Breaking News
light_mode

Wisatawan Muda Nyaris Tewas di Hostel Canggu, Ungkap Detik-Detik Merekam “Pesan Terakhir”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI — Seorang wisatawan muda yang selamat dari insiden di sebuah hostel di Canggu, Bali, mengungkap pengalaman mencekam yang hampir merenggut nyawanya. Kejadian yang sama sebelumnya menewaskan seorang perempuan asal China dan membuat sejumlah tamu lain jatuh sakit.

Leila Li, wisatawan asal China yang menginap di hostel tersebut, mengaku kondisinya memburuk begitu cepat hingga ia benar-benar merasa ajalnya sudah dekat. “Saya mengalami sakit perut hebat dan kesulitan bernapas. Saya kirim email darurat ke pihak hostel, tapi tak ada respons. Saya sempat berteriak minta tolong, tapi sia-sia,” ujarnya.

Dalam kondisi panik, sendirian, dan nyaris tak berdaya, Leila merekam pesan perpisahan di ponselnya. “Saya takut mati. Jadi saya rekam video kata-kata terakhir saya, untuk berjaga-jaga. Bahkan drama TV pun tidak sesedih ini,” ucapnya dalam video kepada keluarga dan sahabat.

Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan menghabiskan tujuh hari menjalani perawatan intensif. “Biayanya mencapai 10 ribu dolar Australia. Dari 31 Agustus sampai 7 September, saya bolak-balik rumah sakit. Sinar X menunjukkan pneumonia,” ungkapnya.

Leila mengaku pihak hostel tak pernah menanyakan kabarnya, apalagi meminta maaf. “Tidak ada kepedulian. Sangat dingin dan tidak manusiawi,” katanya.

Meski sudah keluar dari rumah sakit, dokter memperingatkan kondisinya masih rentan dan menyarankan ia kembali ke negara asal untuk pemeriksaan paru lebih lanjut. Trauma yang ia alami pun terus menghantuinya. “Saya mulai mengalami masalah psikologis. Sampai sekarang saya sulit tidur.”

 

Banyak Tamu Lain Juga Jatuh Sakit

Pesan-pesan di grup WhatsApp para mantan tamu menunjukkan peringatan berantai yang terus beredar, meskipun hostel tetap menerima tamu baru.

“Be careful… banyak yang sakit setelah makan di sana,” tulis seorang mantan tamu. Pesan itu dibalas dengan kekhawatiran dan keputusan sejumlah tamu untuk segera pergi.

Seorang perempuan yang sempat satu kamar dengan korban meninggal menghubungi Leila. “Saya muntah, lemas, sampai harus pakai kursi roda di bandara. Saya kaget melihat berita ini. Semoga ia tenang.”

Seorang perempuan asal Norwegia juga bersaksi mengalami kejadian serupa. Dalam unggahan TikTok-nya, ia menulis hampir mati setelah menginap di hostel tersebut. “Rasanya seperti neraka. Saya lari keluar hostel tanpa alas kaki, hanya pakai piyama, mencari bantuan,” ujarnya. Di rumah sakit, ia langsung diberi morfin dan antibiotik.

Kasus lain dialami Leslie Shansan yang pingsan berjam-jam di toilet. Menurut Leila, “Kalau bukan karena seorang tamu Jerman memberinya minuman elektrolit, ia mungkin sudah meninggal.”

Banyak kesaksian serupa bermunculan. “Saya tiba-tiba demam, diare, lemas total.”

“Teman saya hampir pingsan di bandara.”

“Hostel tetap beroperasi, dan mereka tidak menjelaskan apa-apa.”

Seorang tamu bahkan menuturkan kejanggalan saat bertanya alasan tak ada pesta kolam renang mingguan. “Mereka bilang tamunya sedikit. Padahal sepatu-sepatu di kamar dibiarkan begitu saja dan mereka bilang tidak ada pemiliknya—aneh sekali.”

