Breaking News
light_mode

Gubernur Bali Wajib Tetapkan UMP Setara DKI Jakarta, Biaya Ajegkan Adat Makin Mencekik Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Desakan keras agar Pemerintah Provinsi Bali menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) setara atau bahkan lebih tinggi dari DKI Jakarta mengemuka tajam dari Sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST. Ia menegaskan, tingginya biaya hidup masyarakat Bali yang berkaitan langsung dengan beban menjaga adat, budaya, dan keberlanjutan pariwisata sudah tak sebanding lagi dengan upah yang diterima para pekerja.

Dalam wawancara dengan awak media, Aryawan menyebut kondisi ekonomi masyarakat adat semakin kritis.

“Bali itu pariwisata berbasis budaya, tapi biaya menjaga budaya itu luar biasa besar. Mulai dari janur, buah, daging, bumbu, semua banyak yang masuk dari luar Bali. Harga internasional, tapi upah lokal. Ini yang bikin warga makin terhimpit,” tegasnya.

 

Bahan upacara mahal, lahan pertanian hilang, warga makin tertekan

Menurut Aryawan, berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi menjadi hotel, restoran, vila, dan hunian wisata membuat Bali tak lagi mandiri dalam memenuhi kebutuhan upacara adat. Imbasnya, banyak bahan baku upacara harus didatangkan dari luar Bali, sehingga harga meroket.

“Harga bahan untuk ajegkan adat itu naik terus. Tapi upah tetap jalan di tempat. Ini bukan sekadar angka, ini soal martabat. Bahkan kasus bunuh diri karena tekanan ekonomi pun meningkat,” ujar Aryawan.

 

Hotel berharga sama dengan Singapura, tapi upah jomplang

Aryawan juga menyoroti ironi di sektor pariwisata kelas atas. Banyak hotel internasional yang beroperasi di Singapura dan Bali memiliki kisaran harga kamar yang tak jauh berbeda. Namun upah karyawan jauh tertinggal.

“Ada hotel di Singapura yang gaji minimumnya Rp 65 juta per bulan. Hotel yang sama buka cabang di Bali, harga kamarnya sama, tapi gaji pegawainya jauh dari layak. Ini lucu, tidak masuk akal, dan menyakitkan,” katanya dengan nada geram.

“Jika punya hati, UMP Bali harus tertinggi di Indonesia”

Aryawan menilai pemimpin daerah, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, mestinya berpihak pada pekerja yang menggerakkan roda pariwisata.

“Pertumbuhan ekonomi selalu disebut tinggi, inflasi tinggi, tapi UMP malah rendah. Kalau pemerintah benar-benar berpihak, UMP Bali seharusnya paling tinggi di Indonesia,” tekan Aryawan.

Ia menyebut operasi pasar dan bantuan hari raya seperti pemberian Rp 2 juta oleh Kabupaten Badung tidak menyentuh akar persoalan.

“Badung itu Gumi Sugih. Tapi upahnya cuma Rp 3,5 juta. Masa kalah dari Bogor yang sudah Rp 5,1 juta? Ini daerah wisata kelas dunia, tapi upahnya kelas menengah bawah,” ucapnya.

 

Tuntutan: UMP Bali minimal Rp 5,6 juta

ARUN Bali mendesak agar UMP 2026 menggunakan batas atas, dengan mempertimbangkan: pertumbuhan ekonomi tertinggi, inflasi tertinggi, dan beban tambahan pelestarian adat dan budaya.

“Biaya les tari, pakaian endek, upacara Wana Kerthi, Danu Kerthi, dan kewajiban adat lainnya itu nyata. Harus masuk hitungan upah. Jangan hanya menyerukan ajegkan adat tetapi tak memikirkan beban rakyat,” tutup Aryawan.

Desakan ini diperkirakan akan menjadi tekanan besar bagi Pemerintah Provinsi Bali menjelang penetapan UMP berikutnya. Jika tuntutan ini kembali diabaikan, jurang ketimpangan antara pariwisata dan kesejahteraan masyarakat lokal dikhawatirkan semakin melebar.

Editor : Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    Petugas Kebersihan Terbaik Masjidil Haram Tolak Hadiah Uang, Memilih Kesempatan Ibadah di Hijir Ismail

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Seorang pria asal Pakistan yang terpilih sebagai petugas kebersihan terbaik di Masjidil Haram bulan ini menolak hadiah uang dan justru meminta kesempatan langka untuk beribadah di dalam Hijir Ismail. Momen mengharukan tersebut viral setelah diunggah oleh akun X kaykhusraw, memperlihatkan sang petugas tengah duduk khusyuk sendirian di area suci tersebut dengan penjagaan ketat […]

  • Pemilik Adalah Pembayar! WNA Klaim Danai Aset ± Rp42 Miliar, Kini Sengketa dengan Mantan Istri

    Pemilik Adalah Pembayar! WNA Klaim Danai Aset ± Rp42 Miliar, Kini Sengketa dengan Mantan Istri

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Mengandalkan bukti aliran dana dan perjanjian pisah harta, Ronald Edward Lavoie menggugat dugaan penguasaan aset secara sepihak. Kuasa hukum menyoroti pentingnya kejujuran investasi dan perlindungan hak perdata di tengah sengketa kepemilikan. DENPASAR – Prinsip bahwa pihak yang membayar harus mendapatkan perlindungan atas hak dan investasinya menjadi sorotan dalam sengketa aset bernilai puluhan miliar rupiah yang […]

  • Utamakan Musyawarah, Kantah Badung Mediasi Sengketa SHM di Tuban

    Utamakan Musyawarah, Kantah Badung Mediasi Sengketa SHM di Tuban

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 2Komentar

    Badung – Upaya penyelesaian sengketa pertanahan secara damai terus dioptimalkan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung. Salah satunya melalui kegiatan mediasi terkait penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) yang berlangsung pada Kamis, 9 April, dengan objek tanah berlokasi di Kelurahan Tuban. Kegiatan mediasi tersebut dilaksanakan di ruang mediasi Kantor Pertanahan Kabupaten Badung dengan menghadirkan para pihak […]

  • “TIDAK DIJUAL” Kuasa Hukum Hartono Peringatkan Publik Soal Transaksi SHM Bermasalah

    “TIDAK DIJUAL” Kuasa Hukum Hartono Peringatkan Publik Soal Transaksi SHM Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR — Konflik hukum terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat, kembali memanas. Kuasa hukum Hartono melayangkan bantahan keras atas klaim I Wayan Laya yang menyatakan dirinya sebagai pemegang cessie sekaligus berencana mengajukan lelang atas SHM dengan NIB 22.09.000034061.0 (dahulu SHM No. 2393). Dalam keterangan tertulis tertanggal 14 April 2026, […]

  • LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    LBH Ansor Bali Nilai Unsur Melawan Hukum Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali memberikan pandangan hukum kritis terhadap penetapan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. LBH Ansor Bali menilai terdapat kelemahan mendasar dalam konstruksi hukum perkara tersebut, khususnya pada pemenuhan unsur […]

  • TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    TPST Gagal! Wakil Rakyat Bungkam, Somya Putra Sebut Adanya Potensi Konspirasi Rugikan Publik

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 9Komentar

    DENPASAR – Gembar – gembor penyelesaian sampah TPA Suwung Kangin dengan cara membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Bali, meliputi TPST Kertalangu di Denpasar Timur, TPST Padang Sambian di Denpasar Barat, dan TPST Tahura Ngurah Rai di Denpasar akhirnya gagal total. Sepi tak terdengar suara wakil rakyat di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat […]

expand_less