IHGMA Bali Cetak Kelulusan 100 Persen GM LAB Generasi Ke-3
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebanyak 11 peserta lolos tanpa ujian susulan, tiga nilai tertinggi diraih pimpinan hotel dan perusahaan hospitality.
DENPASAR – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali kembali menorehkan capaian membanggakan dalam pengembangan sumber daya manusia sektor perhotelan. Seluruh peserta General Manager Laboratory (GM LAB) Generasi ke-3 dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen, tanpa ada peserta yang harus mengikuti ujian susulan.
Program yang berlangsung pada 3–24 Juli 2026 di City of Aventus Denpasar tersebut diikuti oleh 11 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan hospitality. Mereka terdiri dari Head of Department, General Manager hingga Chief Executive Officer (CEO) yang dipersiapkan menjadi pemimpin industri perhotelan melalui pembelajaran berbasis praktik dan kebutuhan industri terkini.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan sembilan materi utama yang mencakup Hospitality Leadership Management, Human Capital Management, Risk and Strategic Management, Sustainable Management, Room Management, Revenue Management, Food and Beverage Management, Sales and Marketing Management, serta Financial Management.

Seluruh rangkaian ditutup dengan ujian tertutup berisi 180 soal. Setiap peserta diwajibkan memperoleh nilai minimal 70 persen sebagai standar kelulusan.
Ketua IHGMA Bali, Bagus Ngurah, menyampaikan apresiasi atas pencapaian seluruh peserta yang berhasil melewati standar kompetensi tersebut.
“GM LAB Generasi ke-3 tahun ini menjadi sangat istimewa karena seluruh peserta berhasil melampaui passing grade yang ditetapkan. Keberhasilan ini mencerminkan keseriusan para peserta dalam mengikuti proses pembelajaran sekaligus menunjukkan efektivitas para proctor dalam mentransfer pengetahuan dan pengalaman profesional kepada peserta,” ujar Bagus Ngurah.

Berdasarkan hasil evaluasi akhir, Wahyu Bayuaji, General Manager Klapa Resort Bali, menjadi peserta dengan nilai tertinggi, yakni 88 persen. Posisi kedua diraih Putu Adhiguna, CEO ArkaCara Hospitality, dengan nilai 84 persen, sedangkan Neva Pradnyawati, Junior Operation Manager Morin Resort Lembongan, menempati peringkat ketiga dengan nilai 82 persen.
Sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dicapai, seluruh lulusan akan menerima gelar profesional Certified Hospitality Best Practice (CHBP) pada acara Graduation Ceremony yang menjadi bagian dari International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 di Bali pada 25–26 September 2026.
Ketua ITLS 2026, Made Dwijantara, mengatakan keberhasilan seluruh peserta menjadi bukti meningkatnya kualitas SDM hospitality Indonesia.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan proses pembelajaran dan berhasil memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan. Kami menantikan kehadiran seluruh peserta pada Graduation Ceremony GM LAB dalam rangkaian ITLS 2026,” kata Made Dwijantara.
Keberhasilan GM LAB Generasi ke-3 semakin memperkuat komitmen IHGMA Bali dalam mencetak pemimpin hotel dan industri hospitality yang kompeten, adaptif, serta mampu menghadapi dinamika sektor pariwisata.
Kelulusan sempurna yang diraih tahun ini menjadi indikator bahwa program tersebut efektif dalam meningkatkan kapasitas profesional perhotelan sekaligus mendukung lahirnya sumber daya manusia pariwisata Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
Editor – Ray

Saat ini belum ada komentar