Tamu lain baru mengetahui ada korban meninggal dari sesama tamu, bukan dari pihak hostel. “Saya terkejut mereka sama sekali tidak menjelaskan,” ujarnya.

Hingga kini, hostel tersebut dilaporkan masih beroperasi tanpa penjelasan resmi kepada publik maupun tamu. Sementara itu, para penyintas meminta otoritas Bali mengambil tindakan tegas untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya. (Tim)

 

Sumber berita news.com.au (klik untuk link) 

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – China kembali mencatat terobosan besar di sektor pangan. Para peneliti negara itu berhasil merekayasa “seawater rice” atau padi air laut, varietas padi tahan garam yang dapat tumbuh subur di lahan dengan kadar salinitas tinggi—kondisi yang biasanya membuat padi konvensional mati. Inovasi ini digadang-gadang mampu memberi makan hingga 200 juta orang tambahan pada akhir […]

  • Gejolak Timur Tengah Guncang Energi dan Rupiah, Pemerintah Perkuat Ketahanan dan Reformasi Pasar Modal

    Gejolak Timur Tengah Guncang Energi dan Rupiah, Pemerintah Perkuat Ketahanan dan Reformasi Pasar Modal

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 — Eskalasi konflik di Timur Tengah kian menekan perekonomian global. Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan melanjutkan serangan terhadap Iran hingga beberapa pekan ke depan memicu kekhawatiran serius terhadap pasokan minyak dan gas dunia, serta berdampak langsung pada nilai tukar rupiah dan stabilitas pasar keuangan nasional. Disrupsi Energi Global, […]

  • Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1512Komentar

    Pimred CNN Titin Rosmasari, Wartawan CNN Diana Valencia, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana (sumber foto rmol.id)  Jakarta, 29 September 2025 – Polemik pencabutan kartu identitas pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, akhirnya berakhir. Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden secara resmi mengembalikan kartu tersebut pada […]

  • Dilema Transportasi Online! Dari Mitra Bermobil Pribadi ke Bayang-bayang Cicilan Armada Aplikasi

    Dilema Transportasi Online! Dari Mitra Bermobil Pribadi ke Bayang-bayang Cicilan Armada Aplikasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Masa depan pengemudi transportasi online kembali berada di persimpangan. Jika pada awal kemunculannya aplikasi transportasi daring menjanjikan konsep kemitraan berbasis kepemilikan kendaraan pribadi, kini arah bisnis itu perlahan bergeser. Pengemudi tak lagi sekadar “mitra” dengan mobil sendiri, melainkan berpotensi menjadi pekerja yang terikat cicilan kendaraan milik atau difasilitasi langsung oleh perusahaan aplikasi. Sejak […]

  • TPA Suwung Disorot Hukum, Jadi Titik Balik Penanganan Krisis Sampah di Bali

    TPA Suwung Disorot Hukum, Jadi Titik Balik Penanganan Krisis Sampah di Bali

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penetapan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bali sebagai tersangka dalam kasus pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung menjadi momentum penting dalam penanganan isu lingkungan di Pulau Dewata. Berita sebelumnya : “Maaf TPA Suwung Naik ke Tahap Penyidikan”, Menteri LH Tegaskan Pengelolaan Sampah Bali Tak Bisa Lagi Ditunda   Kasus […]

  • Jangan Lagi Jadikan PBNU Sebagai “Satpam Politik” Pemerintah

    Jangan Lagi Jadikan PBNU Sebagai “Satpam Politik” Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. JAKARTA – PBNU itu sebaiknya bersikap kritis pada Pemerintahan Prabowo-Gibran yang tiap hari menjadi bahan pergunjingan masyarakat, karena berbagai kebijakan, program dan kinerja Pemerintah yang dinilai salah. Jangan lagi PBNU perbanyak bicara soal Perang Iran Vs. AS dan Israel, hanya karena Iran saat ini sedang ngetrend, didukung dan digandrungi oleh mayoritas […]

expand_less