawa teman-teman saya ini tidak ada artinya!” ujar Fathimah.

Fathimah kemudian meminta kepolisian tidak menggunakan mobil komando untuk mengatur situasi. Menurut dia, polisi telah memiliki perangkat komunikasi berupa HT dan dapat mengoordinasikan personel tanpa menggunakan mobil komando.

“Anda tidak perlu gunakan mokom itu! Kenapa? Karena Anda tidak perlu mokom itu untuk mengatur polisi-polisi ini,” tegasnya.

Ia menilai penggunaan mobil komando oleh kepolisian justru berpotensi memperkeruh situasi di tengah konsentrasi massa mahasiswa.

“Anda sudah menggunakan HT, Anda sudah bisa berkumpul di sini semuanya dalam barisan rapi tanpa mokom. Sehingga Anda tidak perlu mokom, karena mokom yang Anda lakukan itu hanya memprovokasi massa!” lanjut Fathimah.

Ketegangan tersebut berlangsung ketika aparat berupaya menjaga kondisi di sekitar lokasi aksi, sementara massa mahasiswa masih terkonsentrasi di kawasan depan Plaza UOB.

Peristiwa ini menunjukkan tantangan pengamanan demonstrasi ketika konsentrasi massa meluas hingga menggunakan ruang yang diperuntukkan bagi transportasi umum. Di sisi lain, upaya pengaturan massa oleh koordinator lapangan menjadi bagian penting untuk mencegah kepadatan berkembang menjadi situasi yang lebih sulit dikendalikan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelestarian Budaya Bertumpu pada Rakyat Kecil, Gung De Dorong Intervensi Pemerintah

    Pelestarian Budaya Bertumpu pada Rakyat Kecil, Gung De Dorong Intervensi Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    BADUNG – Ujian kenaikan tingkat Sanggar Tari Semara Duta yang digelar di Pura Desa lan Puseh Padang Luwih, Minggu (15/2/2026), tak sekadar menjadi ajang evaluasi bagi 162 anak penari dari Denpasar dan Badung. Di balik gerak gemulai dan sorot mata penuh percaya diri para peserta, tersimpan potret sosial tentang siapa sesungguhnya yang menopang pelestarian budaya […]

  • Ilmuwan China Berhasil Pulihkan Diabetes Tipe 1 Lewat Terapi Sel Punca Pasien Sendiri

    Ilmuwan China Berhasil Pulihkan Diabetes Tipe 1 Lewat Terapi Sel Punca Pasien Sendiri

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Beijing – Sebuah terobosan medis bersejarah lahir di China. Tim ilmuwan yang dipimpin Prof. Deng Hongkui, ahli biologi sel dari Universitas Peking, berhasil memulihkan seorang pasien diabetes tipe 1 menggunakan sel puncanya sendiri yang direkayasa ulang. Ini menjadi kasus pertama di dunia di mana pasien terbebas dari suntikan insulin berkat terapi seluler. “Setelah lebih dari […]

  • Pencari Rumput Tak Sengaja Menemukan Benda Berbentuk Wajah yang Diduga Patung Kuno

    Pencari Rumput Tak Sengaja Menemukan Benda Berbentuk Wajah yang Diduga Patung Kuno

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BOGOR – Penemuan sebuah patung batu yang disebut memiliki kemiripan dengan sosok Fir’aun menghebohkan masyarakat setelah ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pencari rumput di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Awalnya, benda tersebut dikira hanya batu biasa yang berada di antara semak belukar. Namun, setelah dibersihkan, tampak bentuk wajah lengkap dengan bagian kepala yang […]

  • Ajik ARUN Bali Desak Bongkar Data 1.480 Siswa Tercecer, Dugaan Jalur Titipan SPMB Disorot

    Ajik ARUN Bali Desak Bongkar Data 1.480 Siswa Tercecer, Dugaan Jalur Titipan SPMB Disorot

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Gung De Pertanyakan Validitas Data Siswa Tercecer, Minta Dinas Pendidikan Transparan dan Tegakkan Sistem Penerimaan yang Adil DENPASAR – Polemik ribuan siswa yang dikategorikan sebagai “siswa tercecer” dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Bali kembali memanas. Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mempertanyakan validitas data 1.480 siswa tercecer yang beredar di ruang […]

  • Sidang Perdana Gugatan Sengketa Batu Ampar, Kuasa Hukum Sebut Tak Ikut Tergugat di PTUN Terdahulu

    Sidang Perdana Gugatan Sengketa Batu Ampar, Kuasa Hukum Sebut Tak Ikut Tergugat di PTUN Terdahulu

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    BULELENG – Sidang Mediasi yang kandas membuat kedua belah pihak harus mulai masuk persidangan. Sengketa Lahan Batu Ampar di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, yang menghebohkan banyak pihak bergulir di persidangan PN Singaraja, Selasa 4 Agustus 2026. Polres Buleleng diwajibkan untuk tahan diri, lantaran Wajib Utamakan asas praejudicieel geschil, yang […]

  • FISIP Warmadewa–University of Zagreb Bahas AI dan Propaganda di Era Digital

    FISIP Warmadewa–University of Zagreb Bahas AI dan Propaganda di Era Digital

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Denpasar – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa menjalin kolaborasi dengan University of Zagreb, Kroasia, dalam penyelenggaraan Seminar Internasional bertema “Digital Media, AI, and Propaganda: Perspectives from the Global South”, Senin (13/10/2025), di Auditorium Sri Ajnadewi, Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa.   Acara ini menghadirkan para akademisi dari kedua institusi, di […]

expand_less