Breaking News
light_mode

Konflik AS–Israel–Iran Memecah Dunia! Ketika Tujuan Keamanan Justru Memperuncing Ketidakstabilan Global

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 4 Maret 2026 — Ketegangan bersenjata antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang meledak sejak akhir Februari 2026 telah menciptakan krisis baru dalam dinamika keamanan global. Sentimen pembelahan dunia ini bukan hanya soal militer di Timur Tengah, tetapi juga memantik kritik tajam terhadap global security — keamanan global yang justru retak karena konflik yang dimaksudkan untuk “menjaga perdamaian.”

Serangan Besar dan Balasan yang Meluas

Konfrontasi paling nyata terjadi pada 28 Februari 2026 ketika militer Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar ke berbagai target militer dan infrastruktur di Iran. Operasi yang disebut oleh beberapa sumber sebagai Operation Lion’s Roar ini menewaskan banyak komandan militer Iran termasuk Pemimpin Tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei — suatu peristiwa yang langsung memicu gelombang balasan dari Teheran.

Iran merespons dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan fasilitas AS di sejumlah negara Teluk serta kawasan Arab. Eskalasi terus meluas saat kelompok militan yang didukung Teheran, termasuk Hezbollah di Lebanon, terlibat dalam gempuran balasan terhadap Israel.

Pemerintah AS juga memperingatkan potensi serangan siber dan ancaman terhadap instalasi dalam negeri sebagai bagian dari kemungkinan retaliasi Iran, meskipun serangan fisik besar di wilayah AS masih dinilai kurang kemungkinan terjadi dalam waktu dekat.

Kritik Internasional dan Persatuan Global yang Retak

Reaksi global terhadap konflik ini menunjukkan betapa tajamnya perbedaan pandangan di panggung internasional. Blok negara-negara Selatan Global seperti China, Turki, Brazil, Malaysia, Pakistan bahkan Indonesia menyatakan kecaman keras terhadap langkah militer AS dan Israel, menuding serangan itu melanggar hukum internasional dan mencerminkan praktik imperialisme modern.

Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, upaya menyatukan suara untuk merespons konflik gagal karena perbedaan posisi yang tajam antara anggota Dewan. AS dan Israel membela langkah mereka sebagai tindakan defensif yang sah, sementara Rusia, China, dan delegasi Iran menuduh kedua negara melakukan agresi ilegal.

Pernyataan Sekjen PBB menyuarakan keprihatinan akan potensi konflik yang lebih luas dan menyerukan penghentian segera kekerasan serta kembali ke jalur diplomasi.

Dampak Ekonomi dan Risiko Global

Dampak konflik tidak hanya terasa di medan perang tetapi juga di pasar global. Penutupan atau gangguan di Selat Hormuz — jalur laut strategis yang menjadi rute transit sekitar 20 % pasokan minyak dunia — telah mendorong lonjakan harga minyak mentah dan memperberat ketidakpastian ekonomi global.

Para analis memperingatkan bahwa gangguan pasokan energi dapat memicu inflasi global, penundaan pertumbuhan ekonomi, dan tekanan pada mata uang negara berkembang. Lonjakan premi asuransi di jalur pelayaran dan gangguan perdagangan pun semakin memperkuat sentimen risiko global.

Di beberapa negara seperti Indonesia, politisi dan pengamat ekonomi menekankan bahwa ketergantungan terhadap impor energi membuat negara-negara di luar kawasan konflik memiliki risiko ekonomi yang nyata akibat lonjakan harga minyak dan ketidakpastian pasokan energi.

Potensi Konflik yang Lebih Luas

Walau di sebagian pihak pandangan tentang Perang Dunia III masih dipandang sebagai skenario yang tidak pasti dalam jangka pendek, banyak pengamat mengingatkan bahwa perluasan konflik di kawasan Teluk, termasuk serangan terhadap fasilitas diplomatik, menunjukkan risiko eskalasi yang tidak bisa diabaikan.

