Breaking News
light_mode

Rocky Gerung Sentil Kabinet Bayangan, Anti Koperasi Berarti Pro Kapitalis dan Oligarki

  • account_circle Admin
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kritik keras terhadap pihak yang disebutnya sebagai “bocil-bocil” di Kabinet Bayangan. Rocky menilai kritik terhadap koperasi semestinya dibangun di atas pemahaman sejarah dan tawaran gagasan ekonomi yang jelas, bukan sekadar penolakan terhadap kebijakan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Rocky dalam Discourse Forum Reform Syndicate bertajuk “Menegakkan Ekonomi Konstitusi: Agenda Strategis Mewujudkan Kemerdekaan Ekonomi Rakyat Indonesia” di Lume Café, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Gibran Rakabuming saat mengunjungi kediaman Rocky Gerung

Dalam forum tersebut, Rocky menyoroti perdebatan mengenai koperasi, termasuk anggapan bahwa koperasi hanya dapat lahir dari kelompok masyarakat kecil dan harus dibangun sepenuhnya dari bawah.

Menurut Rocky, pandangan tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan sejarah perkembangan koperasi dunia. Ia mencontohkan Robert Owen, tokoh yang dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan koperasi, yang justru berasal dari kalangan pemilik modal dan dunia industri Inggris.

“Robert Owen itu bukan guru. Dia itu pemilik kapital di Manchester. Dia orang paling kaya di Inggris. Yang bikin koperasi itu orang paling kaya di Inggris,” kata Rocky.

Rocky menjelaskan, Owen merupakan pemilik pabrik dan industri yang kemudian memilih mengambil risiko untuk meninggalkan pola kapitalisme yang dinilainya eksploitatif. Dari pengalaman tersebut, Owen mengembangkan gagasan mengenai kehidupan pekerja yang lebih setara serta model ekonomi yang memberi ruang bagi masyarakat untuk membangun kemandirian.

Karena itu, Rocky menilai sejarah koperasi tidak dapat dipahami secara sederhana sebagai gerakan ekonomi yang selalu muncul secara spontan dari kelompok masyarakat paling bawah.

“Dia itu bocil-bocil mengkritik koperasi, dia enggak ngerti bahkan sejarah. Robert Owen itu pemilik pabrik, pemilik industri, kapital dunia. Tapi dia mengambil risiko untuk menghilangkan sifat rakusnya. Lalu dia bikin koperasi,” ujar Rocky.

Rocky Tantang Kabinet Bayangan Tawarkan Alternatif Ekonomi

Rocky kemudian mengaitkan perdebatan koperasi dengan keberadaan Kabinet Bayangan yang dibentuk kelompok masyarakat sipil sebagai wadah pengawasan sekaligus penyusun alternatif kebijakan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Rocky, sebuah kabinet bayangan seharusnya tidak berhenti sebagai kelompok yang mengkritik pemerintah. Jika diposisikan sebagai alternatif, kelompok tersebut juga harus mampu menjelaskan kebijakan berbeda yang akan ditempuh apabila suatu saat dipercaya menjalankan pemerintahan.

Ia menilai kritik terhadap koperasi maupun sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), semestinya disertai argumentasi mengenai model ekonomi yang ditawarkan sebagai pengganti.

“Kalau kabinet bayangan anti koperasi, anti Prabowonomics, anti sosialisme Prabowo, maka kabinet bayangan sebenarnya bilang, kami pro kapitalis. Kami pro oligarki,” kata Rocky.

Rocky bahkan meminta pihak yang berada di balik kebijakan ekonomi Kabinet Bayangan menjelaskan posisi ideologis dan ekonomi mereka secara terbuka.

“Coba tanya kepada Menteri Perekonomian Kabinet Bayangan, lu anti koperasi, lu anti MBG, berarti lu pro kapitalis, lu pro individualis,” ujarnya.

Perdebatan itu muncul di tengah forum yang memang membahas arah ekonomi konstitusi dan relevansinya terhadap berbagai program pemerintah. Reform Syndicate menilai kebijakan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), MBG, pembangunan kampung nelayan hingga hilirisasi sumber daya alam perlu diuji berdasarkan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Rocky juga mengingatkan bahwa gagasan koperasi memiliki keterkaitan dengan prinsip kesetaraan dan perlindungan terhadap pekerja. Dalam pandangannya, pengalaman Robert Owen menunjukkan bahwa perubahan menuju relasi ekonomi yang lebih setara bahkan dapat muncul dari kalangan pemilik modal yang bersedia mengoreksi praktik eksploitatif.

Sementara itu, Kabinet Bayangan dibentuk oleh koalisi masyarakat sipil dan diperkenalkan kepada publik pada 17 Juli 2026. Kelompok tersebut menyatakan dirinya sebagai platform pengawasan terhadap pemerintahan sekaligus penyusun alternatif kebijakan berbasis bukti, bukan pemerintahan tandingan.

Akademisi dan pakar hukum tata negara Feri Amsari menjadi Menteri Sekretaris Negara dalam struktur tersebut, sementara Ahmad Jilul Qur’ani Farid dipercaya sebagai Sekretaris Kabinet. Untuk sektor ekonomi, Media Wahyudi Askar ditunjuk sebagai Menteri Perekonomian dan Bhima Yudhistira Adhinegara sebagai Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran.

