Breaking News
light_mode

Copin Buka Suara Soal Pembongkaran Merajan di Sanur, Bantah Tuduhan dan Ungkap Fakta Versinya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Penayangan pemberitaan yang beredar di portal berita dan media sosial yang menyudutkan seorang ayah kandung I Ketut Agus Aryana (Copin) telah dilaporkan seorang anak terkait pembongkaran Merajan Keluarga di Sanur mendapat respon.

Baca berita yang beredar sebelumnya, 

Anak Laporkan Ayah Kandung Terkait Dugaan Pembongkaran Merajan Keluarga di Sanur

Ditemui di sebuah mall di Renon Copin menggungkapkan kekecewaannya terhadap sikap dari mantan istri dan salah satu putrinya lantaran melaporkan dirinya ke Polisi lantaran keputusannya untuk mem “Pralina” Merajan sudah didiskusikan terlebih dahulu dan diketahui oleh Bendesa, Kepala desa, pihak yang melaporkan dan keluarga lainnya.

“Tempat itu sejak Covid sudah tidak terurus, mereka (mantan istri dan anaknya) juga tidak pernah mengurus sanggah, jadi keputusannya dipindah di rumah Tunggak bingin 5c agar lebih dekat, ” Ucapnya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Sanggah sudah di Pralina dengan tirta dan upakara.

Ia menceritakan bahwa dirinya pernah menawarkan property (Hotel Rani) itu kepada anaknya agar mengurusnya asal dia tidak melakukan perlawanan kasasi kembali (kasus gono – gini), lantaran Copin tidak mau berlarut – larut dalam pembagian harta ini.

“Kondisi sudah sangat mencoreng nama saya, seolah – olah saya melakukan hal tercela. Saya tanyakan sekarang apakah dia (si anak) mau membuat Sanggah dirumahnya? Atau di geser ke depan ke Coffe shopnya didepan? Kalo mau kita rundingkan, ” Jelasnya, sambil merasa kecewa.

Kondisi Hotel Rani yang tidak terurus sejak Covid 19 melanda negeri, akan disewakan untuk modal hidup sang ayah, kini menjadi perebutan dari orang yang belum ber-hak secara ahli waris.

Dirinya menceritakan dari usia muda mencari rejeki untuk memanjakan serta menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri, memberikan kendaraan mewah (Porche), jam yang mahal (Panerai / Rolex), jalan – jalan keliling dunia itu semua jerih payahnya seorang diri.

“Apakah dia bisa beli 1-2 are dengan hasil kerjanya sekarang? Janganlah menyudutkan papa (panggilan ke dirinya) sampai seolah – olah penjahat besar, “ungkapnya.

Kondisi ini sungguh memukul dirinya yang sekarang ini tinggal nge-kost bukan di Villa mewah di Sanur seperti anak – anak dan mantan istrinya.

Putusan Kasasi Nomor 4477 K/Pdt/2025 yang menolak seluruh gugatan mantan istri membuat pembagian sudah adil secara hukum karena keputusan Kasasi adalah sudah mutlak dan mengikat. Ia dalam wawancara dengan awak media menginginkan hidup damai sudah masing – masing bagian diputuskan oleh pengadilan.

“Pertanyaan itu, soal warisan. Papamu ini belum mati, papamu ini masih upayakan uang dengan menyewakan hotel yang lama tidak beroperasi, untuk papa hidup dan beli rumah untuk tinggal, ” Tegasnya.

“Mereka hanya ingin kuasai hotel yang merupakan warisan neneknya yang belum waktunya diwariskan padanya, saya papanya masih hidup, ” Sambil memasang wajah kecewa.

Pertanyaan awak media soal berganti kepercayaan menjadi kristen dirinya menjawab masih Hindu sambil memperlihatkan KTP.

“Saya masih Hindu, Kakak saya yang sudah pindah ke Kristen (Made Darma), ” Pungkasnya.

Kuasa hukum Gde Widnyana SH (kiri)

Menghubungi kuasa hukum Copin, Gde Widnyana mengaku mengetahui kejadian tersebut saat mem “Pralina” , ia menyebutkan bahwa ada upaya menghalang – halangi upaya melakukan persembahyangan.

“Ya kita ada videonya, ada upaya dugaan menghalang – halangi seseorang untuk melakukan ibadah, “sebutnya.

Tindakan menghalang-halangi orang beribadah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 (Pasal 28E dan 29), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Pasal 175 KUHP lama dan Pasal 303 KUHP baru UU No. 1 Tahun 2023), serta Undang-Undang Hak Asasi Manusia Pasal 22 UU No. 39 Tahun 1999.

Menanyakan akankah ada pelaporan balik terhadap perilaku itu, kuasa hukum tidak merespon pertanyaan tersebut.

“Sepengetahuan kami, ada satu pelaporan pengrusakan yang dilakukan oleh anaknya (laki -laki) yang masih ditangani oleh Polsek Densel, ” Ungkapnya.

