Breaking News
light_mode

BTID Dukung Tradisi Buka Puasa Bersama di Kampung Bugis Serangan, Sekaligus Gerakkan UMKM Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan kembali terasa di Kampung Bugis, Desa Serangan. PT Bali Turtle Island Development (BTID) mendukung kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga di Masjid As-Syuhada, salah satu ikon sejarah perkembangan Islam di Pulau Serangan.

Kampung Bugis sendiri merupakan permukiman muslim bersejarah yang didirikan oleh nelayan Bugis-Makassar sejak abad ke-17. Sejak masa itu, masyarakat Muslim dan Hindu di Serangan hidup berdampingan secara harmonis, mencerminkan nilai toleransi yang telah terjaga selama berabad-abad.

Masjid As-Syuhada menjadi simbol penting dari harmoni tersebut. Di tempat ini, kegiatan keagamaan maupun sosial kerap melibatkan berbagai unsur masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Masjid bersejarah ini juga menyimpan peninggalan unik berupa Al-Qur’an kuno yang diperkirakan berusia sekitar 200 tahun. Naskah tersebut ditulis tangan pada lembaran berbahan daun yang dilapisi kulit sapi sebagai penutup. Manuskrip yang diyakini dibawa oleh tokoh Islam Bugis dari Arab Saudi itu menjadi jejak penting perjalanan dakwah sekaligus pertemuan budaya pada masa lampau.

Dalam rangka menjaga tradisi kebersamaan tersebut, BTID tahun ini kembali berkontribusi dengan menyediakan hidangan takjil bagi jemaah Masjid As-Syuhada selama bulan Ramadan.

Ketua Takmir Majelis Masjid As-Syuhada Serangan, Muhammad Amir, mengapresiasi dukungan yang diberikan perusahaan tersebut. Menurutnya, BTID tidak hanya hadir saat Ramadan, tetapi juga kerap membantu berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

“BTID sangat mendukung kami dalam agenda keagamaan. Bukan hanya saat Ramadan, tetapi juga pada hari besar seperti Iduladha maupun peringatan besar Islam lainnya,” ujarnya.

Selama Ramadan, pengurus masjid menyiapkan sekitar 75 paket takjil setiap hari bagi para jemaah yang berbuka puasa di masjid. Menariknya, seluruh takjil tersebut diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga Kampung Bugis.

Melalui pola ini, kegiatan buka puasa bersama tidak hanya menjadi ruang berbagi di bulan suci, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian warga setempat.

“Takjil yang disiapkan berasal dari UMKM warga Kampung Bugis agar roda perekonomian berjalan. Dampaknya sangat positif, bahkan warga yang sebelumnya belum memiliki usaha kini mulai mendaftarkan diri menjadi pelaku UMKM,” kata Amir.

Secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat Serangan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga.

“Ini merupakan bentuk silaturahmi rutin kami dengan warga Desa Serangan. Kami senang dapat terus menjadi bagian dari tradisi di Masjid As-Syuhada, terlebih kegiatan ini juga melibatkan UMKM lokal,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga membawa manfaat bersama, baik dalam menjaga harmoni sosial maupun melestarikan nilai sejarah dan budaya yang ada di Pulau Serangan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Warga Coret Agama Resmi, Pilih Kepercayaan Tuhan YME di KTP!

    Puluhan Warga Coret Agama Resmi, Pilih Kepercayaan Tuhan YME di KTP!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BLITAR – Sebuah fenomena mengejutkan mengguncang Blitar! Puluhan warga Kabupaten Blitar secara terbuka mengganti kolom agama di KTP mereka menjadi “Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”. Langkah berani ini menjadi gelombang baru pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi yang memberi ruang hukum bagi para penghayat kepercayaan untuk diakui secara resmi dalam dokumen kependudukan. Kepala Dinas Kependudukan […]

  • Dua Remaja Asal Sumba Barat Daya Ditangkap Usai Curi Motor di Denpasar Timur

    Dua Remaja Asal Sumba Barat Daya Ditangkap Usai Curi Motor di Denpasar Timur

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Denpasar Timur berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Kusuma Atmaja, Denpasar Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih. Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menjelaskan kasus ini terungkap berawal […]

  • Pengeroyokan Wartawan di Minahasa Tenggara, Cermin Buram Penegakan Hukum dan Arogansi Mafia BBM

    Pengeroyokan Wartawan di Minahasa Tenggara, Cermin Buram Penegakan Hukum dan Arogansi Mafia BBM

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara – Kasus pengeroyokan terhadap wartawan berinisial O alias Onal di SPBU Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Selsasa, 03 Maret 2026, lalu kembali membuka luka lama tentang lemahnya penegakan hukum terhadap mafia BBM bersubsidi. Insiden ini terjadi ketika sang wartawan tengah melakukan pemantauan dugaan penyelewengan BBM di SPBU yang disebut-sebut […]

  • Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta, Maret 2026 – Sebuah keluarga kecil asal Yaman, terdiri dari ayah, ibu, dan seorang bayi, kini terjebak dalam ketidakpastian hukum di Indonesia. Kantor Imigrasi Muara Enim, Sumatera Selatan, sebelumnya telah memberikan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) selama dua tahun kepada keluarga ini untuk tinggal dan berusaha di Indonesia. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, mereka […]

  • BI Bali Anugerahi PT Dirgahayu Valuta Prima sebagai KUPVA Terbaik 2025

    BI Bali Anugerahi PT Dirgahayu Valuta Prima sebagai KUPVA Terbaik 2025

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali kembali menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 dengan mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Saing”. Forum strategis tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat optimisme pemulihan ekonomi sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor di Bali. Dalam agenda tersebut, BI […]

  • Pasikian atau Penguasaan? Putu Artha Sebut MDA Bajak Otonomi Desa Adat

    Pasikian atau Penguasaan? Putu Artha Sebut MDA Bajak Otonomi Desa Adat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kritik keras datang dari tokoh Bali sekaligus politikus, I Gusti Putu Artha, S.P., M.Si., terhadap eksistensi dan kewenangan Majelis Desa Adat (MDA) yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Dalam pandangannya yang tegas dan tajam, Putu Artha menyebut bahwa AD/ART MDA secara terang-terangan telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa […]

expand_less