Breaking News
light_mode

Deadlock Rekomendasi BTID, Pansus TRAP Diminta Konsisten dan Libatkan Masyarakat Lokal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik terkait rekomendasi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terhadap PT Bali Turtle Island Development (BTID) selaku pengelola KEK Kura-Kura Bali masih menemui jalan buntu. Rekomendasi yang sedianya disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (18/5), ditunda karena adanya perbedaan pandangan internal.

Tokoh masyarakat Dr. I Nyoman Sender.

Tokoh masyarakat Dr. I Nyoman Sender menilai keberadaan Pansus TRAP penting untuk menjaga kepastian investasi di Bali. Namun, ia mengingatkan agar pansus bekerja konsisten, tidak tebang pilih, tidak diskriminatif, dan tetap profesional dalam mengawasi persoalan tata ruang serta perizinan.

Menurutnya, pengawasan yang terlalu longgar dapat memicu pelanggaran, tetapi jika terlalu ketat juga berpotensi menghambat minat investor masuk ke Bali. Ia menilai sikap DPRD Bali saat ini menunjukkan adanya perbedaan arah dalam menyikapi proyek strategis nasional tersebut.

Sender juga menyoroti rencana pengembangan Bali sebagai pusat keuangan internasional atau International Financial Center (IFC) di kawasan KEK Kura-Kura Bali. Ia menilai gagasan tersebut layak didukung karena berpotensi memperkuat posisi Bali di tingkat global, asalkan tetap diimbangi pengawasan ketat dan kesiapan infrastruktur.

Sementara itu, akademisi Prof. I Gede Sutarya menegaskan pembangunan KEK harus berlandaskan nilai Tri Hita Karana, khususnya aspek pawongan atau pemberdayaan masyarakat lokal. Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pengelolaan, hingga pengawasan kawasan masih minim.

“Peran masyarakat lokal harus diperbesar agar manfaat ekonomi dan budaya juga dirasakan langsung oleh warga Bali,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Anak Agung Bagus Tri Candra Arka menegaskan pansus tidak anti-investasi. Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan tata ruang, lingkungan, dan perizinan berjalan tertib tanpa merugikan masyarakat maupun alam Bali.

Ia juga menilai proyek KEK Kura-Kura Bali sebagai bagian dari program strategis nasional yang berpotensi membuka lapangan kerja dan ruang usaha bagi UMKM lokal. Namun, seluruh kelengkapan administrasi dan perizinan tetap harus dirapikan jika masih ditemukan kekurangan di lapangan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prada Lucky Chepril Dimakamkan dengan Upacara Militer di TPU Mapoli Kupang

    Prada Lucky Chepril Dimakamkan dengan Upacara Militer di TPU Mapoli Kupang

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    KUPANG, NTT – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Alm. Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang digelar secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mapoli, Kelurahan Air Nona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu (9/8/2025) sore. Upacara dimulai pukul 15.20 WITA dengan Inspektur Upacara (Irup) Kepala Staf Brigif 21/Komodo Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Komandan […]

  • BULOG Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bali

    BULOG Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bali

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perum BULOG Kanwil Bali mengambil langkah cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, BULOG tidak hanya menyalurkan bantuan pangan, tetapi juga mendirikan posko tanggap darurat untuk memudahkan para korban mendapatkan kebutuhan pokok, 13 September 2025. Dua posko tersebut ditempatkan di titik strategis […]

  • Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat. Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan […]

  • Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    Sidang Jro Kepisah! Prof Sadjijono Sebut Pemalsuan Silsilah Tak Bisa Dipidana Tanpa Putusan Perdata

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Sidang lanjutan perkara dugaan pemalsuan silsilah keluarga dengan terdakwa Anak Agung Ngurah Oka kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (22/7/2025). Agenda persidangan kali ini menghadirkan ahli hukum pidana Prof. Dr. Sadjijono, S.H., M.Hum dari Universitas Bhayangkara Surabaya yang memberikan pendapat penting terkait konstruksi hukum dalam perkara tersebut. Dalam keterangannya, Prof. Sadjijono menegaskan […]

  • Ombudsman Soroti 652 Aduan THR Belum Tuntas, Minta Pengawasan 2026 Diperkuat

    Ombudsman Soroti 652 Aduan THR Belum Tuntas, Minta Pengawasan 2026 Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Ombudsman RI menilai pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi pekerja swasta belum berjalan optimal. Dalam kurun 2023 hingga 2025, tercatat 652 laporan dugaan maladministrasi distribusi THR yang belum sepenuhnya diselesaikan pemerintah. Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, menyatakan persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius menjelang pembayaran THR 2026. Ia meminta […]

  • Nyoman Tirtawan Desak Sampah Wajib Dipilah dari Rumah, Sekolah Diminta Jadi Motor Perubahan

    Nyoman Tirtawan Desak Sampah Wajib Dipilah dari Rumah, Sekolah Diminta Jadi Motor Perubahan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Mantan anggota DPRD Bali itu mendorong pemerintah membangun sistem pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga sekolah, sekaligus memasukkan kegiatan kebersihan lingkungan ke dalam pembentukan karakter peserta didik. DENPASAR – Persoalan sampah di Bali dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan. Tokoh masyarakat Bali, Nyoman Tirtawan, mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dengan menjadikan […]

expand_less