Breaking News
light_mode

Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat “Perampokan” oleh Aparat Korup

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Komisi III DPR RI menegaskan tidak menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Namun, DPR mengingatkan agar regulasi tersebut tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum yang justru berpotensi merugikan masyarakat dan melahirkan praktik koruptif baru.

Peringatan itu disampaikan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam rapat kerja Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Menurut Habiburokhman, kewenangan besar yang diberikan melalui RUU Perampasan Aset harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang kuat dan independen.

Tanpa mekanisme kontrol yang efektif, ia menilai aturan tersebut berpotensi disalahgunakan oleh oknum aparat untuk melakukan pemerasan terhadap pihak yang sedang berhadapan dengan proses hukum.

“Pengawas khusus yang memang maksimal dan efektif mencegah abuse of power. Takutnya kita malah jadi bisa kayak negara zaman warlord, tuan-tuan perang itu, kelompok ini menghajar kelompok ini dan lain sebagainya,” ujar Habiburokhman.

Ia menegaskan bahwa Komisi III DPR RI tidak memiliki sikap antipati terhadap RUU Perampasan Aset. Sebaliknya, DPR mendukung lahirnya regulasi yang mampu memperkuat upaya pemulihan aset hasil tindak pidana, dengan tetap menjamin perlindungan terhadap hak-hak warga negara dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Karena itu, Habiburokhman mengusulkan pembentukan Dewan Pengawas (Dewas) yang bertugas mengawasi pelaksanaan kewenangan aparat penegak hukum apabila RUU tersebut nantinya disahkan menjadi undang-undang.

Menurutnya, keberadaan lembaga pengawas khusus perlu dipertimbangkan dengan mengacu pada praktik yang telah diterapkan di sejumlah institusi penegak hukum, termasuk mekanisme Dewan Pengawas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Nah ini kan kita perlu antisipasi, apakah best practices di negara-negara lain ada semacam pengawas khusus. Kalau kita ini kan misalnya KPK ada Dewas dan lain sebagainya,” jelasnya.

Habiburokhman juga menekankan bahwa penguatan regulasi harus berjalan beriringan dengan reformasi penegakan hukum. Ia mengingatkan agar kewenangan besar dalam proses perampasan aset tidak berubah menjadi instrumen yang dimanfaatkan aparat yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau aparat tidak terkendali, ada abuse of power, memeras, atau menyalahgunakan jabatan karena kewenangan yang sangat besar, ini justru jadi bencana. Bukannya asset recovery, malah jadi perampokan aset oleh aparat yang korup,” tegas Habiburokhman.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam pembahasan RUU Perampasan Aset yang saat ini masih digodok DPR RI.

Sejumlah kalangan menilai regulasi tersebut penting untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan pemulihan kerugian negara, namun pelaksanaannya tetap harus disertai mekanisme pengawasan yang akuntabel guna mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • Brittney

    Free asian porn vidsAltairboy force me lick her pussyTeen anal fillVintage sci fi postersMilfs get
    sex will sleepingFinal fantasy 10 hentai freeInfo
    personal remember slut squirting xnxx Tube japan sexHome grown lesbian tubeMiss porn universeBlack men squeeze white titsCunt rss feedHot japanese
    babes sexFree busty babesRetro nude art vintagelovely xxxxlulu.com David gallgher nudeTonya shemale picturesArtistic nudes full figured womenClitoris pictures and erotic storiesNude pictures
    angelina jolieGovernment of ontario grade 12 diploma for
    mature studentsTx vintage trailer xnxx Hairy chested picsCrime
    scene photos sexual crimes nudeMonsters of cock fake penisAsian teen cum
    fuckSlideshow nudeCunt pushing ropes of sperm cervixTeen free thumbnailsKeyshia cole got a breast reductionFree granny over 70 porn vidsVintage sewing machine sew-riteBig vein dicksWhy should teens
    drive no blogsCigarette use in teensRadio replica vintageGay night clubs
    corpus christi texasYoung teen rides sybianMiss montana
    teenLx hentai porn

    Here is my web site … website

    Balas11 Oktober 2026 1:20 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    Bantah Isu Penghilangan Banjar Kubu, Desa Adat Serangan Tegaskan Warga Sudah Direlokasi dan Haknya Dipenuhi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    Desa Adat Serangan Bantah Banjar Kubu Hilang, Hanya Tempekan Apa kata Baga Palemahan Desa Adat Serangan I Made Karsa? Denpasar – Baga Palemahan Desa Adat Serangan, I Made Karsa, meluruskan informasi yang beredar mengenai keberadaan Banjar Kubu di kawasan Serangan. Ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Banjar Kubu “dihilangkan” merupakan informasi yang tidak utuh dan […]

  • Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam kehidupan sosial, membantu sesama kerap dipandang sebagai bentuk kebajikan universal. Namun, sejumlah pandangan reflektif menekankan bahwa kebaikan tanpa kebijaksanaan justru dapat berujung pada kelelahan emosional, rasa dimanfaatkan, bahkan penyesalan. Sebuah tulisan reflektif yang beredar di media sosial menyoroti tujuh tipe orang yang dinilai tidak layak untuk terus-menerus diberikan bantuan, baik dalam bentuk […]

  • Gungde Soroti Dugaan Siswa Siluman di Sekolah Negeri, “Ini Bukan Sekadar Curang, Tapi Merusak Masa Depan Bali”

    Gungde Soroti Dugaan Siswa Siluman di Sekolah Negeri, “Ini Bukan Sekadar Curang, Tapi Merusak Masa Depan Bali”

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 30Komentar

    Denpasar – Tokoh masyarakat dan pemerhati pendidikan Bali, AA Gede Agung Aryawan alias Gungde, angkat bicara keras terkait dugaan praktik kecurangan dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau SPMB tahun 2025 di sejumlah sekolah negeri di Bali. Ia menyebut fenomena “siswa siluman”—siswa yang tidak tercatat dalam sistem pengumuman resmi namun tiba-tiba mengikuti kegiatan sekolah […]

  • Superkonduktor Dinilai Jadi Kunci Efisiensi Listrik Nasional, Dukung Target Ambisius RUPTL PLN 2025–2034

    Superkonduktor Dinilai Jadi Kunci Efisiensi Listrik Nasional, Dukung Target Ambisius RUPTL PLN 2025–2034

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 6Komentar

    Denpasar – Indonesia tengah menghadapi momentum krusial dalam transformasi sektor energi. Kebutuhan listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan populasi, di sisi lain dibayangi tekanan global untuk menekan emisi karbon dan mempercepat transisi menuju energi bersih. Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PT PLN (Persero) menargetkan penambahan kapasitas energi baru terbarukan (EBT) […]

  • LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali memberikan pandangan hukum kritis terhadap penetapan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. LBH Ansor Bali menilai terdapat kelemahan mendasar dalam konstruksi hukum perkara tersebut, khususnya pada pemenuhan unsur […]

  • Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    BOGOR — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola sektor pariwisata nasional sebagai motor penciptaan lapangan kerja dan penggerak pertumbuhan ekonomi. Namun ia mengingatkan, persoalan serius yang kini mengancam wajah pariwisata Indonesia adalah krisis sampah, terutama di kawasan pantai yang selama ini menjadi andalan destinasi wisata dunia. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat […]

expand_less