Breaking News
light_mode

Ketika Kejujuran Dianggap Gangguan dan Kemunafikan Dipersepsikan sebagai Kesantunan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR – Wakil Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Vaza Fernantha, melontarkan kritik tajam terhadap fenomena yang menurutnya masih mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia, yakni budaya kemunafikan yang kerap dianggap sebagai bentuk kesantunan dan cara aman untuk bertahan dalam lingkungan sosial.

Dalam sebuah pandangan yang disampaikan pada 31 Mei 2026, Vaza menilai kemunafikan tidak lagi sekadar dimaknai sebagai perilaku berbohong atau berpura-pura baik. Menurutnya, fenomena tersebut telah berkembang menjadi pola perilaku yang muncul akibat tekanan sosial, ekonomi, dan budaya yang tidak selalu memberi ruang bagi kejujuran.

“Kemunafikan adalah seni bertahan hidup dalam tradisi moralitas yang sering kali tidak memberikan ruang bagi kejujuran. Banyak orang memilih mengatakan hal yang aman dan menyenangkan untuk didengar dibandingkan menyampaikan kenyataan yang sebenarnya,” ujar Vaza.

Ia menilai sebagian masyarakat lebih mengutamakan kenyamanan dalam berkomunikasi daripada keterbukaan. Akibatnya, kata-kata yang disampaikan sering kali menjadi alat untuk menjaga citra dan menghindari konflik, bukan sebagai refleksi dari kondisi yang sesungguhnya.

Menurut Vaza, kondisi tersebut tumbuh dari berbagai ketakutan yang melekat dalam kehidupan sosial, mulai dari rasa takut mengalami kesulitan ekonomi, takut mendapatkan sanksi sosial, hingga khawatir dianggap tidak memiliki sopan santun atau melanggar norma yang berlaku.

“Pada akhirnya, banyak orang memilih berpura-pura atau diam karena dianggap sebagai jalan paling aman untuk bertahan dan diterima dalam lingkungan sosial,” katanya.

Lebih lanjut, Vaza menyoroti adanya paradoks dalam kehidupan masyarakat. Di ruang publik, nilai-nilai moralitas, etika, dan kehormatan sering dijunjung tinggi serta dijadikan simbol kebanggaan bersama. Namun di sisi lain, dalam praktik sehari-hari nilai-nilai tersebut tidak selalu diwujudkan secara konsisten.

Ia menilai moralitas kerap berhenti pada tataran slogan dan retorika, sementara perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut justru masih banyak ditemukan dalam kehidupan sosial.

Vaza juga menyoroti pandangan yang berkembang di masyarakat terkait kritik dan keterbukaan. Menurutnya, sikap berbicara secara jujur sering kali dianggap tidak sopan, sementara kritik konstruktif kerap dipersepsikan sebagai tindakan kurang ajar atau mengganggu stabilitas.

“Ketika kejujuran dianggap ancaman dan kritik dipandang sebagai gangguan, maka ruang publik kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat lahirnya gagasan dan perbaikan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa budaya kemunafikan yang terus berkembang dapat berdampak pada kualitas kehidupan sosial dan kepemimpinan. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang bagi figur-figur manipulatif untuk tampil sebagai pemimpin melalui pencitraan yang kuat, meskipun tidak selalu didukung integritas yang memadai.

“Ketika kebenaran tidak mendapat tempat yang layak, masyarakat memang tampak rukun di permukaan. Namun di balik itu, terdapat kerapuhan yang berpotensi memunculkan konflik berkepanjangan,” kata Vaza.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat untuk membangun budaya dialog yang lebih terbuka, jujur, dan berani menerima perbedaan pandangan.

Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjaga harmoni, tetapi juga oleh keberanian menghadapi kenyataan secara apa adanya.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

  • Odette

    Heello there, ust becam allert tto yopur blpog throug Google,
    aand fouund that itt is trully informative. I’m going
    too watxh oout foor brussels. I will appreciate iif youu cointinue this
    iin future. Numetous peoploe wil bbe beneefited from your
    writing. Cheers! ofvd9wuapt7pos7sd5k2

