Breaking News
light_mode

Bandara Bali Utara di Jalur RPJMN, Asa Pemerataan dan Napas Baru bagi Bali

  • account_circle Ray
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pemerintah pusat akhirnya memberi sinyal tegas bagi masa depan Bali Utara. Kementerian Perhubungan menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Bandar Udara Internasional Bali Utara (BIBU), sebuah proyek strategis yang telah masuk dalam indikasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Masuknya BIBU ke dalam dokumen perencanaan nasional menandai keseriusan negara menjawab ketimpangan pembangunan di Pulau Dewata yang selama puluhan tahun bertumpu di wilayah selatan.

Dukungan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto tentang pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas nasional. Bali, sebagai etalase pariwisata Indonesia, dinilai tak bisa lagi bergantung pada satu pintu udara. Studi Kemenhub menunjukkan Bandara I Gusti Ngurah Rai diprediksi tak mampu menampung lonjakan penumpang mulai 2027. Kepadatan kronis, keterbatasan ruang pengembangan, dan risiko gangguan operasional menjadi alarm yang tak bisa diabaikan.

Namun jalan menuju BIBU bukan tanpa liku. Proses penetapan lokasi bandara mengalami dinamika panjang. Lokasi awal di Desa Kubutambahan, sekitar 12 kilometer dari Singaraja, dibatalkan Pemerintah Provinsi Bali pada 2020. Pemprov kemudian mengusulkan Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sebagai lokasi baru. Pilihan ini membawa konsekuensi besar: jarak tempuh yang jauh dari pusat pemerintahan dan sentra pariwisata Bali selatan, serta posisi bandara yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat.

Dari Denpasar, waktu tempuh ke Sumberklampok mencapai hampir empat jam. Dari Singaraja pun perlu sekitar dua jam perjalanan. Artinya, pembangunan bandara ini tak bisa berdiri sendiri. Konektivitas darat menjadi kunci, termasuk realisasi Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi yang selama ini dinanti sebagai urat nadi baru Pulau Bali. Tanpa infrastruktur pendukung, bandara berisiko menjadi proyek megah yang terisolasi.

Kementerian Perhubungan menegaskan, dukungan tidak berarti mengabaikan aturan. Seluruh proses pembangunan wajib patuh pada regulasi, mulai dari izin penetapan lokasi (Penlok), kesesuaian tata ruang, hingga aspek lingkungan. Pemerintah Provinsi Bali kini dibebani tanggung jawab besar untuk menyesuaikan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RT/RW) agar selaras dengan kebutuhan teknis yang telah dihitung Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menegaskan pembangunan BIBU harus berpijak pada prinsip 3S + 1C: safety, security, services, dan compliance. Keselamatan penerbangan, keamanan, kualitas layanan, serta kepatuhan hukum menjadi harga mati. “Pembangunan Bandara Bali Utara merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Seluruh prosesnya harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Persoalan lahan menjadi perhatian serius. Kemenhub meminta jaminan bahwa lahan yang digunakan bebas sengketa dan tidak dijaminkan. Pembebasan lahan harus tuntas agar memberi kepastian hukum bagi masyarakat setempat dan pengembang. Karena berdekatan dengan kawasan konservasi, izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi syarat mutlak. Di titik inilah kepekaan pemerintah diuji: membangun tanpa merusak, tumbuh tanpa mengorbankan alam Bali yang menjadi ruh pariwisata itu sendiri.

Di balik segala tantangan, harapan besar menguat dari Bali Utara. BIBU diproyeksikan bukan sekadar bandara pelengkap, melainkan pengungkit ekonomi baru. Pariwisata tak lagi terpusat di Kuta, Nusa Dua, atau Sanur. Buleleng, Jembrana, dan kawasan barat Bali berpeluang tumbuh sebagai destinasi baru, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah yang selama ini dirasakan masyarakat Bali.

Bandara ini juga diposisikan sebagai penyeimbang beban Bandara I Gusti Ngurah Rai—sebuah “napas cadangan” bagi Bali di tengah arus wisatawan dunia yang terus meningkat. Jika dijalankan dengan perencanaan matang, keberanian politik, dan keberpihakan pada rakyat serta lingkungan, BIBU dapat menjadi simbol perubahan arah pembangunan Bali: lebih adil, lebih merata, dan lebih berkelanjutan.

