Breaking News
light_mode

Hadiri Peringatan WRD 2026, Tutik Dorong Kolaborasi Semua Pihak Entaskan Rabies di Bali

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PDHI Bali mencatat tujuh orang meninggal dunia akibat suspek rabies sepanjang Januari–Agustus 2026, sementara vaksinasi dan sterilisasi HPR digencarkan menuju target Bali bebas rabies 2028.

DENPASAR – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes., menghadiri peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, Minggu (27/9/2026), di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar.

Kegiatan yang mengusung tema “Stronger Together – Lebih Kuat Bersama untuk Eliminasi Rabies di Bali” tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.

Rangkaian kegiatan dalam peringatan WRD 2026 meliputi vaksinasi rabies, pengendalian populasi atau sterilisasi hewan penular rabies (HPR), pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis, edukasi kepada masyarakat, serta Pet Fun Run dan Dog Show.

Peringatan WRD 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies. Kegiatan tersebut sekaligus mendorong kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Di sela-sela kegiatan, Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi penyelenggaraan peringatan Hari Rabies Sedunia yang diinisiasi PDHI Cabang Bali. Ia mendukung upaya PDHI bersama Pemprov Bali dalam menanggulangi rabies di Bali dan mendorong kolaborasi yang lebih aktif antara seluruh pihak terkait.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPR RI. Karena, masalah rabies ini domainnya ada di Kementerian Pertanian yang menjadi mitra dari Komisi IV. Sementara, saya yang kini duduk di Komisi IX lebih fokus pada kesehatan masyarakat. Tentu, kami sangat mendukung program pengentasan rabies di Bali,” ujar Srikandi asal Kabupaten Buleleng tersebut.

Menurut Tutik, tingginya populasi anjing di Bali menjadi salah satu tantangan dalam memutus rantai penyebaran rabies. Karena itu, peringatan WRD tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya rabies.

Sementara itu, Ketua PDHI Cabang Bali, drh. I Dewa Made Anom, menjelaskan bahwa kasus gigitan anjing rabies tahun ini masih cukup tinggi. Berdasarkan laporan dinas terkait, sejak Januari hingga Agustus 2026, sebanyak tujuh orang dinyatakan meninggal dunia akibat suspek rabies.

Melalui peringatan WRD tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk bersama-sama memperkuat upaya penanggulangan rabies di Bali.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pelaksanaan vaksinasi rabies kali ini menargetkan sebanyak 500 ekor HPR. Sementara itu, pengendalian populasi melalui sterilisasi hewan jantan dan betina menargetkan sebanyak 150 ekor.

Terkait kendala yang dihadapi, ia menilai Bali hingga kini belum memiliki data yang akurat mengenai populasi anjing. Selain itu, ia berharap vaksinasi rabies dapat dilakukan secara masif dan serentak.

“Produk vaksinasi yang digunakan harus mampu mencegah dan memiliki titer antibodi dengan jangka waktu minimal satu tahun. Itu akan mampu mengefisiensikan tenaga, waktu, dan dana, sehingga penyebaran rabies bisa segera diatasi,” ujarnya.

Pencegahan rabies perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui kepemilikan dan pemeliharaan hewan secara bertanggung jawab. Masyarakat juga diimbau tidak mengabaikan kasus gigitan anjing maupun hewan penular rabies lainnya.

Di sisi lain, pemilik anjing di Bali diharapkan memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin, tidak dibiarkan berkeliaran, serta dilakukan sterilisasi sebagai bagian dari pengendalian populasi.

Kolaborasi antara pemerintah, PDHI, tenaga medis veteriner, komunitas pencinta hewan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanggulangan rabies di Bali.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama menuju Bali bebas rabies pada 2028. Peringatan World Rabies Day 2026 kemudian ditandai dengan pelepasan burung ke alam bebas.

Bud

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHDI Gelar Doa Lintas Agama di Denpasar, Serukan Kepedulian dan Harmoni Hadapi Rentetan Bencana

    PHDI Gelar Doa Lintas Agama di Denpasar, Serukan Kepedulian dan Harmoni Hadapi Rentetan Bencana

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Di tengah rentetan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menggelar doa bersama lintas iman di Ruang Indraprasta, Kampus UNHI Denpasar, Jumat (12/12/2025). Suasana khusyuk menyelimuti ruang pertemuan saat para pemimpin majelis agama se-Bali duduk berdampingan, memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa. Kegiatan ini digelar […]

  • Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicekal ke Luar Negeri, Imigrasi Persempit Ruang Gerak Tersangka Korupsi

    Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicekal ke Luar Negeri, Imigrasi Persempit Ruang Gerak Tersangka Korupsi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    Imigrasi Berlakukan Pencekalan terhadap Febrie Adriansyah dan Don Ritto Usai Penetapan Tersangka Korupsi dan TPPU JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi memberlakukan pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA) dan advokat Don Ritto (DR). Langkah tersebut diambil setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Diduga Atur Pengadaan Food Tray

    Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Diduga Atur Pengadaan Food Tray

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang perwira tinggi Polri aktif berpangkat Brigadir Jenderal, Lalu Muhammad Iwan (LMI), sebagai tersangka baru dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025–2026. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penetapan […]

  • Mayjen I Wayan Suarjana, Putra Karangasem di Bursa Pangdam IX/Udayana

    Mayjen I Wayan Suarjana, Putra Karangasem di Bursa Pangdam IX/Udayana

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jejak Letting 1992 dari Bali: dari penugasan teritorial hingga posisi strategis sebagai Aspers Kasad DENPASAR/JAKARTA – Nama Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., kembali menjadi perhatian di tengah dinamika pergantian jabatan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Putra Karangasem, Bali, yang kini menjabat Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers Kasad) itu disebut-sebut dalam pembicaraan […]

  • Prabowo Teken Piagam Board of Peace di Davos, Komitmen Global Dipuji, Kritik Anggaran dan Legitimasi Menguat

    Prabowo Teken Piagam Board of Peace di Davos, Komitmen Global Dipuji, Kritik Anggaran dan Legitimasi Menguat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2609Komentar

    DAVOS/JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menandatangani Piagam Board of Peace (BoP) pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Penandatanganan tersebut menandai dimulainya operasional lembaga internasional yang dibentuk untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik. Pemerintah menyatakan, langkah Indonesia bergabung dalam BoP merupakan wujud politik luar negeri bebas aktif sekaligus komitmen menjaga […]

  • Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DPR Pertanyakan Anggaran Fantastis, Menkop Tegaskan Pengadaan Bukan Kewenangan Kementerian JAKARTA – Isu dugaan pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah […]

expand_less