Breaking News
light_mode

Jurusan Desain dan Produksi Busana SMK Negeri 3 Denpasar Menjanjikan untuk Dunia Usaha dan Dunia Kerja

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – SMK Negeri 3 Denpasar saat ini memiliki empat jurusan, yaitu Perhotelan, Kuliner, Kecantikan Kulit dan Rambut, serta Desain dan Produksi Busana.

Memang, saat ini jurusan yang paling banyak diminati adalah Perhotelan dan Kuliner. Namun, bukan berarti jurusan Kecantikan Kulit dan Rambut serta Desain dan Produksi Busana tidak memiliki peminat.

“Keempat jurusan yang dimiliki SMK Negeri 3 Denpasar ini sama-sama memiliki prospek karier yang baik di dunia usaha maupun dunia kerja,” ujar Kepala SMK Negeri 3 Denpasar, Ni Komang Chitra Dewi, S.Pd., M.Pd., Rabu (29/4/2025).

Ia menjelaskan, dari empat jurusan tersebut, terdapat dua jurusan dengan kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang masih terbatas, yakni Kecantikan Kulit dan Rambut serta Desain dan Produksi Busana, masing-masing diprioritaskan hanya dua kelas.

“Walaupun jumlah peminatnya masih terbatas, kedua jurusan ini memiliki potensi luar biasa dalam membuka peluang di dunia usaha dan dunia kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMK Negeri 3 Denpasar, Nyoman Aris Suparni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana merupakan salah satu program unggulan di sekolah tersebut.

Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis di bidang desain, produksi, dan manajemen busana, tetapi juga menanamkan kreativitas, inovasi, serta jiwa kewirausahaan yang sangat dibutuhkan di era industri kreatif saat ini.

Sebagai lulusan Sarjana Busana, ia melihat bahwa jurusan ini memiliki prospek yang luas, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun langsung terjun ke dunia kerja atau membuka usaha secara mandiri.

“Oleh karena itu, jurusan Desain dan Produksi Busana sangat potensial dalam memperkuat life skill siswa. Dengan modal yang relatif kecil dan peralatan yang terjangkau, siswa sudah dapat mengembangkan usaha dari rumah,” ujarnya.

Dalam pembelajaran, mata pelajaran Desain dan Produksi Busana lebih difokuskan pada keterampilan desain, sehingga lulusan memiliki peluang untuk bekerja sebagai desainer profesional.

Selain itu, siswa juga dibekali kompetensi di bidang busana butik, yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam pembuatan busana. Kompetensi ini meliputi pengelolaan dan penyelenggaraan usaha busana, serta kemampuan bersaing secara profesional di industri fashion.

Untuk memperkuat kompetensi, siswa juga dibekali kemampuan pelayanan prima kepada pelanggan, pemahaman prosedur kerja, serta aspek kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja (K3). Mereka juga dilatih menggambar dan menganalisis desain busana sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Dengan demikian, siswa diharapkan terampil dalam membuat pola busana sesuai desain yang diinginkan, serta mampu memilih sistem pembuatan pola yang tepat.

Lebih lanjut, jurusan Desain dan Produksi Busana tidak membatasi gender. Jurusan ini terbuka bagi siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, selama memiliki minat dan kemampuan dalam bidang tersebut.

Melalui kesempatan ini, pihak sekolah mengajak generasi kreatif, khususnya siswa SMP yang ingin melanjutkan pendidikan dan berkarier di dunia fashion, untuk bergabung di SMK Negeri 3 Denpasar.

Diharapkan, para lulusan nantinya menjadi pribadi yang kompeten, berdaya saing, siap kerja, serta adaptif dalam menghadapi tantangan global.

“Generasi kreatif, masa depan cerah, siap berkarya, wirausaha muda, Dream Big Start Now,” pungkasnya.

Kalau mau, saya bisa bantu juga buat versi lebih singkat (straight news) atau lebih feature/storytelling sesuai gaya media kamu.