Bagi masyarakat Bali, khususnya di utara pulau, rencana ini adalah janji yang lama dinanti. Kini bola ada di tangan pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan janji itu tak berhenti di atas kertas. Jika terealisasi dengan benar, Bandara Bali Utara bukan hanya membuka langit baru, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (8)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jawara Beton Lapas Tangerang, Dari Limbah PLTU Jadi Industri Bernilai Tinggi

    Jawara Beton Lapas Tangerang, Dari Limbah PLTU Jadi Industri Bernilai Tinggi

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kian menunjukkan inovasi dengan menghadirkan produk ramah lingkungan “Jawara Beton”, berupa paving block dan batako hasil karya Warga Binaan. Produk ini memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA), limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar, Banten. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, yang meninjau langsung […]

  • FAJI Bali Ramaikan Porprov Bali XVI Lewat Eksibisi, Badung Juara Umum Siapkan Jalan ke Porprov 2027

    FAJI Bali Ramaikan Porprov Bali XVI Lewat Eksibisi, Badung Juara Umum Siapkan Jalan ke Porprov 2027

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    BADUNG – Eksibisi berlanjut dari Cabang olahraga (cabor) arung jeram yang tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025, digelar di sungai dekat Pura Dalem Desa Adat Kutaraga, Mambal, Badung. Berita sebelumnya, Arung Jeram Bali Tampil Perdana di Porprov XVI Lewat Eksebisi Tim yang berjumlah 6 dari Cabang Olahraga (Cabor) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) […]

  • Aplikasi Mobile Baru, Swiss-Belhotel International Perkuat Pengalaman Tamu di Swiss-Belboutique Yogyakarta

    Aplikasi Mobile Baru, Swiss-Belhotel International Perkuat Pengalaman Tamu di Swiss-Belboutique Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    YOGYAKARTA – Swiss-Belhotel International terus mempercepat transformasi digitalnya dengan meluncurkan aplikasi mobile yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh. Inovasi ini juga memberikan nilai tambah bagi tamu yang menginap di berbagai properti, termasuk Swiss-Belboutique Yogyakarta. Aplikasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem digital perusahaan yang telah dibangun sejak tahun lalu, mencakup pembaruan website, implementasi […]

  • WKS Klarifikasi Unggahan Media Sosial, Tegaskan Prinsip dan Dorong Transparansi Desa Adat

    WKS Klarifikasi Unggahan Media Sosial, Tegaskan Prinsip dan Dorong Transparansi Desa Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Denpasar – Unggahan terbaru dari akun media sosial milik WKS kembali menuai perhatian masyarakat. Beberapa pihak menganggap unggahan tersebut sebagai bentuk “playing victim” atau seolah menyalahkan pihak lain. Namun saat diwawancarai pada 17 Juli, WKS membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa maksud pernyataannya telah dipelintir. Berita sebelumnya Ancaman Kasepekang Desa Pemogan Dinilai Tak Manusiawi, Jro […]

  • Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional terkait Konflik Rusia-Ukraina

    Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional terkait Konflik Rusia-Ukraina

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    Jakarta — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, dijadwalkan akan berpartisipasi dalam seminar online internasional yang diselenggarakan Pemerintah Russia, pada tanggal 23 Oktober 2025 mendatang, yang dipusatkan di Wina, Austria. Pria yang baru saja memberikan pidato di PBB itu diundang Kedutaan Besar Rusia di Jakarta untuk berkenan menghadiri seminar dimaksud. Tema […]

  • ADWITI Resmi Berdiri, Siap Bangun Standarisasi Layanan Dharma Wisata dan Tirta Yatra

    ADWITI Resmi Berdiri, Siap Bangun Standarisasi Layanan Dharma Wisata dan Tirta Yatra

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ray
    • 7Komentar

    DENPASAR – Pengukuhan Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) telah resmi dilaksanakan di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali di Jl.Letjen S Parman, Renon, Selasa (2/6). Pengukuhan ini pimpin langsung oleh Anggota DPD RI Perwakilan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedekarna MWS III, SE, M.Si yang akrab disapa AWK, yang juga sebagai […]

expand_less