Breaking News
light_mode

Tuntutan Mati 6 Terdakwa Sabu 1,9 Ton, Sidang PN Batam Memanas dan Pecah Tangis

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM — Sidang perkara penyelundupan narkotika jenis sabu hampir dua ton di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/2/2026), berlangsung panas dan emosional. Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tegas menuntut pidana mati terhadap enam terdakwa yang dinilai terbukti terlibat dalam jaringan penyelundupan sabu seberat sekitar 1,9 ton, salah satu kasus narkotika terbesar yang pernah disidangkan di wilayah tersebut.

Enam terdakwa itu masing-masing Fandi Ramadhan, Richard Halomoan, Leo Candra Samosir, Hasiholan Samosir, serta dua warga negara Thailand, Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube. Jaksa menyatakan para terdakwa melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan peran aktif dalam pengangkutan dan peredaran gelap narkotika lintas negara, yang dinilai mengancam keselamatan generasi bangsa.

Usai pembacaan tuntutan, suasana ruang sidang berubah tegang. Fandi Ramadhan, salah satu terdakwa, tak kuasa menahan tangis dan menyampaikan protes atas tuntutan hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya. Reaksi emosional juga datang dari keluarga terdakwa yang hadir, memicu isak tangis dan keheningan di ruang persidangan.

Ibunda Fandi tampak terpukul dan bersikeras menyatakan keyakinannya bahwa sang anak tidak bersalah. Dalam momen haru sebelum digiring keluar ruang sidang menuju mobil tahanan, Fandi sempat menghampiri ibunya, memeluk singkat, lalu kembali menunduk dengan wajah basah air mata.

Dalam persidangan sebelumnya, Fandi yang berprofesi sebagai anak buah kapal (ABK) mengaku tidak mengetahui kapal yang ditumpanginya digunakan untuk mengangkut narkotika. Ia menyatakan bekerja semata-mata untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, jaksa menilai dalih tersebut tidak menghapus unsur kesengajaan dan peran para terdakwa dalam kejahatan narkotika terorganisasi.

Majelis hakim menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pleidoi) dari para terdakwa melalui penasihat hukumnya. Perkara ini dipastikan terus menjadi sorotan publik, seiring kerasnya tuntutan jaksa dan besarnya barang bukti yang disita.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARRIS Sunset Road Bali Gelar Buka Puasa Bersama 35 Anak Yatim, Awali Road to 14th Anniversary

    HARRIS Sunset Road Bali Gelar Buka Puasa Bersama 35 Anak Yatim, Awali Road to 14th Anniversary

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    BALI – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, HARRIS Hotel & Residence Sunset Road Bali menggelar kegiatan buka puasa bersama 35 anak yatim, Kamis (20/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to 14th Anniversary yang puncaknya akan diperingati pada April mendatang. Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan […]

  • Brimob Bersenjata Kawal Barang Bukti Fantastis, Polda Metro Jaya Pamerkan Rp543 Miliar dan 74 Kg Emas dari Kasus Korupsi-TPPU

    Brimob Bersenjata Kawal Barang Bukti Fantastis, Polda Metro Jaya Pamerkan Rp543 Miliar dan 74 Kg Emas dari Kasus Korupsi-TPPU

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Polda Metro Jaya memamerkan barang bukti senilai lebih dari Rp543 miliar dan 74 kilogram emas hasil penyidikan dugaan korupsi dan TPPU terkait sektor batu bara, PLN, PT Asabri, Krakatau Steel, serta PT CBS-PT KNI. JAKARTA – Suasana berbeda terlihat di Gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Jumat (10/7/2026) sore. Puluhan personel Korps Brimob Polri bersenjata […]

  • Dari Bali Utara Untuk Nusantara, Menjemput Restu dari Tanah Para Sultan

    Dari Bali Utara Untuk Nusantara, Menjemput Restu dari Tanah Para Sultan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Di Ternate, pembahasan pembangunan Bandara Internasional Bali Utara justru dimulai dari makam para leluhur Kesultanan. Sejarah menjadi pijakan sebelum pembangunan dilaksanakan. Jakarta – Sabtu pagi (4/7/2026), matahari baru merayap dari ufuk timur ketika pesawat yang membawa Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, dan YM Brigjen Pol. (Purn.) Dr. A.A. Mapparessa, M.M., […]

  • UVJF 2025 Day Two, Where Jazz Danced with Nature and Culture Took Flight

    UVJF 2025 Day Two, Where Jazz Danced with Nature and Culture Took Flight

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 870Komentar

    Ubud, Bali – Saturday, August 2, 2025 – The second evening of the Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2025 unfolded as a vibrant testament to the unifying power of music. Nestled in the tranquil village of Lodtunduh, the festival continued its 12-year tradition of fusing world-class jazz with Balinese soul—drawing thousands into a celebration […]

  • Siswi Bali Raih 4 Medali di Kompetisi Sains Nasional, Stephanie Tembus 4 Bidang

    Siswi Bali Raih 4 Medali di Kompetisi Sains Nasional, Stephanie Tembus 4 Bidang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Stephanie Yuki Samantha, siswi kelas 1 SMAS Kristen Harapan Denpasar, meraih dua emas dan dua perak dalam empat bidang studi berbeda. JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Bali di ajang kompetisi sains tingkat nasional. Stephanie Yuki Samantha, siswi kelas 1 SMAS Kristen Harapan Denpasar, berhasil membawa pulang empat medali dari empat bidang studi […]

  • Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    JEDDAH – Momen umrah Master Limbad baru-baru ini nyaris berubah menjadi drama lintas budaya. Sosok pesulap eksentrik asal Indonesia itu sempat ditahan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, karena dianggap mencurigakan. Alasannya? Penampilannya dianggap terlalu menyeramkan. Setibanya di bandara, aura misterius Limbad yang dikenal dengan gaya wajah datar, rambut panjang […]

expand_less