Breaking News
light_mode

Serangan Torpedo AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 87 Pelaut Tewas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

IRAN – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah meluas hingga ke Samudra Hindia setelah kapal perang Iran IRIS Dena dilaporkan tenggelam akibat serangan torpedo yang diluncurkan kapal selam United States Navy pada 4 Maret 2026.

Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 87 pelaut Iran dan memicu gelombang kecaman internasional.

Serangan terjadi di perairan internasional sekitar 19 mil laut dari pesisir selatan Sri Lanka, ketika kapal fregat milik Islamic Republic of Iran Navy itu sedang dalam perjalanan pulang ke Iran setelah menghadiri latihan angkatan laut multinasional MILAN 2026 yang diselenggarakan oleh Indian Navy.

Menurut otoritas Sri Lanka Navy, kapal tersebut sempat mengirimkan sinyal darurat setelah terjadi ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam dalam hitungan menit. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi 32 awak yang selamat, sementara puluhan lainnya dilaporkan hilang.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa kapal selam AS menembakkan torpedo berat jenis Mark-48 yang menghantam kapal Iran tersebut. Ia menyebut operasi itu sebagai bagian dari kampanye militer yang lebih luas terhadap kekuatan maritim Iran.

Iran Kecam Serangan

Pemerintah Iran mengecam keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai “kekejaman di laut”. Teheran menegaskan bahwa IRIS Dena saat itu tidak sedang melakukan operasi tempur dan hanya dalam perjalanan pulang setelah menghadiri kegiatan diplomatik militer di India.

Serangan tersebut juga memicu perdebatan politik di India. Sejumlah politisi oposisi mempertanyakan sikap pemerintah yang dinilai terlalu diam, mengingat kapal Iran itu baru saja menjadi tamu resmi dalam latihan militer yang digelar New Delhi.

Eskalasi Konflik

Pengamat menilai penenggelaman IRIS Dena menandai eskalasi serius konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya terfokus di kawasan Teluk. Insiden ini sekaligus memperluas potensi konflik ke jalur pelayaran strategis di Samudra Hindia, yang menjadi salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia.

Di tengah meningkatnya ketegangan, berbagai pihak menyerukan agar komunitas internasional segera melakukan de-eskalasi guna mencegah konflik yang lebih luas di kawasan tersebut.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Trap Disorot, Galak Ke KEK Bungkam Soal Mangrove Sidakarya 1,52 Hektar

    Pansus Trap Disorot, Galak Ke KEK Bungkam Soal Mangrove Sidakarya 1,52 Hektar

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Sikap Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali mulai dipertanyakan publik. Lembaga yang selama ini tampil garang mengkritik proyek-proyek yang dianggap mengancam kawasan mangrove, justru terkesan memilih diam saat disinggung proyek Jalur Melasti Desa Adat Sidakarya yang memanfaatkan kawasan hutan mangrove Tahura Ngurah Rai seluas 1,52 hektare. Sorotan itu […]

  • Ganesha, Simbol Kecerdasan dan Kebijaksanaan dalam Tradisi Hindu

    Ganesha, Simbol Kecerdasan dan Kebijaksanaan dalam Tradisi Hindu

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    GANESHA merupakan salah satu dewa paling dikenal dalam ajaran Hindu. Sosoknya mudah dikenali melalui kepala gajah, perut besar, empat lengan, serta kendaraan berupa seekor tikus. Bagi umat Hindu, figur ini bukan sekadar representasi artistik, melainkan simbol mendalam tentang kecerdasan, kebijaksanaan, serta keseimbangan hidup. Dalam mitologi Hindu, Ganesha diyakini sebagai putra sulung Dewi Parwati dan Dewa […]

  • Hanya 15 Menit, Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia di Sentul! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Rp476 Miliar

    Hanya 15 Menit, Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia di Sentul! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Valuta Asing Bernilai Rp476 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Brankas tersembunyi di balik dinding rumah mewah dibuka dengan mesin gerinda, sementara brankas raksasa lain ditemukan di bekas restoran kawasan Cipete. BOGOR – Fakta baru terungkap dalam penggeledahan yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek batu bara PT PLN dan PT Asabri. Salah satu temuan paling […]

  • Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    Putusan Bebas Paulus Andi Mursalim Disorot Praktisi Hukum

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    JAKARTA – Perdebatan mengenai unsur melawan hukum dalam tindak pidana korupsi kembali mencuat setelah Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat Nomor 11/Pidsus-TPK/2025/PT PTK memutus bebas terdakwa Paulus Andi Mursalim. Putusan tersebut dinilai mengandung kekeliruan dalam menafsirkan unsur melawan hukum sebagaimana disoroti oleh praktisi hukum, Ramses Terry, yang dikenal sebagai Indonesian Mining Lawyer, anggota Indonesian Mining Experts […]

  • Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

    Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    New York City — Aktivis hak asasi manusia dan pemimpin jurnalisme warga Indonesia, Wilson Lalengke, telah resmi menyelesaikan tugasnya sebagai petisioner di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berakhir kemarin, Jumat, 10 Oktober 2025. Hari ini, Sabtu 11 Oktober 2025, ia akan bertolak kembali dari New York City ke Jakarta, pada pukul 22.00 waktu setempat […]

  • Gunakan Visa Wisata untuk Bekerja, WN Prancis Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    Gunakan Visa Wisata untuk Bekerja, WN Prancis Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG (4/11/2025) — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mendeportasi seorang warga negara Prancis berinisial KJB (32) setelah terbukti menyalahgunakan Visa on Arrival (VOA) untuk bekerja di Bali. Padahal, izin tersebut hanya diperuntukkan bagi wisatawan. Deportasi dilakukan pada Senin (3/11) oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) yang mengawal keberangkatan KJB dari Kantor […]

expand_less