Breaking News
light_mode

Siswa Tercecer Cara Oknum Pejabat Cari Cuan Lewat Siswa Jalur Titipan, Gung De Sebut Ombudsman Tak Bekerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Keperdulian terhadap kualitas pendidikan di Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T. (Gung De) setiap tahun menyoroti celah siswa titipan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Bali.

Tokoh Bali ini sangat getol dalam memperjuangkan keadilan bagi siswa dalam memperoleh pendidikan sesuai prestasi yang didapat, alih – alih menyerahkan bangku pendidikan kepada titipan pejabat yang hutang budi pada calo pemilihnya.

Gung De.

Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST (Gung De) mendatangi Ombudsman Provinsi Bali menanyakan laporannya yang telah lebih dulu dikirim. Dirinya menyebutkan telah menyirimkan bukti 6.000 siswa titipan oknum lengkap dengan nama, alamat, oknum DPRD dan sekolah.

“Mestinya itu dikeluarkan atau dipecat, ” Tegasnya diruang tunggu Ombudsman Bali, Rabu 22 April 2026.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak adanya kejelasan yang berarti yang dilakukan oleh oknum pejabat Ombudsman dalam menyikapi hal ini, bahkan dari pejabat sebelumnya yakni Umar Ibnu Alkhatab sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali (10 tahun menjabat) sampai yang saat ini 2026.

Gung De yang juga merupakan sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mencurigai bahwa adanya 1.480 siswa tercecer yang belum diterima di sekolah negeri sekaligus belum terdaftar di sekolah swasta, namun bagi Gung De itu notabene adalah cara gelap titipan oknum pejabat pada tahun ajaran 2026/2027.

“Saya datang ke Ombudsman hari ini untuk melihat laporan – laporan saya yang terdahulu yang akan di tracking katanya. Tapi faktanya dari tahun ke tahun masih saja ada jalur belakang pendidikan di Provinsi Bali ini, ” Ujarnya tegas.

Ia juga menyindir bahwa Ombudsman dibiayai oleh pajak – pajak rakyat kecil bahkan juga membuat posko pengaduan dan pengawasan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) / Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Posko itu dibentuk untuk mengawasi dugaan maladministrasi, kecurangan, pungutan liar, hingga praktik siswa titipan. Baginya Ombudsman belum bekerja maksimal lantaran masih ada dugaan siswa titipan dari oknum pejabat.

“Saya Sekretaris ARUN DPD Bali ingin mengatakan bahwa kepada ketua umum kami di komisi III untuk turun ke Bali untuk mengecek lembaga – lembaga yang mengawasi kebijakan publik, ” Ujarnya.

Jalur belakang oknum pejabat ini juga dikatakannya menutup akses bagi anak – anak miskin yang giat belajar dalam meraih prestasi yang baik, “Ribuan jatah mereka diambil oleh titipan oknum pejabat dan mereka akan lahir sebagai koruptor karena dimanja oleh cara – cara curang yang tidak masuk akal, ” Tegas Gung De.

Ia juga meminta untuk Kejaksaan, kepolisian, KPK untuk mengambil tindakan tegas demi keberlangsungan pendidikan dan mental anak didik yang kelak menjadi masa depan bangsa.

“Jangan rusak generasi muda dengan cara curang, “tutupnya.

Dewa Ayu Tismayuni selaku Asisten Pemeriksa Ombudsman Bali.

Menemui pihak Ombudsman Bali, Dewa Ayu Tismayuni selaku Asisten Pemeriksa Ombudsman Bali menerangkan bahwa setiap laporan kepada instansi ini diberikan sebuah nomer registrasi pendaftaran yang nantinya dapat pakai untuk mendapatkan keterangan dari pengaduan yang dilakukan.

“Untuk tahun ajaran saat ini ya pak (2026-2027) memang ada pendistribusian siswa yang tidak mendapatkan sekolah oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Bali, ” Sebutnya.

Dikatakannya siswa tercecer adalah siswa yang sudah mendaftarkan sekolah tetapi tidak mendapatkan sekolah jalur prestasi maupun domisili. Dari sinilah Dinas Pendidikan melihat siswa yang tercecer dan didistribusikan ke sekolah – sekolah yang masih memiliki daya tampung, itu juga dengan persetujuan dari pihak masyarakat sendiri.

“Misal SMAN 11 dan SMAN 12 ditanyakan apakah si anak itu mau bersekolah disitu begitu pak, ” Ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sekolah – sekolah yang dimaksud dalam perseteruan tadi adalah sekolah – sekolah yang sudah memiliki daya tampung.

Daya tampung ini diartikan adalah bila sudah tidak adanya daya tampung jalur prestasi atau jalur domisili, maka sekolah tersebut sudah tidak memiliki daya tampung lagi untuk mengambil siswa.

Ia juga menyebutkan bahwa selalu membuat laporan tindak lanjut kepada masyarakat terhadap laporan yang diterima selama ini.

