Breaking News
light_mode

Empat WNA Australia Diduga Terkait, Polisi Kejar Fakta Kematian WNA Inggris di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polresta Denpasar mendalami dugaan kekerasan terhadap WNA Inggris berinisial PID yang meninggal setelah menjalani perawatan. Empat WNA Australia yang diduga terkait telah meninggalkan Indonesia sehari setelah kejadian.

DENPASAR — Polresta Denpasar terus mendalami kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Inggris berinisial PID yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Denpasar.

Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WITA di salah satu tempat hiburan di kawasan Legian, Kabupaten Badung.

Setelah kejadian, korban sempat kembali ke hotel tempatnya menginap. Tiga hari kemudian, tepatnya 8 Agustus 2026, korban mendapat penanganan medis di RS Murni Teguh. Sehari berselang, korban kemudian dibawa ke RS BIMC untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Namun, pada 20 Agustus 2026 sekitar pukul 12.06 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSU Dharma Yadnya.

Anak Korban Laporkan Peristiwa ke Polisi

Setelah korban meninggal, pihak keluarga melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada kepolisian.

Anak korban, Liam Michael Dougan, melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polsek Kuta pada 20 Agustus 2026. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/91/VIII/2026/Polsek Kuta.

Penyidik kemudian melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti yang berkaitan dengan dugaan kekerasan tersebut.

Empat WNA Australia Diduga Terkait

Dari hasil pendalaman awal, polisi memperoleh informasi mengenai dugaan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban oleh sejumlah WNA.

Polresta Denpasar menyebut terdapat empat WNA berkewarganegaraan Australia yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Keempatnya berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ.

Berdasarkan data perlintasan keimigrasian, keempat WNA tersebut tercatat telah meninggalkan Indonesia pada 6 Agustus 2026 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan tujuan Australia.

Meski demikian, kepolisian belum menetapkan kesimpulan mengenai peran maupun pertanggungjawaban pidana keempat orang tersebut.

Penyidik masih mendalami keberadaan masing-masing orang saat kejadian, peran mereka dalam peristiwa, hubungan satu sama lain, serta aktivitas sebelum dan setelah dugaan penganiayaan.

CCTV dan Keterangan Saksi Jadi Bahan Pendalaman

Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk keluarga korban, petugas keamanan, pekerja di lokasi kejadian, serta pihak lain yang dinilai mengetahui rangkaian peristiwa.

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga menelusuri rekaman CCTV dan video yang berkaitan dengan kejadian.

Bukti-bukti tersebut menjadi bagian penting untuk menyusun rangkaian kejadian sekaligus mengetahui dugaan peran masing-masing pihak.

Polisi Dalami Penyebab Kematian

Polresta Denpasar menegaskan bahwa penyebab kematian korban masih dalam proses pendalaman. Polisi juga belum menyimpulkan hubungan antara kondisi medis korban dengan dugaan penganiayaan yang terjadi pada 5 Agustus 2026.

Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik akan berkoordinasi dengan dokter forensik serta pihak rumah sakit. Polisi juga merencanakan proses autopsi terhadap jenazah guna memperoleh hasil pemeriksaan medis yang dapat menjadi bagian dari pembuktian.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan bukti dan prosedur hukum.

“Kami akan mengungkap secara terang rangkaian peristiwa ini, termasuk peran masing-masing pihak dan penyebab meninggalnya korban. Proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Polresta Koordinasi dengan Inggris dan Imigrasi

Dalam perkembangan penanganan perkara, Sat Reskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta melakukan koordinasi dengan pihak Konsulat/Kedutaan Besar Inggris terkait meninggalnya warga negara Inggris tersebut.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan RS BIMC untuk memperoleh informasi mengenai kondisi korban, penanganan medis, waktu korban dinyatakan meninggal dunia, serta dokumen medis yang berkaitan dengan korban.

Selain itu, kepolisian melakukan koordinasi mengenai keberadaan jenazah di RSU Dharma Yadnya dan berupaya menghubungi keluarga korban.

Penyidik juga berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk mendalami informasi keimigrasian yang berkaitan dengan para WNA yang diduga terkait.

Polresta Denpasar menegaskan belum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian maupun pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.

Seluruh keterangan saksi, rekaman CCTV, video, dokumen medis, serta hasil pemeriksaan forensik akan dianalisis secara menyeluruh sebelum kepolisian menentukan langkah hukum berikutnya.

“Kami akan menangani perkara ini secara profesional, transparan dan objektif berdasarkan alat bukti yang ada,” tegas Kapolresta Denpasar.

