Breaking News
light_mode

Bagian dari Pelestarian Seni Budaya, Rektor UPMI Bali dan Mahasiswa Ngayah

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian seni dan budaya melalui kegiatan “ngayah” yang dikemas dalam pementasan seni di Pura Dalem Sagening, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sendratasik yang berkolaborasi menampilkan pementasan Calonarang, sebuah seni pertunjukan sakral yang sarat nilai tradisi dan spiritualitas Bali.

Suasana semakin istimewa ketika pimpinan kampus turut ambil bagian dalam pementasan tersebut. Rektor UPMI Bali, I Made Suarta, bersama Wakil Rektor I I Wayan Sudiarsa, tampil sebagai penari bersama sejumlah dosen, di antaranya I Ketut Muada, S.Sn., M.Sn. (Joblar) dan I Wayan Sugama, S.Sn., M.Sn. (Codet).

Sementara itu, iringan gamelan atau penabuh sepenuhnya dipercayakan kepada mahasiswa, yang turut menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka dalam menjaga warisan budaya Bali.

Rektor menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pementasan, melainkan bentuk nyata pengabdian kampus kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga eksistensi seni budaya Bali.

“Kami kerap tampil ngayah dalam berbagai upacara di masyarakat, termasuk ngaturang sesolahan saat rombongan UPMI Bali tangkil ke Pura Besakih,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga secara pribadi menyerahkan bantuan berupa 20 paket sembako kepada Sekaa Santi Banjar Lantang Bejuh, Sesetan.

Selain itu, momentum kehadiran di tengah masyarakat dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program kampus. Rektor memperkenalkan peluang kuliah gratis melalui program beasiswa SKSS sebagai bagian dari program Pemerintah Provinsi Bali.

Tak hanya itu, berbagai program pemerintah lainnya turut disosialisasikan, termasuk upaya penanganan sampah berbasis sumber yang saat ini terus digencarkan.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih “tajam” ala headline media online atau versi feature yang lebih naratif.

Bud

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (1)

  • Tammara

    Pretty grwat post. I judt tumbled upon your blo annd wished too mentioon that I’ve reallyy enjpyed surfing aroujd your weblolg posts.

    After alll I’ll be subscribing oon youyr fwed aand I hopee you wrie again veery
    soon!

    my homjepage :: asian.roloflix.com

    Balas28 Mei 2026 5:38 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biji Jarak di Pinggir Jalan Ternyata Menyimpan Racun Mematikan

    Biji Jarak di Pinggir Jalan Ternyata Menyimpan Racun Mematikan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Bali — Tanaman jarak yang kerap tumbuh liar di pinggir jalan atau lahan kosong sering dianggap sebagai tanaman biasa. Namun di balik tampilannya yang sederhana, biji dari tanaman Ricinus communis menyimpan salah satu racun alami paling berbahaya yang pernah dikenal manusia. Para ilmuwan mengungkapkan bahwa biji jarak mengandung racun kuat bernama Ricin, sejenis protein beracun […]

  • Idul Adha Penuh Kebersamaan, Kejari Badung Gelar Sholat Eid dan Tebar Qurban untuk Warga

    Idul Adha Penuh Kebersamaan, Kejari Badung Gelar Sholat Eid dan Tebar Qurban untuk Warga

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    BADUNG — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Kejaksaan Negeri Badung, Selasa (27/5/2026). Untuk kedua kalinya, institusi tersebut menggelar Sholat Idul Adha bersama masyarakat sekaligus kegiatan pemotongan hewan qurban di halaman kantor Kejari Badung, Mengwi. Sejak pagi hari, ratusan jamaah mulai memadati area pelaksanaan sholat. Tidak […]

  • Nuanu Tetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Perkuat Integrasi Budaya dalam Pengembangan Bali

    Nuanu Tetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Perkuat Integrasi Budaya dalam Pengembangan Bali

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Tabanan, Bali, 2 April 2026 — Nuanu Creative City secara resmi menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai pura kawasan setelah merampungkan proses restorasi selama delapan bulan. Kegiatan ini didukung oleh Nuanu Social Fund dan melibatkan keluarga pengempon, pemuka adat, serta masyarakat setempat. Penetapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara Ngenteg Linggih yang menjadi simbol kesiapan pura […]

  • Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 46Komentar

    BADUNG – Bimba Rainbow Taman Giri mengadakan gelar karya dengan tema Lihat Kebunku, sebuah pentas seni dari anak-anak Bimba Rainbow Taman Giri yang letaknya Jalan Taman Giri Gang Mawar I Nomor 5, Lingkungan Mumbul, Badung, Bali, tersebut secara khusus diperuntukkan bagi anak usia 3 hingga 6 tahun. Pentas seni yang menarik hati ini diadakan di […]

  • Stok Beras dan Minyak Goreng Dipastikan Aman, BULOG Bali Imbau Warga Tak Panic Buying

    Stok Beras dan Minyak Goreng Dipastikan Aman, BULOG Bali Imbau Warga Tak Panic Buying

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR — Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang serta tidak melakukan pembelian berlebihan menjelang hari besar keagamaan maupun di tengah dinamika situasi global. Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) […]

  • Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    Simbol Ular dalam Spiritualitas Timur, Mengapa Dibenci dalam Ajaran Abrahamik?

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    DENPASAR – Dalam bentangan sejarah spiritual dunia, simbol ular telah menjadi figur penuh makna, sekaligus kontroversial. Dalam ajaran Timur seperti Tantra, ular justru dipuja sebagai lambang energi spiritual tertinggi. Namun dalam tradisi agama-agama Abrahamik seperti Yahudi, Kristen, dan Islam, ular digambarkan sebagai musuh utama manusia, dikatakan sosok penggoda yang membawa petaka. Lalu, mengapa ada perbedaan […]

expand_less