Breaking News
light_mode

Wacana Larangan Fotokopi e-KTP Soroti Paradoks Digitalisasi Layanan Publik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Wacana penghentian praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengingatkan bahwa penggandaan dokumen identitas tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip perlindungan data pribadi.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa e-KTP sejatinya telah dilengkapi chip elektronik yang memungkinkan proses verifikasi dilakukan secara digital tanpa perlu difotokopi.

Menurutnya, penggunaan salinan fisik e-KTP seharusnya mulai dikurangi seiring penerapan sistem administrasi berbasis digital dan penguatan perlindungan data pribadi masyarakat.

Namun di lapangan, praktik permintaan fotokopi e-KTP masih menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari berbagai urusan administrasi, baik di sektor pelayanan publik maupun swasta. Mulai dari pengurusan dokumen, pendaftaran layanan, hingga transaksi tertentu, masyarakat masih kerap diminta melampirkan fotokopi identitas sebagai syarat administratif.

Kondisi tersebut memunculkan ironi di tengah upaya transformasi digital yang terus digaungkan pemerintah. Di satu sisi, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi verifikasi digital seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pembacaan chip elektronik melalui card reader. Namun di sisi lain, budaya birokrasi berbasis dokumen fisik dinilai masih sangat kuat.

Sejumlah warga mengaku kebingungan karena kebiasaan melampirkan fotokopi KTP telah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi prosedur standar di berbagai instansi.

“Kadang untuk layanan sederhana pun tetap diminta fotokopi KTP. Jadi masyarakat mengikuti saja karena takut proses administrasinya terhambat,” ujar Made seorang warga Denpasar.

Pelaku usaha jasa fotokopi juga menilai perubahan menuju sistem digital akan berdampak pada pola usaha mereka. Meski demikian, sebagian mengaku mulai beradaptasi dengan menyediakan layanan digital seperti pencetakan dokumen elektronik dan pemindaian berkas.

Pengamat pelayanan publik menilai pemerintah perlu melakukan sosialisasi lebih masif agar transformasi digital tidak berhenti pada tataran kebijakan. Menurut mereka, perubahan sistem administrasi memerlukan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta standar layanan yang seragam di seluruh instansi.

Selain itu, masih banyak kantor pelayanan yang belum memiliki perangkat pendukung seperti card reader maupun sistem verifikasi digital terintegrasi. Akibatnya, metode konvensional berupa fotokopi dokumen tetap menjadi pilihan paling praktis dalam proses pelayanan sehari-hari.

Pemerintah sendiri sebenarnya telah mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu sering memfotokopi e-KTP sejak beberapa tahun lalu, salah satunya untuk mencegah kerusakan fisik kartu dan meminimalkan penyalahgunaan data pribadi.

Ke depan, pemanfaatan teknologi verifikasi digital diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik sekaligus meningkatkan keamanan data kependudukan masyarakat. Namun transformasi tersebut dinilai masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar diterapkan secara menyeluruh di berbagai sektor pelayanan di Indonesia.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (7)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Rencanakan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Miskin

    Pemerintah Rencanakan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Miskin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat dengan kriteria tertentu, khususnya bagi peserta yang sebelumnya berstatus mandiri dan kini telah beralih menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan kebijakan pemutihan ini dilakukan agar masyarakat miskin tidak lagi terbebani […]

  • Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    Bali Kesatuan Utuh, Gung De Aryawan Bersuara Keras: Jangan Monopoli Lapangan Kerja Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    DENPASAR – Pengamat Kebijakan Publik, A A Gede Agung Aryawan atau yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap praktik monopoli lapangan kerja di sektor pariwisata Bali. Ia menegaskan, Bali adalah satu kesatuan wilayah yang tidak boleh terpecah oleh kepentingan egosektoral. Dalam pernyataannya di Denpasar, Sabtu (11/1), Gung De yang juga merupakan Sekretaris Advokasi […]

  • Ratusan Fotografer Dunia Kirim Karya, FOTO Bali Festival 2026 Perkuat Posisi Bali di Panggung Fotografi Internasional

    Ratusan Fotografer Dunia Kirim Karya, FOTO Bali Festival 2026 Perkuat Posisi Bali di Panggung Fotografi Internasional

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar, Bali – Festival fotografi internasional FOTO Bali Festival kembali digelar untuk edisi kedua pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026 di Nuanu Creative City. Tahun ini, ajang tersebut mencatat lonjakan partisipasi signifikan dengan menerima 693 karya dari fotografer di 80 negara dan wilayah, menandai meningkatnya perhatian komunitas fotografi global terhadap festival yang berbasis di […]

  • Toyota Veloz Hybrid, Gebrakan Baru MPV Irit dan Berkelas di Pasar Indonesia

    Toyota Veloz Hybrid, Gebrakan Baru MPV Irit dan Berkelas di Pasar Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    JAKARTA – Toyota kembali mengguncang pasar otomotif nasional melalui peluncuran Veloz Hybrid, sebuah MPV modern yang menggabungkan desain elegan, fitur lengkap, dan teknologi ramah lingkungan. Kehadiran model ini dinilai sebagai langkah agresif Toyota dalam menjaga dominasinya di segmen keluarga. Pengamat otomotif, Rendra Prakoso, menilai Veloz Hybrid akan menjadi pusat perhatian konsumen pada 2025. “Kebutuhan pasar […]

  • Samawartana Brahma Widya 2026, Ratusan Peserta Lulus, Sertifikat Pawintenan Turut Diserahkan

    Samawartana Brahma Widya 2026, Ratusan Peserta Lulus, Sertifikat Pawintenan Turut Diserahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ngurah Wesnawa
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kursus Teologi Hindu Brahma Widya (KTH BW) Angkatan VII Tahun 2025–2026 resmi ditutup melalui prosesi samawartana yang digelar di Denpasar, Maret 2026. Selain penyerahan sertifikat kelulusan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pawintenan (penyucian diri) yang menjadi bagian penting dalam pembinaan spiritual peserta. Menurut Pinandita Dewa Putu Andika Septiawan, S.H., Ketua Kursus Teologi Hindu […]

  • 26 Tahun Sengketa Tanah Pura Dalam Balangan, Pengempon Pertanyakan Ketegasan Negara Usut Kasus Ini

    26 Tahun Sengketa Tanah Pura Dalam Balangan, Pengempon Pertanyakan Ketegasan Negara Usut Kasus Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG – Sengketa tanah yang melibatkan kawasan sakral Pura Dalam Balangan, Jimbaran, kembali mencuat setelah pengempon pura mempertanyakan lambannya penyelesaian kasus yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Kuasa hukum pengempon pura menilai negara seharusnya tidak kalah menghadapi dugaan praktik semacam ini, terutama ketika bukti-bukti hukum yang diajukan dinilai sangat kuat. Perkara ini berkaitan […]

expand_less