Breaking News
light_mode

Hari Pers Nasional, Wayan Sudirta Tegaskan Pers Penjaga Konstitusi dan Pancasila

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar — Anggota Komisi III DPR RI, Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penjaga marwah konstitusi dan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan demokrasi modern. Hal tersebut disampaikannya dalam refleksi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari.

Menurut Wayan Sudirta, peringatan HPN tidak sekadar mengenang lahirnya organisasi pers, tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan kembali fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan pengawal kebenaran. Ia menekankan bahwa sejak awal sejarah bangsa, pers Indonesia lahir dari rahim perjuangan melawan kolonialisme.

“Pers bukan sekadar penyampai informasi, tetapi alat perjuangan yang membangkitkan kesadaran nasional dan menggerakkan keadilan sosial,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa peran pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki landasan hukum yang kuat. Jaminan kebebasan pers, kata dia, tertuang dalam Pasal 28F UUD NRI 1945, yang kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Secara yuridis, kemerdekaan pers adalah manifestasi kedaulatan rakyat. Namun kebebasan itu tidak absolut, melainkan kebebasan yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem hukum Indonesia telah menyiapkan mekanisme penyeimbang berupa hak jawab dan hak koreksi guna melindungi martabat warga negara. Menurutnya, harmoni antara kebebasan dan tanggung jawab inilah yang menjaga demokrasi agar tidak terjebak dalam anarki informasi.

Dalam perspektif filosofis, Wayan Sudirta menilai pers Indonesia memiliki jati diri khas karena berlandaskan Pancasila. Pers dituntut menjalankan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab, menjaga persatuan bangsa, serta menghadirkan kontrol sosial yang konstruktif.

Namun secara sosiologis, ia mengakui pers tengah menghadapi tantangan berat di era digital. Fenomena echo chamber, dominasi konten viral tanpa verifikasi, tekanan ekonomi perhatian, hingga ancaman doxing dan serangan siber terhadap jurnalis menjadi persoalan serius.

“Jurnalisme mendalam sering kalah oleh sensasi. Padahal pers seharusnya menjadi jembatan yang merawat nalar publik dan memutus polarisasi,” tegasnya.

Ia mencontohkan bagaimana jurnalisme investigatif, baik di tingkat nasional maupun global, telah menjadi pemicu perubahan besar. Pengungkapan kasus korupsi, kekerasan seksual, hingga penyalahgunaan kekuasaan, menurutnya, membuktikan bahwa pers mampu memaksa negara untuk berbenah.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kekuatan besar pers harus diimbangi dengan kepatuhan ketat terhadap Kode Etik Jurnalistik. Etika, katanya, menjadi pembeda utama antara jurnalisme profesional dan sekadar produksi konten.

Dalam refleksinya, Wayan Sudirta juga mengutip pandangan Presiden pertama RI, Soekarno, yang menyebut pers sebagai alat perjuangan nasional, serta pemikiran tokoh pers Jakob Oetama tentang jurnalisme makna yang berpihak pada kemanusiaan.

“Pers harus menghibur yang papa dan mengingatkan yang mapan. Itu kompas moral yang relevan hingga hari ini,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Wayan Sudirta menegaskan bahwa Hari Pers Nasional harus dimaknai sebagai komitmen merawat kewarasan publik. Ia menilai pers tidak hanya bertugas melaporkan peristiwa, tetapi juga memberi makna pada fakta demi menjaga demokrasi tetap bernapas.

“Selama pers tegak lurus pada Pancasila, setia pada konstitusi, dan patuh pada kode etik, maka pers akan tetap menjadi jantung republik,” pungkasnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hiu Tangguh di Perut Gunung Api, Ketika Alam Menampar Logika Sains

    Hiu Tangguh di Perut Gunung Api, Ketika Alam Menampar Logika Sains

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 12Komentar

    DENPASAR – Dunia sains kembali diguncang fakta yang terdengar mustahil tetapi benar adanya: para ilmuwan menemukan hiu hidup santai di dalam kawah gunung api aktif—lingkungan yang bagi makhluk lain sudah setara pintu maut. Di perairan beracun, super asam, dan dipenuhi gelembung panas vulkanik, dua spesies predator laut—hiu martil (hammerhead) dan hiu silky—terlihat berenang tanpa panik, […]

  • Bersembunyi di Balik Lemari! Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya Geledah Cafe de’CLAN dan Koin Money Changer

    Bersembunyi di Balik Lemari! Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya Geledah Cafe de’CLAN dan Koin Money Changer

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah Cafe de’CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, penyidik menemukan uang tunai senilai lebih dari Rp67 miliar, termasuk sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari. Penggeledahan dilakukan […]

  • TNI Benarkan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Berkaitan dengan Penggeledahan Polri

    TNI Benarkan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Berkaitan dengan Penggeledahan Polri

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Markas Besar (Mabes) TNI akhirnya memberikan penjelasan terkait keberadaan sejumlah personel TNI yang melakukan pengamanan di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas membenarkan bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan resmi […]

  • 21 Penyu Hijau Korban Perdagangan Ilegal Dilepas ke Laut di KEK Kura Kura Bali, Habitat Aman Jadi Alasan Utama

    21 Penyu Hijau Korban Perdagangan Ilegal Dilepas ke Laut di KEK Kura Kura Bali, Habitat Aman Jadi Alasan Utama

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sebanyak 21 ekor penyu hijau (Chelonia mydas) yang sebelumnya menjadi korban penyelundupan dan perdagangan satwa liar akhirnya kembali ke habitat alaminya. Pelepasliaran dilakukan di kawasan pesisir Pulau Serangan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Selasa (7/7/2026), setelah seluruh satwa dinyatakan sehat usai menjalani rehabilitasi. Kegiatan konservasi ini merupakan hasil kolaborasi Direktorat Kepolisian […]

  • Dokumen dan Verifikasi Lapangan Perkuat Keberadaan Lahan Tukar Guling PT BTID

    Dokumen dan Verifikasi Lapangan Perkuat Keberadaan Lahan Tukar Guling PT BTID

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    KARANGASEM – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karangasem memastikan keberadaan lahan pengganti seluas 40,02 hektar dalam proses tukar menukar kawasan hutan yang berkaitan dengan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi lapangan bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali serta penelusuran terhadap dokumen-dokumen administrasi yang menjadi dasar proses tukar guling tersebut. […]

  • Fantastis! Uang Korupsi Rp358 Miliar Disembunyikan dalam Botol Air Mineral, Eks Wamen Irak Terseret Skandal Besar

    Fantastis! Uang Korupsi Rp358 Miliar Disembunyikan dalam Botol Air Mineral, Eks Wamen Irak Terseret Skandal Besar

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Sumber – CNBC Indonesia  IRAK – Aparat penegak hukum Irak mengungkap temuan mengejutkan dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Wakil Menteri Perminyakan Bidang Pengolahan, Adnan Al-Jumaili. Sebanyak US$20 juta atau sekitar Rp358 miliar ditemukan disembunyikan di dalam botol-botol air mineral saat penggeledahan di kediamannya di Tikrit. Temuan tersebut diumumkan oleh Dewan Yudisial Tertinggi […]

expand_less