Daun Pisang Gantikan Plastik, Inovasi Supermarket Thailand Viral dan Diikuti Bali
- account_circle Admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Chiang Mai — Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap sampah plastik, sebuah inovasi sederhana namun berdampak besar muncul dari Thailand. Supermarket Rimping di Chiang Mai menarik perhatian publik setelah mengganti kemasan plastik untuk sayuran dengan daun pisang, langkah yang dinilai lebih ramah lingkungan.
Inisiatif ini menjadi viral setelah diunggah oleh Perfect Homes Chiangmai di media sosial pada 11 April 2019. Dalam unggahan tersebut, terlihat berbagai sayuran segar dibungkus rapi menggunakan daun pisang dan diikat dengan tali serat alami, menggantikan plastik sekali pakai.

Perfect Homes Chiangmai menyebut langkah tersebut sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. Selain itu, supermarket juga menyediakan opsi bagi pelanggan untuk menggunakan atau meminjam tas kain saat berbelanja.
Respons publik terhadap inovasi ini pun sangat positif. Unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 17 ribu kali dan menuai ratusan komentar apresiatif. Banyak warganet menilai langkah kecil tersebut dapat memberikan dampak besar dalam upaya mengurangi limbah plastik.
Di media sosial lainnya seperti Twitter, ide ini turut memicu diskusi luas. Sejumlah pengguna berharap supermarket di negara mereka segera mengadopsi langkah serupa.
Berdasarkan data global, penggunaan kantong plastik sekali pakai mencapai sekitar lima triliun per tahun. Sementara itu, sejak 1950-an, produksi plastik dunia telah melampaui 8,3 miliar ton—sebagian besar berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan.
Tren pengurangan plastik ini tidak hanya terjadi di Thailand. Sejumlah supermarket di Vietnam juga mulai menerapkan penggunaan daun pisang sebagai pembungkus produk segar.

Di Indonesia, langkah serupa telah dilakukan oleh Bintang Supermarket di Bali. Sejak akhir Maret, supermarket tersebut mulai mengganti kemasan plastik untuk berbagai sayuran seperti sawi, timun, terong, kacang panjang, brokoli, dan kembang kol dengan daun pisang.
Melalui akun media sosial resminya, pihak Bintang Supermarket menyatakan bahwa perubahan ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus awal pada produk segar. Mereka juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan ide kreatif guna mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan ritel.

Langkah inovatif ini menunjukkan bahwa solusi terhadap masalah lingkungan tidak selalu harus rumit. Dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan, sektor ritel dapat berkontribusi nyata dalam mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.
Editor – Ray

je6jot
16 April 2026 9:55 PM