Breaking News
light_mode

Syukur Mandar: Negara Hukum Bergeser Jadi “Negara Preman”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, – Pengamat Kebijakan Publik Dr. Syukur Mandar kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam perbincangan di Podcast Madilog yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Syukur menyampaikan penilaian tajam mengenai kondisi hukum, politik, dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Dalam podcast tersebut, Syukur menyebut arah penyelenggaraan negara dinilainya telah mengalami pergeseran yang mengkhawatirkan.

“Indonesia yang seharusnya merupakan negara hukum, sekarang bergeser menjadi negara preman,” ujar Dr. Syukur Mandar dalam Podcast Madilog.

Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi saat ini tidak hanya berkaitan dengan lemahnya penegakan hukum, tetapi juga dipengaruhi oleh dominasi kelompok oligarki yang disebut menguasai berbagai sektor strategis, mulai dari sumber daya alam hingga kebijakan negara.

Syukur menilai sebagian besar penerimaan negara berasal dari pajak dan kontribusi masyarakat. Namun, ia mengklaim pengelolaan kekayaan negara lebih banyak dinikmati oleh kelompok elite politik dan ekonomi.

“Sekitar 82 persen dana negara berasal dari rakyat, tetapi yang menikmati justru kelompok oligarki yang menguasai sumber daya negara,” katanya.

Ia juga menyoroti dugaan kebocoran penerimaan negara melalui praktik under-invoicing yang menurutnya menyebabkan potensi kerugian hingga belasan ribu triliun rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan pribadi dan tidak disertai pemaparan data resmi dalam podcast.

Selain itu, Syukur mengkritik lemahnya fungsi pengawasan DPR terhadap jalannya pemerintahan. Menurutnya, parlemen memiliki kewenangan besar dalam memilih pejabat negara, tetapi belum optimal menjalankan fungsi pengawasan.

“DPR sangat kuat dalam memilih pejabat, tetapi lemah dalam melakukan pengawasan. Fungsi kontrol itu yang justru diabaikan,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, Syukur juga mempertanyakan efektivitas kebijakan hilirisasi yang selama ini menjadi salah satu program pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut belum mampu mendorong pertumbuhan industri manufaktur secara signifikan maupun memperkuat pelaku usaha mikro dan kecil.

Tak hanya mengkritik, Syukur turut menyampaikan gagasan perlunya reformasi mendasar terhadap sistem politik dan pemilu di Indonesia. Ia berpendapat sistem yang ada saat ini perlu dibenahi agar menghasilkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.

“Kalau Presiden mampu melakukan pembenahan mendasar, itu yang diharapkan. Tetapi jika tidak mampu, maka konsekuensinya harus dipertanggungjawabkan secara politik,” tegasnya.

Podcast tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena memuat kritik yang tajam terhadap berbagai aspek penyelenggaraan negara, mulai dari penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, hingga sistem politik nasional.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan maupun pemerintah terkait pernyataan Dr. Syukur Mandar dalam Podcast Madilog tersebut. Oleh karena itu, seluruh pandangan yang disampaikan dalam podcast merupakan pendapat narasumber dan bukan merupakan fakta yang telah diputuskan secara hukum.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSN Korda Bali Lakukan Upacara Banyu Pinaruh di 3 titik, Lakukan 7 jenis Penglukatan

    PSN Korda Bali Lakukan Upacara Banyu Pinaruh di 3 titik, Lakukan 7 jenis Penglukatan

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ngurah Wisnawa
    • 5Komentar

    DENPASAR – Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali bersama Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Denpasar dan Yayasan Dharma Pinandita (YDP) Cabang Bali menyelenggarakan Pengelukatan Agung Banyu Pinaruh yang dilakukan setiap 6 bulan sekali. Banyu Pinaruh adalah upacara yadnya (persembahan suci) umat Hindu Bali yang dilakukan sehari setelah Hari Raya Saraswati untuk membersihkan diri secara jasmani dan […]

  • AWDI Condemns Detention of Indonesian Journalists and Civilians by Israeli Navy in Gaza Waters

    AWDI Condemns Detention of Indonesian Journalists and Civilians by Israeli Navy in Gaza Waters

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA — The Central Executive Board of the Indonesian Democratic Journalists Association, Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), has strongly condemned the interception and detention of Indonesian journalists and civilians by the Israeli Navy during a humanitarian mission bound for Gaza. The statement was delivered by AWDI Chairman following the organization’s receipt of an official statement […]

  • Brahma Widya, Pintu Masuk Menuju Pencerahan Teologi Hindu Tradisi Bali

    Brahma Widya, Pintu Masuk Menuju Pencerahan Teologi Hindu Tradisi Bali

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ngurah Wisnawa
    • 39Komentar

    DENPASAR – Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menjalin kerjasama mengadakan Kursus Teologi Hindu Brahma Widya di kantor PHDI Provinsi Bali, Sabtu (28/06/2025). Kegiatan ini juga mendapatkan perhatian khusus dari 2 desa adat yakni Desa Adat Tingas yang mengikutkan 4 orang serta Desa Adat oongan 3 orang […]

  • Apakah Tuhan Marah Kalau Kita Jarang Sembahyang? Ini Penjelasan dalam Ajaran Hindu

    Apakah Tuhan Marah Kalau Kita Jarang Sembahyang? Ini Penjelasan dalam Ajaran Hindu

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Denpasar — Pertanyaan mengenai apakah Tuhan akan marah ketika umat jarang melakukan sembahyang kerap muncul di tengah masyarakat. Dalam perspektif ajaran Hindu, hal tersebut dipandang bukan sebagai persoalan emosi Tuhan, melainkan berkaitan dengan kondisi batin manusia itu sendiri. Dalam ajaran Hindu, Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa diyakini sebagai sumber kasih yang tidak terbatas. […]

  • Seribu Talenta Sastra Ikuti Manajemen Talenta Nasional di Singaraja

    Seribu Talenta Sastra Ikuti Manajemen Talenta Nasional di Singaraja

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Lebih dari seribu talenta sastra dari kalangan siswa, mahasiswa dan umum di Singaraja mengikuti acara Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya dengan pembicara penulis Boy Candra dan JS Khairen di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Minggu (10/8/2025). Acara ini merupakan bagian dari Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya Bidang Sastra serangkaian Singaraja Literary […]

  • Us (Kita) Art Exhibition Celebrates Creativity, Community, and Sisterhood in Sanur

    Us (Kita) Art Exhibition Celebrates Creativity, Community, and Sisterhood in Sanur

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Sanur, Bali — Red Dragon Fly Artisan Corner proudly announces the opening of Us (Kita) Art Exhibition, featuring works by seven women artists: Wike, Novi, Lily, Reski, Ina, Nadya, and Gaby. The exhibition opened on 16 November 2025 at 17:00 at ARTspace, Artotel Sanur (Ground Floor), and will run until 25 February 2026. The exhibition’s […]

expand_less