Polresta Denpasar juga mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian meminta semua pihak memberikan ruang kepada penyidik untuk mengungkap perkara tersebut secara objektif dan menyeluruh.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • yono789game

    Honestly the game variety here is insane. I spent the whole weekend exploring different rooms and didn’t get bored once. Highly recommend yono789game for anyone looking for real excitement.

    Balas31 Agustus 2026 3:12 PM
  • abjilicasino

    Really impressed with the bonus offers here. It gave me a great head start when I first signed up. The slots are fair and the graphics are top notch. Give abjilicasino a try if you love big wins!

    Balas30 Agustus 2026 1:07 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi Mobile Baru, Swiss-Belhotel International Perkuat Pengalaman Tamu di Swiss-Belboutique Yogyakarta

    Aplikasi Mobile Baru, Swiss-Belhotel International Perkuat Pengalaman Tamu di Swiss-Belboutique Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    YOGYAKARTA – Swiss-Belhotel International terus mempercepat transformasi digitalnya dengan meluncurkan aplikasi mobile yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh. Inovasi ini juga memberikan nilai tambah bagi tamu yang menginap di berbagai properti, termasuk Swiss-Belboutique Yogyakarta. Aplikasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem digital perusahaan yang telah dibangun sejak tahun lalu, mencakup pembaruan website, implementasi […]

  • Diplomasi Olahraga di Denpasar, Konsulat Australia Ajak Pelajar Perkuat Persahabatan Lewat AFL

    Diplomasi Olahraga di Denpasar, Konsulat Australia Ajak Pelajar Perkuat Persahabatan Lewat AFL

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, Bali — Momentum Hari Olahraga Internasional untuk Pembangunan dan Perdamaian dimanfaatkan Konsulat-Jenderal Australia di Bali untuk memperkuat hubungan antar masyarakat melalui kegiatan olahraga. Pada Selasa (8/4/2026), Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, mengunjungi SMA Muhammadiyah 1 Denpasar dan mengikuti pelatihan Australian Rules Football (AFL) bersama para pelajar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperingati […]

  • Komisi III Soroti Dugaan “Hibah Membungkam Aparat” dalam RDP Kasus Videografer

    Komisi III Soroti Dugaan “Hibah Membungkam Aparat” dalam RDP Kasus Videografer

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta — Komisi III DPR RI kembali menjadi sorotan publik setelah mengangkat isu sensitif dalam rapat dengar pendapat (RDP), yakni dugaan praktik pemberian hibah kepada aparat yang berpotensi melemahkan independensi penegakan hukum. Dalam forum tersebut, anggota dewan menyinggung indikasi adanya fasilitas seperti kendaraan dinas dan bentuk hibah lain yang diduga bisa memengaruhi objektivitas aparat dalam […]

  • Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Aktivis Kritik Minim Keterlibatan Publik

    Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Aktivis Kritik Minim Keterlibatan Publik

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri melalui Surat Perintah Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/TUK.2.1/2025 tertanggal 17 September 2025. Tim tersebut beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah Polri, dengan Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk sebagai ketua. Dalam struktur kepemimpinan, Kapolri bertindak sebagai pelindung, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi penasihat, sementara […]

  • Royal Ambarrukmo Rayakan 14 Tahun dengan Prosesi Adat Ladosan Dhahar

    Royal Ambarrukmo Rayakan 14 Tahun dengan Prosesi Adat Ladosan Dhahar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    YOGYAKARTA – “Rum Kuncaraning Bangsa, Dumunung Aneng Luhuring Budaya,” pepatah Jawa yang menegaskan kejayaan bangsa terletak pada keluhuran budayanya, menjadi ruh perayaan hari jadi ke-14 Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Pada Sabtu, 18 Oktober 2025 mendatang, hotel bersejarah ini akan menghadirkan prosesi adat Ladosan Dhahar sebagai wujud pelestarian tradisi. Untuk reservasi dan diskon hubungi Royal Ambarrukmo klik […]

  • Meditasi Massal Diklaim Turunkan Angka Kriminalitas, Benarkah?

    Meditasi Massal Diklaim Turunkan Angka Kriminalitas, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta – Bisakah duduk diam dan bermeditasi bersama-sama benar-benar menurunkan angka kejahatan di sebuah kota? Pertanyaan ini bukan sekadar imajinasi. Beberapa penelitian sosial justru mengungkap fenomena menarik yang dikenal dengan istilah Maharishi Effect. Fenomena ini pertama kali diperkenalkan oleh Maharishi Mahesh Yogi, seorang guru spiritual asal India. Ia menyebutkan, ketika sekelompok besar orang melakukan meditasi […]

expand_less