Bud

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutur Ayu, Jejak Pengabdian Tiga Guru Seni dalam Pameran di Santrian Gallery

    Tutur Ayu, Jejak Pengabdian Tiga Guru Seni dalam Pameran di Santrian Gallery

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Tiga seniman sekaligus pendidik yang tergabung dalam kelompok Soko Guru menggelar pameran seni bertajuk “Tutur Ayu” di Santrian Gallery. Pameran ini menampilkan karya-karya I Ketut Marra, I Wayan Santrayana, dan I Gede Budiartha, tiga guru seni yang telah memasuki masa pensiun namun tetap melanjutkan pengabdian melalui karya seni. “Pameran ini menjadi ruang ekspresi […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 4 WN Vietnam yang Ketahuan Jadi Terapis Spa Ilegal di Kuta

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 4 WN Vietnam yang Ketahuan Jadi Terapis Spa Ilegal di Kuta

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menunjukkan ketegasannya dalam menindak pelanggaran izin tinggal oleh warga negara asing. Empat perempuan asal Vietnam dideportasi setelah terbukti bekerja secara ilegal sebagai terapis spa di wilayah Kuta, Badung. Deportasi dilakukan pada Rabu, 29 Oktober 2025 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai […]

  • Seperempat Abad Bersahabat, Alumni FKG Mahasaraswati 2000 Rayakan Reuni Perak di Denpasar

    Seperempat Abad Bersahabat, Alumni FKG Mahasaraswati 2000 Rayakan Reuni Perak di Denpasar

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Reuni adalah pertemuan kembali orang-orang yang pernah memiliki hubungan erat, seperti teman sekolah, kuliah, atau rekan kerja, setelah lama berpisah untuk mempererat silaturahmi, mengenang masa lalu, dan menjalin kembali relasi yang sempat terputus karena kesibukan. Ini adalah momen untuk bersatu kembali, nostalgia, dan memperkuat ikatan persahabatan atau kekeluargaan yang pernah ada. Kali ini […]

  • Selat Bali Padat Saat Mudik, Wacana Jembatan Tuai Penolakan PHDI

    Selat Bali Padat Saat Mudik, Wacana Jembatan Tuai Penolakan PHDI

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JEMBRANA – Lonjakan arus mudik kembali memicu kepadatan di jalur penyeberangan Selat Bali. Antrean panjang kendaraan terlihat di Pelabuhan Gilimanuk, terutama didominasi sepeda motor yang digunakan pemudik dari Jawa menuju Bali. Sebagai jalur utama penghubung dua pulau, Selat Bali kerap menjadi titik krusial setiap musim mudik. Meski jaraknya relatif pendek, tingginya volume kendaraan menyebabkan waktu […]

  • Dugaan Pemaksaan Hapus Rekaman, Bayangan Intimidasi di Aksi Solidaritas Bali

    Dugaan Pemaksaan Hapus Rekaman, Bayangan Intimidasi di Aksi Solidaritas Bali

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Suasana demonstrasi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan di Bali seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat menyuarakan keadilan. Namun, di tengah teriakan dan spanduk protes, muncul dugaan praktik intimidasi, di mana aparat disebut-sebut memaksa seorang perempuan menghapus rekaman video di telepon genggamnya. Aksi yang digelar di depan Polda Bali dan Kantor DPRD Bali itu awalnya […]

  • Ancaman Kasepekang Desa Adat Pemogan Dinilai Tak Manusiawi, Jro Somya: Adat Tak Boleh Menyalahi Hak Asasi

    Ancaman Kasepekang Desa Adat Pemogan Dinilai Tak Manusiawi, Jro Somya: Adat Tak Boleh Menyalahi Hak Asasi

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    DENPASAR – Berita yang viral belakangan ini yang diunggah Dunia News Bali, tentang kasus dugaan perundungan terhadap warga Desa Adat Pemogan, berinisial WKS, pasca mengkritik Jro Bendesa di media sosial, kembali menguak polemik yang lebih besar, yakni relevansi dan penyalahgunaan sanksi adat di era hukum modern. WKS mengaku mendapat tekanan sosial, intimidasi verbal, hingga ancaman […]

expand_less