Breaking News
light_mode

BTID Serahkan 10 Teba Modern ke Pasar Desa Adat Serangan, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Bali – PT Bali Turtle Island Development (BTID) menyerahkan 10 unit Teba Modern kepada Pasar Desa Adat Serangan sebagai upaya konkret memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat komunitas. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong tata kelola sampah yang lebih tertib, ramah lingkungan, serta selaras dengan kearifan lokal masyarakat setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan pada 21 Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BTID selaku Badan Usaha Pengelola dan Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri di Pulau Serangan.

Sebelumnya, pada 2025, melalui gerakan “Serangan Bersinar (Bersih, Indah dan Asri)”, BTID juga telah menyalurkan 19 unit Teba Modern kepada Desa Serangan. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan kawasan.

Teba Modern merupakan pengembangan dari konsep teba atau lubang sampah tradisional yang dimodifikasi menjadi sarana pengomposan organik alami. Melalui metode ini, volume sampah organik dapat ditekan sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanaman.

Kepala Pasar Desa Adat Serangan, I Wayan Suwarjaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, keberadaan Teba Modern membantu mendorong kedisiplinan pedagang dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BTID yang telah membantu pasar Desa Adat Serangan dengan memberikan Teba Modern ini. Dengan adanya teba, kami bisa memilah sampah. Sampah organik dibuang ke teba, sedangkan yang non-organik dapat dijual ke bank sampah di Serangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Badan Pengawas Pasar Desa Adat Serangan, I Made Warse. Ia menilai bantuan tersebut berdampak positif terhadap perubahan perilaku pedagang dalam mengelola sampah.

“Dengan adanya Teba Modern ini, pedagang pasar sedikit demi sedikit semakin disiplin dalam mengolah sampah mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, menegaskan bahwa pasar tradisional bukan hanya ruang transaksi ekonomi, tetapi juga dapat menjadi pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat.

“Kami percaya solusi lingkungan yang berkelanjutan selalu berakar dari inisiatif masyarakat. Peran BTID adalah mendukung agar penggunaan Teba Modern di pasar ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Bali,” ujarnya.

Selain pengelolaan sampah organik melalui Teba Modern, pedagang juga dapat menyalurkan sampah plastik dan kertas ke bank sampah setempat untuk dikonversi menjadi saldo rupiah. Skema ini tidak hanya memperkuat rantai pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi pedagang.

Salah satu pedagang, Darmi, mengaku inisiatif tersebut membawa manfaat nyata bagi kebersihan pasar. Ia berharap kolaborasi antara Pasar Desa Adat Serangan dan BTID dapat terus berlanjut dalam jangka panjang.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan komitmen KEK Kura Kura Bali dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang inklusif di Pulau Serangan. Sinergi antara kearifan lokal dan pendekatan modern diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia Play Button

    Negara Bijak Tak Bebankan Rakyat, Pajak Tahunan Mobil Terlalu Tinggi Banding Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Beban pajak tahunan kendaraan bermotor di Indonesia kembali menjadi sorotan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai struktur pajak mobil di Tanah Air sudah terlalu tinggi dan perlu dievaluasi, terutama jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mencontohkan perbandingan pajak tahunan untuk Toyota Avanza yang dipasarkan di Indonesia […]

  • Lima Pasien Meningitis Dirawat di RSUD Buleleng, Dokter Ingatkan Waspada Konsumsi Daging Babi Mentah

    Lima Pasien Meningitis Dirawat di RSUD Buleleng, Dokter Ingatkan Waspada Konsumsi Daging Babi Mentah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BULELENG – Kasus meningitis kembali menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Saat ini, sedikitnya lima pasien meningitis tengah menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan jumlah tersebut masih dalam kategori wajar dan belum menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, Jumat (27/2/2026), menjelaskan bahwa kasus yang […]

  • Riset Doktor UNUD Ungkap Rahasia Kulit Buah Naga dan Ciplukan, Tingkatkan Kualitas Daging Itik Bali

    Riset Doktor UNUD Ungkap Rahasia Kulit Buah Naga dan Ciplukan, Tingkatkan Kualitas Daging Itik Bali

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Promovendus Tjokorda Istri Agung Sry Ardani, S.Pt., M.Pt., dalam Program Studi Doktor (S3) Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Udayana (UNUD) mempertahankan disertasinya dengan mengambil tema, Sinergi Ekstrak kulit buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) dan Ciplukan (Psysalis anggulata. L) Terhadap Produktivitas dan Status Fisiologi Pada Itik Bali, dihadapan para promotor dan penguji, 7 Agustus 2025. […]

  • Tokoh Lingkungan Serangan Desak Kajian Ulang SKKL Proyek FSRU LNG di Pesisir Denpasar Selatan

    Tokoh Lingkungan Serangan Desak Kajian Ulang SKKL Proyek FSRU LNG di Pesisir Denpasar Selatan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Polemik rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di perairan Denpasar Selatan kian menguat. Tokoh pelestari lingkungan asal Desa Adat Serangan, I Wayan Patut, mendesak pemerintah melakukan kajian ulang terhadap Surat Keputusan Kesesuaian Lokasi (SKKL) Nomor 2832 Tahun 2025 tentang pembangunan dan pengoperasian terminal LNG berkapasitas 170 MMSCFD […]

  • Sampah! Sampah! Oh Sampah!  Drama Kebijakan Setengah Matang, Publik Jadi Korban

    Sampah! Sampah! Oh Sampah! Drama Kebijakan Setengah Matang, Publik Jadi Korban

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kelucuan Pemerintah Provinsi Bali melalui Wayan Koster yang memastikan TPA Suwung harus resmi ditutup pada 23 Desember 2025, yang dengan tegasnya mengatakan, “Nggak, nggak, tetap tanggal 23 (Desember). Saya sudah putuskan, tetap tanggal 23,” kata Koster seusai menghadiri peresmian Pos Bantuan Hukum dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan Provinsi Bali, Jumat (12/12/2025) di Balai […]

  • FSI Bali Tancap Gas! Siapkan Loncatan Prestasi Savate, Bidik Medali PON & Incar Status Tuan Rumah 2026

    FSI Bali Tancap Gas! Siapkan Loncatan Prestasi Savate, Bidik Medali PON & Incar Status Tuan Rumah 2026

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR — Federasi Savate Indonesia (FSI) Provinsi Bali menunjukkan taringnya dalam upaya memperkuat pembinaan olahraga Savate dengan menggelar rapat konsolidasi pada Minggu, 30 November 2025, di Ananda’s Sanur, hotel yang dikelola Anggela Bali Management. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi FSI Bali untuk merancang strategi besar dalam menghadapi agenda olahraga resmi KONI maupun event nasional […]

expand_less