Breaking News
light_mode

Nuanu Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Music Residency, Satukan Musisi Dunia di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Bali — Kawasan kreatif Nuanu Creative City kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kolaborasi lintas disiplin dengan menghadirkan program Nuanu Music Residency yang berlangsung pada 6–11 April 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mempertemukan musisi, produser, dan penulis lagu dari Indonesia dan berbagai negara dalam satu ruang kreatif yang terintegrasi.

Residency ini dirancang sebagai platform berkelanjutan, bukan sekadar program satu kali. Setiap edisi diharapkan menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi jangka panjang yang mampu membangun momentum kultural sekaligus memperluas jejaring industri musik global.

Direktur Brand and Communications Nuanu, Ida Ayu Astari Prada, menyebut program ini sebagai manifestasi nyata dari konsep “kota kreatif” yang diusung Nuanu. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat menampilkan karya, tetapi juga ruang untuk mencipta, berkolaborasi, dan bertukar gagasan lintas budaya.

“Music Residency ini menghadirkan ruang di mana seniman internasional dan Indonesia dapat bertemu dan melahirkan karya baru bersama,” ujarnya.

Program selama sepekan ini menghadirkan sejumlah nama dari kancah global, seperti Keiynan Lonsdale, Caleb Tasker, hingga produser dari Bodega Records. Mereka berkolaborasi dengan musisi Indonesia, di antaranya Tenxi, Novia Bachmid, dan Young Lex.

Tenxi, yang dikenal lewat lagu viral “Garam & Madu” serta peraih AMI Awards 2025, mengungkapkan bahwa pengalaman dalam residency ini memberikan ruang eksplorasi yang berbeda dari proses kreatif pada umumnya.

“Di sini kami benar-benar menciptakan musik bersama dalam satu ekosistem yang hidup. Interaksi yang terjadi sangat mendorong kreativitas,” katanya.

Selain sesi penulisan lagu dan produksi musik, program ini juga diisi dengan berbagai aktivitas seperti makan malam bersama artis, masterclass, serta interaksi langsung dengan komunitas kreatif di dalam kawasan Nuanu. Publik pun diberi kesempatan untuk menyaksikan proses kreatif tersebut, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

Perwakilan Bodega Records, Chris Siegfried, menilai kekuatan utama program ini terletak pada lingkungan yang mendukung kolaborasi organik.

“Ketika para kreator tinggal dan bekerja bersama, proses kreatif menjadi lebih alami dan menghasilkan karya yang autentik,” ujarnya.

Melalui program ini, Nuanu menegaskan posisinya sebagai ruang temu bagi pertukaran ide dan inovasi lintas negara. Lebih dari sekadar destinasi kreatif, Nuanu berupaya menjadi katalisator bagi lahirnya karya-karya baru yang mampu menembus pasar global.

Dengan luas kawasan mencapai 44 hektare, Nuanu Creative City mengusung konsep ekosistem terpadu yang mencakup seni, budaya, pendidikan, hingga gaya hidup berbasis alam.

Visi tersebut menjadikan Nuanu sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru industri kreatif di Bali.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pajak adalah Saham Rakyat, Bukan Zakat

    Pajak adalah Saham Rakyat, Bukan Zakat

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Oleh: Wilson Lalengke Jakarta – Belakangan ini, wacana tentang pajak kembali mencuat setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sejumlah kesempatan menyamakan pajak dengan zakat atau sumbangan masyarakat untuk negara. Pandangan ini adalah kekeliruan serius yang harus dikoreksi, diluruskan. Pajak bukanlah zakat. Pajak bukan pula sedekah, apalagi sumbangan sukarela. Pajak adalah saham rakyat yang ditanamkan kepada […]

  • Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    Kuliah Umum Fakultas Hukum UNUD! Ketua MA: Hukum Butuh Nurani, Bukan Sekadar Teknis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fakultas Hukum Universitas Udayana menghadirkan YM. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dan YM. Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung, I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H., dalam memberikan kuliah umum di aula Fakultas Hukum UNUD, di Denpasar, Senin 30 Juni 2025. Dalam kuliah umum yang bertajuk, Membangun Integritas dan […]

  • Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Seorang pria asal Pakistan yang terpilih sebagai petugas kebersihan terbaik di Masjidil Haram bulan ini menolak hadiah uang dan justru meminta kesempatan langka untuk beribadah di dalam Hijir Ismail. Momen mengharukan tersebut viral setelah diunggah oleh akun X kaykhusraw, memperlihatkan sang petugas tengah duduk khusyuk sendirian di area suci tersebut dengan penjagaan ketat […]

  • Jajaran manajemen dan Heartist Mercure Kuta Bali dalam perayaan Heartist Gratitude Week 2025, wujud syukur dan kebersamaan berlandaskan nilai Tri Kaya Parisudha.

    Mercure Kuta Bali Rayakan Heartist Gratitude Week dengan Semangat Tri Kaya Parisudha

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    KUTA, Bali — Mercure Kuta Bali dengan penuh semangat merayakan Heartist Gratitude Week 2025, perayaan tahunan dari Accor Hotels yang berlangsung dari 15 September hingga 3 Oktober 2025. Acara ini menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh Heartist—sebutan bagi karyawan Accor—atas dedikasi, ketulusan, dan pelayanan terbaik yang mereka berikan kepada setiap tamu. Tahun ini, perayaan Heartist Gratitude […]

  • Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Dalam bentangan sejarah spiritual dunia, simbol ular telah menjadi figur penuh makna, sekaligus kontroversial. Dalam ajaran Timur seperti Tantra, ular justru dipuja sebagai lambang energi spiritual tertinggi. Namun dalam tradisi agama-agama Abrahamik seperti Yahudi, Kristen, dan Islam, ular digambarkan sebagai musuh utama manusia, dikatakan sosok penggoda yang membawa petaka. Lalu, mengapa ada perbedaan […]

  • I Nengah Yasa Adi Susanto, Dari Desa Bugbug ke Kampus Pencetak Pahlawan Devisa

    I Nengah Yasa Adi Susanto, Dari Desa Bugbug ke Kampus Pencetak Pahlawan Devisa

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Nama I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., dikenal luas sebagai pendiri Monarch Bali, kampus pelatihan perhotelan dan kapal pesiar yang melahirkan ribuan tenaga kerja profesional asal Bali. Namun, di balik kiprah besarnya, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang putra desa yang menempuh jalan berliku sebelum akhirnya sukses mencetak generasi baru “pahlawan devisa”. Lahir dan […]

expand_less