Breaking News
light_mode

Korban Cabut Laporan, Dua Pelaku Tempuh Restorative Justice di Gianyar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dua korban dan dua terlapor kasus dugaan penganiayaan sepakat berdamai, mencabut laporan polisi, serta menyelesaikan persoalan melalui mekanisme keadilan restoratif.

GIANYAR, BALI — Kasus dugaan penganiayaan yang ditangani Polres Gianyar memasuki babak baru setelah dua korban dan dua pihak yang dilaporkan sebagai pelaku sepakat mengakhiri persoalan secara damai.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Perdamaian dan Kesepakatan Bersama yang ditandatangani pada 17 Agustus 2026. Perdamaian itu menjadi dasar bagi para pihak untuk meminta agar perkara diselesaikan melalui mekanisme restorative justice.

Dalam kesepakatan tersebut, laporan polisi dengan nomor LP/B/64/VIII/2026/SPKT/Polres Gianyar/Polda Bali disepakati untuk dicabut oleh pihak korban.

Dua Korban dan Dua Pihak yang Dilaporkan

Pihak pertama yang berstatus sebagai pelapor sekaligus korban adalah Rangga Irza Draviantsyah dan Imam Khoirul Huda.

Sementara pihak kedua adalah Rifky Rangga Krisna dan Ahmad Agus Setiawan, yang dalam dokumen perdamaian disebut sebagai pihak yang diduga melakukan perbuatan tersebut.

Kesepakatan dibuat atas dasar kesadaran masing-masing pihak dan dinyatakan tanpa adanya tekanan maupun paksaan.

Pelaku Sampaikan Permintaan Maaf

Dalam dokumen kesepakatan, pihak kedua mengakui adanya perselisihan yang menjadi pokok perkara dan menyampaikan permintaan maaf kepada pihak pertama.

“Kami mengakui telah terjadi perselisihan sebagaimana yang menjadi pokok permasalahan dan menyampaikan permintaan maaf kepada pihak pertama,” demikian pernyataan resmi pihak kedua dalam surat kesepakatan.

Permintaan maaf tersebut kemudian diterima oleh pihak korban. Keduanya juga menyatakan telah memberikan maaf dan bersedia mencabut laporan polisi.

“Kami telah memaafkan seluruh pelaku dan bersedia mencabut pelaporan. Kami memohon agar perkara ini dapat diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” demikian pernyataan resmi pihak pertama.

Luka yang diduga bukan luka akibat petasan, korban belum bersuara mengenai hal ini karena bukan korban yang luka yang melaporkan kejadian.

Kompensasi Pengobatan Disepakati

Selain perdamaian, kedua pihak juga menyepakati pemberian kompensasi untuk biaya pengobatan korban.

Kompensasi tersebut menjadi bagian dari penyelesaian kerugian yang muncul akibat peristiwa yang dipersoalkan dalam laporan polisi.

Setelah kewajiban tersebut dipenuhi, kedua pihak sepakat menganggap persoalan telah selesai secara kekeluargaan.

Sepakat Tak Mengulangi dan Tak Membalas

Pihak kedua juga menyatakan menyesali perbuatannya dan berkomitmen tidak mengulangi tindakan kekerasan maupun penganiayaan.

Sementara pihak pertama menyatakan tidak akan melakukan tindakan balasan. Kedua belah pihak sepakat tidak memperpanjang perselisihan serta tidak menyimpan dendam secara pribadi.

Apabila di kemudian hari muncul persoalan terkait pelaksanaan kesepakatan, para pihak sepakat mengutamakan penyelesaian melalui musyawarah.

Menunggu Proses Restorative Justice

Surat perdamaian tersebut diharapkan menjadi dasar bagi penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice di Polres Gianyar, dengan tetap mengikuti prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam proses perdamaian, sejumlah saksi fakta turut tercatat, di antaranya M. Taufan Wicaksono, Agus Febianto, dan Hafiz Vido Valerian.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, para pihak menyatakan tidak lagi memperpanjang perselisihan dan memilih penyelesaian secara damai.

Perkembangan selanjutnya terkait penghentian perkara tetap bergantung pada proses dan mekanisme hukum yang berlaku di lingkungan Polres Gianyar.

 Topan Wicaksono

Menemui Topan Wicaksono sebagai narasumber yang menyaksikan kronologis kejadian. Awalnya menonton bareng laga Arema vs Persebaya, yang kemudian berubah menjadi ketegangan di jalan karena kondisi itu sudah sejak lama terjadi karena fanatisme bola di Indonesia.

