Breaking News
light_mode

SPI Tinggi, Tapi Ketertiban Rendah Cermin Retak di Wajah Pemerintahan Bali

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — A.A. Gede Agung Aryawan, S.T., atau yang akrab disapa Gung De, melontarkan kritik tajam terhadap wajah pemerintahan Provinsi Bali yang dinilainya penuh ketimpangan antara citra dan kenyataan. Di tengah pujian atas skor tinggi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 yang menempatkan Bali sebagai provinsi dengan nilai tertinggi kedua secara nasional, Gung De menyebut kondisi faktual di lapangan justru menunjukkan paradoks besar.

“SPI-nya tinggi, tapi ketertibannya rendah,” ujarnya tegas, menyoroti lemahnya penegakan aturan dan ketidakpatuhan administrasi di pusat pemerintahan provinsi sendiri. Ia menilai berbagai pelanggaran seperti parkir liar di depan kantor pemerintahan, bangunan yang melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB), hingga pembangunan di atas badan jalan dan sungai, merupakan bukti nyata ketidakteraturan birokrasi yang bersembunyi di balik citra integritas tinggi.

Menurut Gung De, tingginya nilai SPI Bali patut dipertanyakan karena banyak persoalan yang justru tertutupi oleh hibah-hibah di instansi penegak hukum, yang berpotensi membuat indikasi korupsi tidak terbaca secara transparan. Ia menyebut fenomena ini sebagai bentuk “kamuflase administratif” yang mengaburkan wajah sebenarnya dari integritas pemerintahan daerah.

“Integritas itu bukan hasil survei, tapi hasil nyata dari keberanian menegakkan aturan tanpa tebang pilih. Kalau hibah dijadikan tameng, maka korupsi akan terus tersembunyi di balik laporan yang indah,” kritiknya tajam.

Kritik tersebut muncul di tengah pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah berlangsung. Survei ini bertujuan memetakan risiko korupsi di lembaga publik untuk menjadi dasar kebijakan pencegahan korupsi nasional. KPK juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye “5 Menit Aksimu untuk Bali Bebas Korupsi!”.

Namun, bagi Gung De, ajakan itu harus diikuti dengan langkah konkret memperbaiki administrasi pemerintahan yang masih amburadul dan memastikan setiap kebijakan publik memiliki keluaran yang taat pada hukum dan peraturan daerah. Ia menegaskan, output dari kebijakan publik adalah cermin sesungguhnya dari integritas pemerintah, bukan sekadar angka dalam laporan nasional.

“Bali bisa mempertahankan skor tinggi, tapi kalau pelanggaran tata ruang dan administrasi dibiarkan, maka SPI hanya menjadi cermin retak yang memantulkan wajah palsu dari pemerintahan berintegritas,” tutupnya.

KPK sendiri belum merilis hasil SPI 2025, namun sorotan tajam Gung De menjadi pengingat bahwa integritas sejati tidak diukur dari survei, melainkan dari kepatuhan terhadap hukum dan keberanian memperbaiki diri dari dalam. (Ray)

Kontak Resmi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025. Punya pertanyaan atau memerlukan bantuan seputar Survei Penilaian Integritas 2025?

Pastikan Anda hanya menghubungi kanal resmi KPK berikut:

Akun WhatsApp Resmi (Centang Biru):

SPI by KPK

Internal: +62 811 1919 4760

Eksternal: +62 811 1919 4761 / +62 811 1919 9198

Eksper: +62 811 1909 1198

Email Resmi SPI:

spi@kpk.go.id

 

Hati-hati terhadap informasi palsu!

Selalu pastikan Anda hanya merespons pesan resmi dari KPK.

 

Bersama, kita wujudkan integritas tanpa kompromi.

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sabha Pandita PHDI Semprot Keras Ketua Umum, Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Nepotisme dalam Pemilihan Rektor UNHI

    Sabha Pandita PHDI Semprot Keras Ketua Umum, Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Nepotisme dalam Pemilihan Rektor UNHI

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    DENPASAR (30/10/2025) — Situasi internal Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) tengah bergolak. Surat terbuka yang dikeluarkan Sabha Pandita PHDI menjadi sorotan tajam publik setelah secara tegas menegur Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat terkait proses pemilihan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar yang dinilai sarat kejanggalan, cacat hukum, dan berpotensi disusupi kepentingan pribadi maupun keluarga. […]

  • AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

    AWDI Kawal Langkah PPKRI Perkuat Legalitas Organisasi, Audiensi dengan Kemensos Berlangsung Konstruktif

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    JAKARTA – Upaya memperkuat legalitas dan pengakuan organisasi terus dilakukan Pimpinan Pusat Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Langkah tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) yang turut mengawal audiensi PPKRI dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (25/6/2025). Audiensi berlangsung di lingkungan Kementerian Sosial dengan agenda penyampaian […]

  • Antara Mistis dan Tekanan Batin, Fenomena Kerangsukan Masih Menjadi Misteri

    Antara Mistis dan Tekanan Batin, Fenomena Kerangsukan Masih Menjadi Misteri

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Fenomena kerangsukan masih menjadi peristiwa yang kerap memunculkan rasa takut sekaligus tanda tanya di tengah masyarakat. Dalam berbagai kejadian, tubuh seseorang mendadak kehilangan kendali, berteriak tanpa arah, hingga menunjukkan perilaku di luar kesadarannya sendiri. Di tengah aroma dupa, suara gamelan, atau lantunan doa, suasana mencekam sering kali menyelimuti lokasi terjadinya kerangsukan. Tatapan kosong, […]

  • UNCLOS and the Strait of Hormuz, A Call for Respecting Maritime Law

    UNCLOS and the Strait of Hormuz, A Call for Respecting Maritime Law

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta – The Strait of Hormuz is more than a geographic bottleneck. It is the jugular vein of the global energy market. Connecting the oil-rich Persian Gulf to the open waters of the Arabian Sea, this narrow passage carries roughly one-fifth of the world’s total oil consumption. However, as geopolitical tensions simmer, the legal regime […]

  • Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    JAKARTA – Perdebatan mengenai unsur melawan hukum dalam tindak pidana korupsi kembali mencuat setelah Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat Nomor 11/Pidsus-TPK/2025/PT PTK memutus bebas terdakwa Paulus Andi Mursalim. Putusan tersebut dinilai mengandung kekeliruan dalam menafsirkan unsur melawan hukum sebagaimana disoroti oleh praktisi hukum, Ramses Terry, yang dikenal sebagai Indonesian Mining Lawyer, anggota Indonesian Mining Experts […]

  • Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    Kerry Klaim Dikriminalisasi, Ungkap Surat dari Rutan Salemba Soal Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Muhamad Kerry Adrianto Riza, anak pengusaha Riza Chalid, kembali menegaskan dirinya dikriminalisasi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018–2023. Ia membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu yang menyeret nama ayahnya. Kerry menyampaikan pembelaan itu kepada wartawan saat menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

expand_less