    Heere iis my webb site: angela milf

    Balas26 Juni 2026 3:40 PM
  • Diego

    Bikjini bottom comingg dowan jerans panntie pantts shortsStrppers inn raleighMagure womn cynts
    galleryFrree teeens 2008 jelsift nterprises ltdPhotyoshoped nasked jusstin bieberSeexy wwomen andd
    hot mmen having sexSexyy mature ranny tubeSweesish lesbkan pornMedication thatt shinks penisCappe seex townSeex shhops in rhodde islandFrree kimm
    kardashian sexx movieBlonde nastty cumshot swallowBlowjob
    homemjade tubeAdult imkmunization 2009Fsting ffat
    pepoleBraxel pornAsisn poodle

    Feeel frtee too surf to mmy web-site – horny lesbians nextdoor girls licking butt

    Balas8 Juni 2026 6:51 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Amerika Menggunung, Perebutan Energi Global Menguat

    Utang Amerika Menggunung, Perebutan Energi Global Menguat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Amerika Serikat kembali menjadi sorotan dunia setelah total utang negaranya menembus angka sekitar US$ 38 triliun, setara kurang lebih Rp 627.000 triliun. Lonjakan utang ini bukan hanya mencerminkan persoalan fiskal internal Washington, tetapi juga menandai rapuhnya fondasi dominasi ekonomi global yang selama puluhan tahun bertumpu pada dolar AS. Di saat yang sama, kepercayaan […]

  • Penutupan Konsulat AS di Medan Jadi Sinyal Strategis Geopolitik Baru bagi Indonesia

    Penutupan Konsulat AS di Medan Jadi Sinyal Strategis Geopolitik Baru bagi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Sumber berita: Nasional.Kompas.com, Dikutip dari,  Penulis : Sudiyatmiko Aribowo, Editor : Sandro Gatra,  Editor 2 : Ray AS Tutup Konsulat Medan, Sinyal Strategis untuk Indonesia? Peneliti: Efisiensi Anggaran Bisa Berujung pada Biaya Strategis JAKARTA – Rencana penutupan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Medan memunculkan perhatian di tengah dinamika geopolitik kawasan Asia Tenggara. Meski Pemerintah AS […]

  • Bangga Angka Miskin Rendah, BPJS PBI Dihapus! Kok Dihidupkan Lagi dari APBD, Gung De: Konyol

    Bangga Angka Miskin Rendah, BPJS PBI Dihapus! Kok Dihidupkan Lagi dari APBD, Gung De: Konyol

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    DENPASAR — Klaim pemerintah Provinsi Bali mengenai angka kemiskinan yang terendah Se Indonesia jadi kebanggaan menerima penghargaan menuai kritik keras. Sekretaris Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST alias Gung De, menilai narasi tersebut bertolak belakang dengan praktik kebijakan jaminan sosial yang justru masih membiayai kelompok masyarakat mampu melalui skema […]

  • Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    Mahasabha V MWBW Dirangkaikan HUT Ke-95 Kemoncolan, Alit Widana Kembali Terpilih 

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Maha Warga Bhujangga Waisnawa (MWBW) menggelar Mahasabha V di Gedung SPB/IPBI, Jalan Kecak No. 12, Gatot Subroto, Denpasar, Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-95 MWBW, yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, seperti Bali, NTB, Lampung, dan Sulawesi. Mahasabha V mengusung tema “Melalui Mahasabha V Moncol Pusat Maha Warga […]

  • Ratusan Jemaah Padati Chandra Asri Gianyar, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

    Ratusan Jemaah Padati Chandra Asri Gianyar, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    GIANYAR — Ratusan jemaah memadati halaman Sekolah Cipta Darma, kawasan Chandra Asri, Gianyar, saat pelaksanaan Sholat Idul Adha, Jumat pagi. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sejak pagi hari ketika masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti ibadah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hamparan sajadah memenuhi lapangan sekolah hingga area sekitar halaman. Antusiasme warga mencerminkan semangat […]

  • Terbaring Lemas Diduga Keracunan Obat, Warga Batutua Tuntut Tanggung Jawab Puskesmas

    Terbaring Lemas Diduga Keracunan Obat, Warga Batutua Tuntut Tanggung Jawab Puskesmas

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 3Komentar

    Rote Ndao – Pelayanan pengobatan gratis yang diadakan oleh UPTD Puskesmas Batutua diduga menimbulkan dampak negatif bagi seorang warga Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya. Paulina Kiki, seorang ibu rumah tangga, mengalami kondisi kesehatan yang memburuk diduga setelah mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter puskesmas pada tanggal 26 Agustus 2025. Welhelmus Narang, suami korban, mengungkapkan […]

expand_less