Kerawanan tersebut terutama karena konflik tak hanya melibatkan tiga negara besar, tetapi juga sejumlah milisi dan aktor proksi yang siap terlibat, serta dinamika geopolitik di Timur Tengah yang sudah kompleks sejak lama.

Mengurai Ironi Keamanan Global

Konflik ini menyingkap ironi dalam konsep keamanan internasional modern:

“tindakan militer untuk menciptakan keamanan” justru menciptakan ketidakamanan yang lebih luas. Upaya untuk mencegah ancaman nuklir justru memperlebar ketidakpastian hukum internasional.

Diplomasi yang diharapkan berfungsi menjadi semakin tersisih di tengah deru persenjataan.

Saat dunia memasuki fase baru ketegangan geopolitik, pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah ada ruang lagi bagi diplomasi dan aturan internasional untuk kembali memimpin, atau konflik ini akan terus mendefinisikan ulang apa yang dimaksud dengan keamanan global di abad ke-21.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    Jakarta – Polemik royalti lagu yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat akhirnya menemukan titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta para musisi sepakat mengakhiri kegaduhan melalui langkah konkret berupa revisi Undang-Undang Hak Cipta dan audit sistem penarikan royalti. Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat konsultasi di Kompleks Parlemen, Senayan, […]

  • Bersembunyi di Balik Lemari! Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya Geledah Cafe de’CLAN dan Koin Money Changer

    Bersembunyi di Balik Lemari! Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya Geledah Cafe de’CLAN dan Koin Money Changer

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah Cafe de’CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, penyidik menemukan uang tunai senilai lebih dari Rp67 miliar, termasuk sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari. Penggeledahan dilakukan […]

  • Pra-Roty Ubud Hotel Association

    Pra-Roty Ubud Hotel Association

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 25Komentar

    Media, Gianyar – UHA (Ubud Hotel Association) menyelenggarakan kegiatan Pra-Roty (Reception of the year) di Hotel Evitel, 9 – 10 Oktober 2025. Pada kesempatan ini juga diisi oleh para juri Ubud berpengalaman di bidang Front Office, diantaranya: Gede Suteja selaku Cluster GM Como Ubud; Made Sukarja selaku GM Ubud Green Ubud; Putra Subali selaku GM […]

  • Babinsa dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Sampah Pasca Banjir di Denpasar

    Babinsa dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Sampah Pasca Banjir di Denpasar

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar, 25 September 2025 – Pasca banjir yang melanda sebagian wilayah Denpasar, jajaran TNI bersama masyarakat turun langsung melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari instruksi Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, yang menegaskan agar para Babinsa selalu mengontrol wilayah binaannya pasca bencana untuk memastikan kondisi tetap aman dan […]

  • ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    ARUN Klungkung Sindir Koster! Tegas Bongkar Lift Kelingking, Tapi ‘Buta’ Pelanggaran Melasti dan Ayana Rock Bar

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Klungkung — Kritik tajam dilayangkan Ketua DPC ARUN Klungkung, I Wayan Widiasa, terhadap langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang memerintahkan pembongkaran lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida. Widiasa menilai keputusan itu tidak adil, mengingat pembangunan fasilitas tersebut sudah mengantongi rekomendasi UKL-UPL dari Pemerintah Kabupaten Klungkung dan investor pun telah menyetor dana ke kas daerah. […]

  • Bali Bakal Punya Pintu Baru! Marina Internasional di KEK Kura Kura Bali Mulai Dibangun

    Bali Bakal Punya Pintu Baru! Marina Internasional di KEK Kura Kura Bali Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Denpasar, 2 Oktober 2025 – Pulau Dewata kembali menorehkan langkah besar dalam pengembangan pariwisata berkelas dunia. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, yang dikenal sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan industri kreatif berbasis budaya, resmi memulai pembangunan Marina Internasional ekosistem marina berstandar global pertama di Indonesia. Pembangunan ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi Bali […]

expand_less