Pembentukan Kabinet Bayangan disebut dilatarbelakangi kekhawatiran melemahnya mekanisme checks and balances setelah sebagian besar kekuatan politik berada dalam barisan pendukung pemerintah. Feri menegaskan kelompok tersebut bekerja secara sukarela, nonpartisan, dan berorientasi pada pengawasan serta penyusunan alternatif kebijakan.

Di sisi lain, perdebatan mengenai koperasi dan MBG menjadi bagian dari diskusi yang lebih luas tentang arah ekonomi pemerintahan Prabowo. Reform Syndicate menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ekonomi tidak cukup diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya program, tetapi dari kemampuan kebijakan tersebut meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Kritik Rocky pun menempatkan Kabinet Bayangan pada tantangan yang lebih substantif: bukan sekadar mengoreksi kebijakan pemerintah, tetapi juga menunjukkan model ekonomi alternatif yang dianggap lebih mampu menjawab persoalan rakyat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gung Cok Tegaskan Golkar Tak Tolak Rekomendasi Pansus TRAP, Hanya Soroti Mekanisme Paripurna

    Gung Cok Tegaskan Golkar Tak Tolak Rekomendasi Pansus TRAP, Hanya Soroti Mekanisme Paripurna

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Denpasar – Dinamika mewarnai Rapat Paripurna ke-41 DPRD Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Jumat (19/6), saat pembacaan dan penyerahan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali terkait kawasan BTID di Serangan dan kawasan Pejarakan kepada Pemerintah Provinsi Bali. Di tengah perdebatan yang berkembang, Wakil Ketua Pansus TRAP sekaligus […]

  • Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik Play Button

    Bayang-Bayang Sri Lanka di Rel Cepat Jakarta–Bandung, Peringatan Mahfud MD tentang Korupsi Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 1654Komentar

    DENPASAR – Ketika kereta cepat melesat di antara Jakarta dan Bandung, menyimbolkan kemajuan dan ambisi besar infrastruktur Indonesia, ada suara yang muncul mengingatkan, “Jangan sampai laju pembangunan menjadi gerbong yang mengantarkan kedaulatan ke tangan asing” Suara itu datang bungkusan penjelasan Mahfud MD. Lewat kanal YouTube Terus Terang, mantan Menko Polhukam itu menyingkap dugaan serius, bahwa […]

  • Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    Microrobot Medis Tingkatkan Harapan Pengobatan Presisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Peneliti di ETH Zurich, Swiss, mengumumkan terobosan teknologi medis berupa microrobot berukuran kurang dari 2 milimeter yang dapat disuntikkan ke aliran darah maupun cairan serebrospinal untuk menghantarkan obat langsung ke titik penyakit. Teknologi ini diyakini dapat membuka babak baru pengobatan presisi yang lebih aman dan efektif. Microrobot berbentuk kapsul bulat ini memiliki cangkang […]

  • Savate Tabanan Perluas Pembinaan Atlet Muda, Bidik Tampil di Porprov Bali 2027

    Savate Tabanan Perluas Pembinaan Atlet Muda, Bidik Tampil di Porprov Bali 2027

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ngurah Wisnawa
    • 0Komentar

    TABANAN – Cabang olahraga bela diri Savate terus memperkuat pembinaan atlet di Kabupaten Tabanan melalui program latihan bersama dan sosialisasi yang menyasar kalangan pelajar. Kegiatan yang berlangsung di GOR Debes Tabanan, Selasa (30/6), menjadi langkah awal memperkenalkan olahraga asal Prancis tersebut kepada siswa SD, SMP, hingga SMA sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial. Kegiatan ini mendapat […]

  • Asal-Usul Minyak Bumi Masih Jadi Perdebatan, Ilmuwan Ungkap Fakta Geologi yang Jarang Dipahami

    Asal-Usul Minyak Bumi Masih Jadi Perdebatan, Ilmuwan Ungkap Fakta Geologi yang Jarang Dipahami

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR — Minyak bumi selama ini dikenal sebagai salah satu sumber energi paling vital bagi kehidupan modern. Namun di balik perannya yang besar bagi industri, transportasi, hingga pembangkit listrik, proses terbentuknya ternyata masih menyimpan perdebatan ilmiah yang menarik perhatian para ahli geologi dunia. Dalam pandangan ilmiah yang paling banyak diterima saat ini, minyak bumi diyakini […]

  • Arab Saudi Tegaskan Larangan Speaker Eksternal Selama Ramadan, Sholat Tak Boleh Disiarkan Keluar Masjid

    Arab Saudi Tegaskan Larangan Speaker Eksternal Selama Ramadan, Sholat Tak Boleh Disiarkan Keluar Masjid

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    RIYADH — Pemerintah Arab Saudi kembali mempertegas kebijakan pembatasan penggunaan pengeras suara luar ruangan di masjid selama bulan suci Ramadan. Melalui Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Sheikh Abdullatif Al Sheikh, otoritas kerajaan menegaskan bahwa speaker eksternal hanya boleh digunakan untuk azan dan iqamah, bukan untuk menyiarkan keseluruhan rangkaian sholat. Penegasan tersebut disampaikan secara resmi […]

expand_less