Program MBG Bali Nusra Capai 3,2 Juta Penerima Manfaat, Serap 60 Ribu Tenaga Kerja
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Balinusra) terus menunjukkan capaian signifikan.
Hingga saat ini, total penerima manfaat telah mencapai 3.228.617 orang. Mereka terdiri atas anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh wilayah Balinusra.
Selain itu, program ini juga telah menghadirkan 1.289 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.
Kehadiran SPPG tidak hanya memperluas jangkauan layanan gizi, tetapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja yang mencapai 60.148 orang.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Denpasar Wilayah Balinusra, Mursina Wahyuningsih Daeng, menegaskan pentingnya peran kepala SPPG dalam memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar.
Mulai dari penerimaan bahan baku, penggudangan, proses produksi, pemorsian, hingga distribusi makanan, seluruhnya harus memenuhi standar mutu dan keamanan pangan yang ketat sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).
Di sisi lain, peran ahli gizi dinilai sangat krusial. Mereka bertanggung jawab menyusun menu berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), menjaga keseimbangan nutrisi, serta mengawasi kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Seluruh pelaksanaan Program MBG tahun anggaran 2026 mengacu pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.
Mursina juga menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal dalam setiap dapur MBG. Selain menjamin kesegaran dan higienitas makanan, langkah ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Balinusra.
Meski capaian program cukup besar, ia mengakui masih ada tantangan, terutama dalam menjangkau anak-anak di daerah pelosok yang belum sepenuhnya tersentuh program MBG.
“Masih banyak anak-anak di pelosok yang belum mendapatkan manfaat MBG. Kami terus bekerja keras agar program ini bisa menjangkau seluruh wilayah,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Balinusra untuk memberikan dukungan agar program MBG dapat segera merata dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Mohon dukungan dari seluruh masyarakat Balinusra agar program MBG bisa segera merata,” tutupnya.
Admin

Saat ini belum ada komentar