Breaking News
light_mode

Pandangan Arya Pering Tentang Sosok Ketua Baru IHGMA Bali, Harmoni, Integritas, dan Kolaborasi Jadi Kunci

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Bali — Ketua Umum DPP Indonesian Hotel General Manager Association periode 2024–2027, I Gede Arya Pering Arimbawa, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru IHGMA Bali yang dinilai harus mampu menjaga harmoni, integritas, serta memperkuat jejaring industri di tengah dinamika pariwisata global.

Sebagai figur yang dikenal dengan filosofi kepemimpinan “Harmony”, Arya Pering menilai regenerasi dalam tubuh IHGMA merupakan keniscayaan organisasi yang sehat. Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki gaya berbeda, namun tetap harus berpijak pada nilai dasar organisasi, yakni PIN: Professionalism, Integrity, dan Networking.

“Gaya kepemimpinan boleh berbeda, tetapi guideline-nya harus jelas. PIN itu fondasi yang tidak boleh berubah,” ujar Arya Pering dalam pandangannya terhadap arah kepemimpinan baru IHGMA Bali.

Momentum pergantian kepemimpinan ini terjadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) III IHGMA Bali 2026 yang menjadi ajang strategis untuk menentukan arah organisasi ke depan. Dalam konteks ini, Arya Pering melihat sosok ketua baru, Ratu Agung Bagus Ngurah Putra, sebagai figur yang memiliki kapasitas akademik dan wawasan luas, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor.

Menurutnya, kekuatan utama kepemimpinan baru terletak pada kemampuan menyatukan visi organisasi dengan dinamika industri. “Sinergitas yang sudah terbangun selama ini berjalan baik, satu napas dengan kepengurusan pusat, dan itu menjadi modal kuat,” tegasnya.

Arya Pering juga menyoroti berbagai program inovatif yang lahir dari IHGMA Bali, seperti kegiatan IHGMA Run yang dinilai sukses menjadi inisiatif daerah dan berpotensi dikembangkan ke tingkat nasional. Ia menyebut Bali sebagai “pilot project” yang mampu melahirkan program-program inspiratif berbasis kolaborasi.

“Bali bisa menjadi inisiator, tetapi kemandirian daerah lain tetap penting. Kolaborasi adalah kunci agar IHGMA tumbuh merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, Arya Pering menekankan bahwa kepemimpinan ke depan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi yang semakin kompleks, terutama dengan meningkatnya jumlah anggota. Ia mendorong penguatan sistem digital, termasuk pengembangan platform informasi berbasis website sebagai pusat data bagi stakeholder pariwisata.

Sementara itu, tokoh pendidikan dan pengamat organisasi, Komang Artana, turut menegaskan bahwa IHGMA adalah organisasi dinamis yang secara konsisten melahirkan pemimpin baru setiap tiga tahun. Ia mengapresiasi kesinambungan kepemimpinan dari era Yoga Iswara hingga saat ini yang tetap berpegang pada nilai PIN.

Komang juga menilai regenerasi sebagai bentuk kedewasaan organisasi. “Tidak ada manusia sempurna, dan tidak ada pemimpin hebat yang berdiri sendiri. Semua dibangun melalui kolaborasi,” ujarnya, mengutip filosofi lokal.

Dengan berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya, Arya Pering berharap kepemimpinan baru IHGMA Bali mampu memperkuat peran strategis organisasi, tidak hanya sebagai wadah profesional, tetapi juga sebagai motor penggerak pariwisata berkelanjutan di Bali dan Indonesia.

Ratu Agung Bagus Ngurah Putra, S.Tr.Par., M.Tr.Par., CHA., CHE., ketua terpilih IHGMA Bali.

“Yang terpenting adalah menjaga harmoni dalam organisasi, memperkuat integritas, dan memperluas jaringan. Dari situlah kepemimpinan yang kuat akan lahir,” pungkasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • 📈 Top Up 236,538 $. GET > graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-2?hs=cecd74cd29bf49cb88539622945b4d89& 📈

    7i875p

    Balas25 Juni 2026 12:50 PM
  • Margene

    I was curious if you ever considered changing the layout of your site?

    Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better.
    Youve got an awful lot of text for only having one or two images.
    Maybe you could space it out better?

    Take a look at my website :: szklarska poreba apartament

    Balas21 Juni 2026 12:53 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan Shelter Tampung Anjing Liar 50an Ekor, Diduga tak Miliki Izin 

    Warga Keluhkan Shelter Tampung Anjing Liar 50an Ekor, Diduga tak Miliki Izin 

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Keluhan warga masyarakat di lingkungan Desa Adat Pohgading, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara terhadap keberadaan shelter yang diduga tak berizin diantara pemukiman penduduk mendapat sorotan. Awak media mendatangi rumah yang dimaksud tersebut mendapatkan keterangan dari penjaga rumah yang dijadikan sheter anjing tersebut. Rumah itu dengan ciri – ciri berlantai 2 dengan bangunan […]

  • Mitsubishi Estate Hadirkan Sira Village di Bali, Targetkan Pulau Dewata Jadi Destinasi Wisata Belanja Premium Asia Tenggara

    Mitsubishi Estate Hadirkan Sira Village di Bali, Targetkan Pulau Dewata Jadi Destinasi Wisata Belanja Premium Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 8Komentar

    DENPASAR, Bali – Bali bersiap memiliki destinasi wisata belanja berskala internasional. Mitsubishi Estate Group bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID) akan menghadirkan Sira Village – Grand Outlet Bali, pusat perbelanjaan outlet terbesar dan pertama di Pulau Dewata yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026. Berlokasi di kawasan Kura Kura Bali, proyek seluas 4,7 […]

  • LSPR Institute Perkuat Pendidikan Etika Komunikasi di Era Digital

    LSPR Institute Perkuat Pendidikan Etika Komunikasi di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    JAKARTA, 5 September 2025 – Menyikapi kasus yang melibatkan salah satu alumninya, Laras Faizati Khairunnisa, terkait unggahan di media sosial, LSPR Institute of Communication and Business menegaskan kembali komitmennya dalam menumbuhkan komunikasi yang etis, kondusif, dan bertanggung jawab. Rektor LSPR, Associate Professor Dr. Andre Ikhsano, menekankan bahwa unggahan tersebut merupakan opini pribadi Laras yang disampaikan […]

  • Tuntutan Mati 6 Terdakwa Sabu 1,9 Ton, Sidang PN Batam Memanas dan Pecah Tangis

    Tuntutan Mati 6 Terdakwa Sabu 1,9 Ton, Sidang PN Batam Memanas dan Pecah Tangis

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    BATAM — Sidang perkara penyelundupan narkotika jenis sabu hampir dua ton di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/2/2026), berlangsung panas dan emosional. Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tegas menuntut pidana mati terhadap enam terdakwa yang dinilai terbukti terlibat dalam jaringan penyelundupan sabu seberat sekitar 1,9 ton, salah satu kasus narkotika terbesar yang pernah disidangkan di wilayah […]

  • Kontroversi Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu, MUI Soroti Etika dan Dorong Solusi Berkelanjutan

    Kontroversi Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu, MUI Soroti Etika dan Dorong Solusi Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Kali Ciliwung, Kramat Jati – Polemik terkait penanganan ikan sapu-sapu (pleco) kembali mencuat setelah muncul dugaan praktik penguburan massal dalam kondisi hidup. Metode tersebut menuai kritik karena dinilai bertentangan dengan prinsip kesejahteraan hewan dan etika keagamaan. Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftahul Huda, menegaskan bahwa upaya pengendalian ikan sapu-sapu pada dasarnya memiliki nilai […]

  • KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Peta Kerawanan Praktik Gratifikasi sebagai senjata baru membongkar kebiasaan korupsi yang selama ini dianggap lumrah di birokrasi. Diluncurkan di Gedung ACLC KPK, Selasa (17/12), peta ini bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan alat telanjang untuk membaca pola risiko, memprediksi titik rawan, dan mengungkap sektor pelayanan publik yang diam-diam menjadi […]

expand_less