“Maka dari itu kami minta nomer registernya, nama dan tanggal berapa laporan itu dibuat agar kami bisa cross check itu, ” Sebutnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Israel

    casino palermo tragamonedas

    Feel free to surf to my web-site … Juegos De Casinos Gratis De Frutas

    Balas10 Oktober 2026 8:20 AM
  • Wilburn

    Parents, secondary school math tuition іѕ essential to ease yoսr child’ѕ post-PSLE anxiety ɑbout
    secondary math in Singapore.

    Power lor, Singapore’ѕ math dominance globally іs s᧐mething else sia!

    For families, ease worries ѡith Singapore math tuition’ѕ
    positioning. Secondary math tuition attitudes transform.
    Secondary 1 math tuition reasoning founds.

    Secondary 2 math tuition ᥙѕеs lifetime access tⲟ alumni networks.
    Secondary 2 math tuition builds enduring communities.

    Connected tһrough secondary 2 math tuition, assistance
    сontinues. Secondary 2 math tuition fosters bonds.

    Јust prior to O-Levels, secondary 3 math exams stress tһe requirement for excellence to forge
    a сourse tο academic accolades. Strong performance mitigates tһе intensity of last revisions, concentrating օn technique.
    In Singapore, it opens avenues tߋ elite junior colleges.

    Secondary 4 exams promote physical care іn Singapore’s syѕtem.

    Secondary 4 math tuition hydrates minds. Тhіѕ health sustains Ο-Level
    focus. Secondary 4 math tuition balances.

    Ꮃhile exams test aptitude, math serves ɑѕ a key talent іn the AI boom, driving advancements іn translation software.

    Loving math аnd applying its principles іn everyday real-life іs key
    to mathematical excellence.

    Ƭhe practice іѕ important f᧐r creating customized
    study timetables based оn patterns fгom Singapore
    secondary school papers.

    Singapore students improve math exam гesults tһrough online tuition е-learning that incorporates real-ԝorld
    applications tⲟ make concepts relatable.

    Eh sia, chill leh, secondary school іn Singapore safe,
    no extra pressure рlease.

    Feel free tօ visit my blog … math tuition singapore

    Balas21 Agustus 2026 6:44 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Gubernur NTB Dua Kali Mangkir, PKS Didesak Konsisten Soal Antikorupsi

    Eks Gubernur NTB Dua Kali Mangkir, PKS Didesak Konsisten Soal Antikorupsi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Publik menilai komitmen antikorupsi partai harus dibuktikan dengan menghormati proses hukum tanpa membedakan kader sendiri maupun lawan politik. MATARAM – Sorotan publik mengarah kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyusul belum hadirnya mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, dalam dua kali pemanggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi […]

  • Kantah Badung Tuan Rumah Pembinaan dan Pelatihan Standarisasi Pengelolaan IGT

    Kantah Badung Tuan Rumah Pembinaan dan Pelatihan Standarisasi Pengelolaan IGT

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 3Komentar

    Badung – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung menjadi tuan rumah kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Standarisasi Pengelolaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) Pertanahan dan Ruang yang berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Maret 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Badung ini diikuti oleh sejumlah peserta yang berkaitan dengan pengelolaan data pertanahan dan tata ruang. […]

  • Dorong Akses Pura di Kawasan BTID, PHDI Ingin Harmonis Sampai Masa Mendatang

    Dorong Akses Pura di Kawasan BTID, PHDI Ingin Harmonis Sampai Masa Mendatang

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menegaskan pentingnya penyelesaian polemik akses menuju pura-pura yang berada di kawasan PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Serangan, Denpasar. Penyelesaian tersebut dinilai mendesak agar tidak memicu konflik berkepanjangan yang dapat merugikan masyarakat Bali. Hal itu mengemuka dalam Rapat Perlindungan Pura di Kawasan BTID Serangan yang […]

  • Aksi Damai KMBD dan Aliansi Umat Islam Medan Dukung Surat Edaran Wali Kota untuk Medan Tertib dan Asri

    Aksi Damai KMBD dan Aliansi Umat Islam Medan Dukung Surat Edaran Wali Kota untuk Medan Tertib dan Asri

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    METAR, Medan – Sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh budaya, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, serta organisasi kemasyarakatan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI), dan Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Medan menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan […]

  • Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    Gugat Booking.com Rp260 Miliar, Konsumen Tuntut Penutupan Operasional di Indonesia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Platform pemesanan global Booking.com digugat secara hukum oleh seorang konsumen asal Jawa Barat karena diduga melakukan pembatalan sepihak atas pemesanan layanan akomodasi. Gugatan dilayangkan oleh Tri Prasetyo Ari Wibowo melalui kuasa hukumnya, Sugiyanto, S.H., ke Pengadilan Negeri Denpasar, dengan nilai tuntutan kompensasi mencapai 22 juta dolar Singapura atau sekitar Rp260 miliar. Tak hanya […]

  • Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    Bahayanya Pemblokiran Cloudflare oleh Komdigi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Isu ancaman pemblokiran layanan Cloudflare oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memicu kegelisahan di kalangan pengguna internet dan pelaku industri teknologi pada November 2025. Pemerintah menekan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut karena belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Meski jarang disadari publik, Cloudflare adalah fondasi penting bagi jutaan situs yang […]

expand_less