Breaking News
light_mode

Siswa Tercecer Cara Oknum Pejabat Cari Cuan Lewat Siswa Jalur Titipan, Gung De Sebut Ombudsman Tak Bekerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Keperdulian terhadap kualitas pendidikan di Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T. (Gung De) setiap tahun menyoroti celah siswa titipan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Bali.

Tokoh Bali ini sangat getol dalam memperjuangkan keadilan bagi siswa dalam memperoleh pendidikan sesuai prestasi yang didapat, alih – alih menyerahkan bangku pendidikan kepada titipan pejabat yang hutang budi pada calo pemilihnya.

Gung De.

Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST (Gung De) mendatangi Ombudsman Provinsi Bali menanyakan laporannya yang telah lebih dulu dikirim. Dirinya menyebutkan telah menyirimkan bukti 6.000 siswa titipan oknum lengkap dengan nama, alamat, oknum DPRD dan sekolah.

“Mestinya itu dikeluarkan atau dipecat, ” Tegasnya diruang tunggu Ombudsman Bali, Rabu 22 April 2026.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak adanya kejelasan yang berarti yang dilakukan oleh oknum pejabat Ombudsman dalam menyikapi hal ini, bahkan dari pejabat sebelumnya yakni Umar Ibnu Alkhatab sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali (10 tahun menjabat) sampai yang saat ini 2026.

Gung De yang juga merupakan sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mencurigai bahwa adanya 1.480 siswa tercecer yang belum diterima di sekolah negeri sekaligus belum terdaftar di sekolah swasta, namun bagi Gung De itu notabene adalah cara gelap titipan oknum pejabat pada tahun ajaran 2026/2027.

“Saya datang ke Ombudsman hari ini untuk melihat laporan – laporan saya yang terdahulu yang akan di tracking katanya. Tapi faktanya dari tahun ke tahun masih saja ada jalur belakang pendidikan di Provinsi Bali ini, ” Ujarnya tegas.

Ia juga menyindir bahwa Ombudsman dibiayai oleh pajak – pajak rakyat kecil bahkan juga membuat posko pengaduan dan pengawasan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) / Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Posko itu dibentuk untuk mengawasi dugaan maladministrasi, kecurangan, pungutan liar, hingga praktik siswa titipan. Baginya Ombudsman belum bekerja maksimal lantaran masih ada dugaan siswa titipan dari oknum pejabat.

“Saya Sekretaris ARUN DPD Bali ingin mengatakan bahwa kepada ketua umum kami di komisi III untuk turun ke Bali untuk mengecek lembaga – lembaga yang mengawasi kebijakan publik, ” Ujarnya.

Jalur belakang oknum pejabat ini juga dikatakannya menutup akses bagi anak – anak miskin yang giat belajar dalam meraih prestasi yang baik, “Ribuan jatah mereka diambil oleh titipan oknum pejabat dan mereka akan lahir sebagai koruptor karena dimanja oleh cara – cara curang yang tidak masuk akal, ” Tegas Gung De.

Ia juga meminta untuk Kejaksaan, kepolisian, KPK untuk mengambil tindakan tegas demi keberlangsungan pendidikan dan mental anak didik yang kelak menjadi masa depan bangsa.

“Jangan rusak generasi muda dengan cara curang, “tutupnya.

Dewa Ayu Tismayuni selaku Asisten Pemeriksa Ombudsman Bali.

Menemui pihak Ombudsman Bali, Dewa Ayu Tismayuni selaku Asisten Pemeriksa Ombudsman Bali menerangkan bahwa setiap laporan kepada instansi ini diberikan sebuah nomer registrasi pendaftaran yang nantinya dapat pakai untuk mendapatkan keterangan dari pengaduan yang dilakukan.

“Untuk tahun ajaran saat ini ya pak (2026-2027) memang ada pendistribusian siswa yang tidak mendapatkan sekolah oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Bali, ” Sebutnya.

Dikatakannya siswa tercecer adalah siswa yang sudah mendaftarkan sekolah tetapi tidak mendapatkan sekolah jalur prestasi maupun domisili. Dari sinilah Dinas Pendidikan melihat siswa yang tercecer dan didistribusikan ke sekolah – sekolah yang masih memiliki daya tampung, itu juga dengan persetujuan dari pihak masyarakat sendiri.

“Misal SMAN 11 dan SMAN 12 ditanyakan apakah si anak itu mau bersekolah disitu begitu pak, ” Ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sekolah – sekolah yang dimaksud dalam perseteruan tadi adalah sekolah – sekolah yang sudah memiliki daya tampung.