Di tengah perjalanan, rombongan bertemu kelompok suporter Persebaya, karena rasa takut pihak pendukung Arema putar arah dan aksi kejar dari pendukung Persebaya terjadilah.

Topan Wicaksono mengaku dirinya menggunakan atribut Arema merasa terancam dan memilih menyembunyikan diri dari kejaran.

Saat teman-teman yang dibelakang (terlapor) tertinggal dibelakang untuk memecah pengejaran dihidupkanlah petasan luncur dan diduga mengenai korban.

“Setahu saya hanya untuk menghalau pengejaran, ” pesannya.

Dilihat dari luka yang diderita korban seperti bukan luka petasan yang mengandung api, tapi seperti terpukul benda tumpul. Topan mengaku tidak paham adanya korban saat kejadian, sementara rangkaian peristiwa tersebut masih menyisakan tanda tanya tentang siapa yang memicu dan bagaimana kericuhan itu bermula.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bencana ke Bencana

    Dari Bencana ke Bencana

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Oleh Ichsanuddin Noorsy JAKARTA – Sejurus kekalahan Al Gore (Capres AS dari Partai Demokrat) melawan George W Bush (Capres AS dari Partai Republik) pada Pemilu Presiden AS November 2004, dunia disajikan isu perubahan iklim. Sebagai “hiburan” atas kekalahannya, Al Gore mendapat hadiah untuk berkampanye _An Unconvenient the Truth_ ke sepenjuru dunia. Propaganda ini menguraikan bahwa […]

  • Tawarkan Hidden Bar, Soluna Bar Bali Hadirkan SpeakEasy Bar yang Santai dengan Pemandangan Laut memukau

    Tawarkan Hidden Bar, Soluna Bar Bali Hadirkan SpeakEasy Bar yang Santai dengan Pemandangan Laut memukau

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Mengusung konsep hidden speakeasy yang intim dan santai, Soluna Bar Bali menawarkan pengalaman menikmati signature cocktail dengan pemandangan laut dan sunset dari rooftop kawasan Double Six, Seminyak. BADUNG – Grand Opening Soluna Bar Bali di Jalan Dhyana Pura, Seminyak Beach, Kabupaten Badung, Bali, menghadirkan pilihan baru bagi para pencinta cocktail dan hiburan malam di Pulau […]

  • FAJI Bali Ramaikan Porprov Bali XVI Lewat Eksibisi, Badung Juara Umum Siapkan Jalan ke Porprov 2027

    FAJI Bali Ramaikan Porprov Bali XVI Lewat Eksibisi, Badung Juara Umum Siapkan Jalan ke Porprov 2027

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    BADUNG – Eksibisi berlanjut dari Cabang olahraga (cabor) arung jeram yang tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025, digelar di sungai dekat Pura Dalem Desa Adat Kutaraga, Mambal, Badung. Berita sebelumnya, Arung Jeram Bali Tampil Perdana di Porprov XVI Lewat Eksebisi Tim yang berjumlah 6 dari Cabang Olahraga (Cabor) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) […]

  • BULOG Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bali

    BULOG Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bali

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perum BULOG Kanwil Bali mengambil langkah cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, BULOG tidak hanya menyalurkan bantuan pangan, tetapi juga mendirikan posko tanggap darurat untuk memudahkan para korban mendapatkan kebutuhan pokok, 13 September 2025. Dua posko tersebut ditempatkan di titik strategis […]

  • Dukung Pelestarian Bahasa Bali, BTID Bersinergi dalam Bulan Bahasa Bali VIII di Serangan

    Dukung Pelestarian Bahasa Bali, BTID Bersinergi dalam Bulan Bahasa Bali VIII di Serangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    DENPASAR – Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026 resmi digelar pada 1–28 Februari 2026 dengan tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa”. Kegiatan ini diselenggarakan serentak di seluruh Bali, menghadirkan berbagai lomba, pementasan seni, konservasi lontar, serta pameran teknologi Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memperkuat jati diri Krama Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan […]

  • Demokrat Hadir di Tengah Warga Denpasar Terdampak Banjir, Bawa Pesan Kepedulian AHY

    Demokrat Hadir di Tengah Warga Denpasar Terdampak Banjir, Bawa Pesan Kepedulian AHY

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – Partai Demokrat menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir di Denpasar dengan menyalurkan ratusan paket bantuan sembako bagi warga terdampak, Selasa (16/9/2025). Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si, yang datang bersama jajaran DPD Demokrat Bali, DPC Denpasar, dan DPC Badung. Di Balai Masyarakat […]

expand_less