Breaking News
light_mode

Penemuan Benda Diduga Mahkota Emas Hebohkan Warga PALI, Diduga Jejak Peradaban Kuno

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALI – Warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan sepasang benda berwarna emas yang menyerupai mahkota. Benda tersebut ditemukan oleh seorang buruh kebun sawit pada Senin (10/3/2026).

Menurut keterangan warga, benda yang ditemukan memiliki bentuk unik dengan hiasan butiran menyerupai mutiara.

Ornamen pada benda itu juga disebut-sebut memiliki kemiripan dengan simbol budaya Buddha, sehingga memicu rasa penasaran masyarakat setempat.

“Benda ini sangat unik, bentuknya seperti mahkota dan ada ornamen mirip mutiara. Warga jadi ramai membicarakannya,” ujar salah seorang warga Desa Prambatan.

Temuan tersebut semakin menarik perhatian karena lokasi penemuan sebelumnya juga pernah menjadi titik ditemukannya benda kuno berbahan emas sekitar tiga bulan lalu. Hal ini memunculkan dugaan di kalangan masyarakat bahwa kawasan tersebut mungkin menyimpan jejak peradaban masa lalu.

Sejumlah warga bahkan mengaitkan temuan tersebut dengan kemungkinan peninggalan masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, yang diketahui pernah menguasai wilayah Sumatera Selatan pada masa lampau.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait keaslian maupun nilai historis benda tersebut. Pemerintah daerah diharapkan segera melibatkan tim ahli untuk melakukan kajian lebih lanjut.

Warga berharap Dinas Kebudayaan bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi dan penelitian, sehingga asal-usul serta nilai sejarah dari benda tersebut dapat diketahui secara pasti.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 🌶️ Available BTC. Next - yandex.com/poll/WRVjqbSX2yscgTuFhiPPi5?hs=3464da312854b1eb917b9c5c44b7471b& 🌶️

    ort8j6

    Balas13 Maret 2026 9:30 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    Man Tayax Menggugat! Kritik Cadas untuk PSI dan Pembelaan Terbuka untuk Megawati

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    DENPASAR – Pemikir kritis Bali, I Nyoman Sukataya atau Man Tayax, melontarkan kritik yang tajam dan tanpa tedeng aling-aling terhadap Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, setelah pernyataannya yang menyebut Megawati Soekarnoputri sebagai “nenek-nenek”. Bagi Man Tayax, ini bukan sekadar serangan politik, melainkan penghinaan terhadap martabat perempuan dan bentuk diskriminasi yang tidak bisa ditoleransi. Man Tayax […]

  • Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    Kritik MBG Menguat, Presiden Dinilai Gunakan Logika Dikotomis dalam Menjawab Publik

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Pernyataan Presiden terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik setelah dianggap menyederhanakan persoalan menjadi dua pilihan ekstrem. Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Najwa Shihab, Presiden menyatakan akan mempertahankan program MBG “daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat bisa makan.” Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut menghadirkan dikotomi yang tidak sepenuhnya tepat. Kritik publik menyebut […]

  • ARUN Bali Rayakan Hari Pahlawan dan Syukuran 1 Tahun dengan Semangat Perjuangan untuk Keadilan Rakyat

    ARUN Bali Rayakan Hari Pahlawan dan Syukuran 1 Tahun dengan Semangat Perjuangan untuk Keadilan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Bali memperingati Hari Pahlawan sekaligus merayakan syukuran satu tahun berdirinya organisasi di Sekretariat ARUN Bali, Jalan Sekar Sari, Kesiman, Denpasar. Acara yang dihadiri oleh pengurus DPD dan DPC se-Bali itu berlangsung khidmat dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Ketua DPD ARUN […]

  • Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    Jejak Kolonial yang Tetap Teduh! Asam Jawa, Pohon Penjaga Jalan yang Menjadi Bagian dari Identitas Nusantara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah laju pembangunan dan modernisasi kota-kota di Indonesia, keberadaan pohon asam Jawa masih mudah ditemukan berjajar di tepi jalan. Pohon yang memiliki tajuk lebar dan rindang ini ternyata menyimpan sejarah panjang yang berakar sejak masa kolonial Belanda. Berabad-abad lalu, ketika transportasi utama masih mengandalkan kereta kuda dan jalan-jalan berbatu, pemerintah kolonial Belanda […]

  • Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam kehidupan sosial, membantu sesama kerap dipandang sebagai bentuk kebajikan universal. Namun, sejumlah pandangan reflektif menekankan bahwa kebaikan tanpa kebijaksanaan justru dapat berujung pada kelelahan emosional, rasa dimanfaatkan, bahkan penyesalan. Sebuah tulisan reflektif yang beredar di media sosial menyoroti tujuh tipe orang yang dinilai tidak layak untuk terus-menerus diberikan bantuan, baik dalam bentuk […]

  • Wabar, Mamalia Mirip Marmut di Arab yang Dikaitkan dengan Abu Jahal dan Dipercaya Berkhasiat untuk Vitalitas Pria

    Wabar, Mamalia Mirip Marmut di Arab yang Dikaitkan dengan Abu Jahal dan Dipercaya Berkhasiat untuk Vitalitas Pria

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Hewan kecil penghuni bebatuan ini bukan tikus atau marmut. Secara ilmiah, wabar atau rock hyrax justru masih satu kelompok kekerabatan evolusioner dengan gajah dan dugong. DENPASAR – Di tengah bentang alam berbatu dan tandus kawasan Timur Tengah, terdapat seekor mamalia kecil yang sekilas menyerupai marmut berukuran besar. Masyarakat Arab mengenalnya dengan nama wabar, sementara dalam […]

expand_less