Kantor Polsek Denpasar Selatan.

Berdasarkan surat nomor LP/B/74/V/2026/SPKT/Polsek Densel/Polresta Denpasar/Polda Bali Tanggal 28 Mei 2026, Ade Suarsa (penyidik) membenarkan hal tersebut.

“Untuk laporannya sudah masuk ke ranah penyidikan, dan masih tahap memeriksa saksi-saksi nike bli”

“Rencana penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak kantor Pertanahan kota Denpasar dan saksi – saksi dari pihak terlapor, ” Pungkasnya.

Editor – Admin / Tim

Catatan Redaksi: Demi menghormati hak privasi serta menjaga keseimbangan pemberitaan sesuai prinsip cover both side, redaksi tidak mengungkap identitas keluarga Agus Aryana (Copin).

Pemberitaan ini disusun untuk menjawab dengan mengutip informasi yang telah dipublikasikan sebelumnya dan merupakan respons atas pemberitaan yang telah beredar luas, dengan tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam jurnalistik.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih Tahap Penjajakan

    Prabowo Prioritaskan Helikopter Angkut Berat Rusia untuk Mitigasi Bencana, Kemhan Tegaskan Masih Tahap Penjajakan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menjajaki rencana pengadaan helikopter angkut berat produksi Rusia sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem mitigasi bencana nasional. Presiden Prabowo Subianto menilai kehadiran armada udara berkapasitas besar menjadi kebutuhan strategis mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire. Helikopter yang masuk dalam kajian antara lain […]

  • Papua dan Emas yang Tak Pernah Ramah pada Pemiliknya

    Papua dan Emas yang Tak Pernah Ramah pada Pemiliknya

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    PAPUA – Papua bukan tanah miskin. Papua dibuat miskin. Di jantung Pegunungan Sudirman, emas dan tembaga bernilai ribuan triliun rupiah digali tanpa henti sejak puluhan tahun lalu. Namun ironi paling pahit justru berdiri di sekitar lubang tambang itu sendiri: rakyat Papua hidup dalam kemiskinan struktural, konflik bersenjata, dan kerusakan ekologis yang nyaris mustahil dipulihkan. Tambang […]

  • Kuasa Hukum Nilai Replik JPU Penuh Kelemahan, Siap Sajikan Duplik Balasan

    Kuasa Hukum Nilai Replik JPU Penuh Kelemahan, Siap Sajikan Duplik Balasan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 16Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan perkara Anak Agung Ngurah Oka di Pengadilan Negeri Denpasar pada Kamis (14/8/2025) memanas setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan replik atau tanggapan atas nota pembelaan terdakwa. Pihak pembela menilai isi replik tersebut justru memperlihatkan kelemahan argumentasi jaksa dan tidak selaras dengan fakta persidangan. I Made Somya Putra, kuasa hukum Ngurah Oka, […]

  • Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    Geger Isu Pajak Medsos! Ini Penjelasan Pegawai DJP

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Isu soal pengenaan pajak bagi pengguna media sosial kembali memicu kebingungan publik. Apalagi setelah mencuatnya kebijakan kontroversial dari Uganda, negara di Afrika Timur, yang sempat menerapkan pajak atas penggunaan media sosial. Namun, narasi ini perlu diluruskan dikutip dari artikel yang tayang di www.pajak.go.id https://www.pajak.go.id/id/artikel/pengguna-media-sosial-dikenakan-pajak-sini-teliti-kembali Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), I Gede Suryantara, dalam […]

  • Somya Putra Ucapkan Selamat HUT Atnews.id, Tegaskan Komitmen AWDI Bali Jaga Kebebasan Pers

    Somya Putra Ucapkan Selamat HUT Atnews.id, Tegaskan Komitmen AWDI Bali Jaga Kebebasan Pers

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Ketua AWDI Bali I Made Somya Putra menekankan pentingnya solidaritas wartawan, keterbukaan informasi publik, dan perlindungan hukum jurnalis untuk menjaga pilar keempat demokrasi. BALI — Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Provinsi Bali, I Made Somya Putra, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Atnews.id. Ia mengapresiasi kiprah media tersebut dalam menyampaikan informasi kepada […]

  • Ancaman “Kegelapan Digital” dari Selat Hormuz, Indonesia Diminta Siaga Hadapi Risiko Global

    Ancaman “Kegelapan Digital” dari Selat Hormuz, Indonesia Diminta Siaga Hadapi Risiko Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA — Selama ini Selat Hormuz dikenal sebagai jalur vital distribusi energi dunia. Namun di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada minyak, melainkan pada ancaman yang lebih sunyi: potensi terputusnya kabel serat optik bawah laut yang menopang komunikasi global. Pakar dari Kelompok Ahli Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Drs. Hamidin, […]

expand_less