Daya tampung ini diartikan adalah bila sudah tidak adanya daya tampung jalur prestasi atau jalur domisili, maka sekolah tersebut sudah tidak memiliki daya tampung lagi untuk mengambil siswa.

Ia juga menyebutkan bahwa selalu membuat laporan tindak lanjut kepada masyarakat terhadap laporan yang diterima selama ini.

“Maka dari itu kami minta nomer registernya, nama dan tanggal berapa laporan itu dibuat agar kami bisa cross check itu, ” Sebutnya.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jennifer Coppen Resmi Dilamar Justin Hubner, Cinta Baru Berlabuh ke Jenjang Serius

    Jennifer Coppen Resmi Dilamar Justin Hubner, Cinta Baru Berlabuh ke Jenjang Serius

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Hubungan asmara artis Jennifer Coppen dengan pesepakbola Tim Nasional Indonesia, Justin Hubner, resmi melangkah ke fase yang lebih serius. Jennifer—yang akrab disapa Mamari—mengumumkan bahwa dirinya telah dilamar sang kekasih dalam sebuah momen romantis yang sarat emosi dan kebahagiaan. Kabar bahagia itu dibagikan Mamari melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Lamaran tersebut berlangsung saat […]

  • China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    Beijing, 21 Januari 2026 — Pemerintah China secara resmi meningkatkan tekanan kepada Venezuela untuk segera menyelesaikan kewajiban utang miliaran dolar yang berasal dari sejumlah pinjaman yang diberikan selama era kepemimpinan Hugo Chávez. Ketegasan Beijing muncul di tengah dinamika politik dan ekonomi yang semakin kompleks di Amerika Latin akibat intervensi militer Amerika Serikat dan perubahan kepemimpinan […]

  • Puasa 72 Jam Terbukti Dapat Regenerasi Sistem Imun Secara Menyeluruh

    Puasa 72 Jam Terbukti Dapat Regenerasi Sistem Imun Secara Menyeluruh

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR -Sebuah penelitian terobosan mengungkap bahwa berpuasa selama 72 jam mampu sepenuhnya meregenerasi sistem kekebalan tubuh manusia. Para peneliti menemukan bahwa puasa berkepanjangan dapat memicu tubuh untuk mendaur ulang sel-sel imun yang rusak atau tua, dan menggantinya dengan sel kekebalan baru yang lebih sehat. Proses ini terjadi ketika kadar sel darah putih menurun selama masa […]

  • Jet Tempur F-16 Ukraina Dilaporkan Jatuh, Taktik Hanud Rusia Jadi Sorotan

    Jet Tempur F-16 Ukraina Dilaporkan Jatuh, Taktik Hanud Rusia Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Langit Ukraina kembali diwarnai eskalasi serius konflik udara. Sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon yang dioperasikan Angkatan Udara Ukraina dilaporkan jatuh dalam sebuah insiden yang langsung menarik perhatian komunitas militer internasional, termasuk negara-negara anggota NATO. Berbagai laporan dan analisis awal menyebutkan, pesawat tempur buatan Barat tersebut diduga ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara […]

  • Sembilan Filosofi Jawa di Bulan Sura, Warisan Luhur untuk Menemukan Jati Diri dan Kedamaian Hidup

    Sembilan Filosofi Jawa di Bulan Sura, Warisan Luhur untuk Menemukan Jati Diri dan Kedamaian Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 17Komentar

    DENPASAR – Bulan Sura atau Suro dalam penanggalan Jawa memiliki makna spiritual yang sangat mendalam. Bulan pertama dalam kalender Jawa ini dianggap sebagai momentum untuk introspeksi, menyucikan batin, dan menata ulang nilai-nilai kehidupan. Di bulan penuh kontemplasi ini, masyarakat Jawa diajak untuk kembali memahami sembilan filosofi hidup yang secara turun-temurun diajarkan sebagai panduan moral dan […]

  • Inklusivitas versus Filter Finansial! Bali Menguji Arah Baru Tata Kelola Pariwisata

    Inklusivitas versus Filter Finansial! Bali Menguji Arah Baru Tata Kelola Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Dr.(H.C.) Cipto Aji Gunawan DENPASAR – Wacana penerapan syarat minimal saldo rekening atau bukti solvabilitas bagi wisatawan mancanegara yang hendak masuk ke Bali menandai babak baru dalam arah kebijakan pariwisata Indonesia. Gagasan ini mencuat sebagai respons atas meningkatnya persoalan sosial dan keamanan yang belakangan kerap mencoreng citra Pulau Dewata, mulai dari fenomena wisatawan kehabisan bekal […]

expand_less