Breaking News
light_mode

Goa Garba Gianyar, Jejak Pasraman Kuno 800 Tahun di Lembah Pakerisan

  • account_circle Vine
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR – Di balik rimbunnya hutan tropis dan tebing Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, tersimpan sebuah situs bersejarah yang diyakini berusia sekitar 800 tahun. Situs tersebut dikenal sebagai Goa Garba, goa kuno yang memiliki nilai penting dalam perjalanan sejarah, pendidikan, dan spiritualitas Bali pada masa lampau.

Goa Garba terletak di Banjar Samegunung, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Berdasarkan catatan sejarah dan tradisi lisan masyarakat setempat, goa ini pada masanya berfungsi sebagai pasraman, yakni tempat pendidikan bagi kalangan bangsawan dan anak-anak raja di era kerajaan Bali kuno.

Pemangku Pura Pengukur-ukuran, Jero Mangku Dewa Made Rauh, menjelaskan bahwa goa tersebut diyakini menjadi tempat Kebo Iwa menimba ilmu sebelum diangkat sebagai mahapatih di Kerajaan Badahulu. “Di sinilah Kebo Iwa digembleng secara spiritual dan kanuragan,” ujarnya.

Tokoh legendaris Bali itu dikenal luas dalam sejarah lisan masyarakat sebagai sosok pertapa sakti dengan kemampuan kanuragan tinggi serta berpengaruh besar dalam dinamika politik Bali kuno.

Secara fisik, Goa Garba kini memiliki luas sekitar 200 meter persegi. Keberadaannya dikaitkan dengan masa pemerintahan Raja Jayapangus pada abad ke-12. Di sekitar kawasan ini juga terdapat Pura Agung Pengukur-ukuran yang menyimpan prasasti-prasasti kuno terkait sejarah wilayah tersebut.

Sungai Pakerisan sendiri dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Bali kuno. Kawasan aliran sungai ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO karena menyimpan sejumlah situs arkeologi penting yang merekam perkembangan peradaban Hindu di Bali.

Salah satu bagian paling mencolok dari Goa Garba adalah adanya tapak kaki yang terletak di tengah tangga menuju pintu goa. Tapak tersebut kini dilindungi pagar besi guna mencegah kerusakan. Masyarakat setempat meyakini jejak itu sebagai bekas tapak kaki Kebo Iwa.

Di bawah goa, Sungai Pakerisan mengalir tenang, dikelilingi pepohonan rindang yang menghadirkan suasana alami dan hening. Suara burung serta gemericik air memperkuat kesan Goa Garba sebagai ruang refleksi yang menyatu dengan alam.
Keberadaan Goa Garba menjadi pengingat bahwa Bali tidak hanya dikenal lewat pesona pariwisata modernnya.

Pulau ini juga menyimpan jejak sejarah dan spiritualitas yang berakar kuat pada peradaban masa lalu, warisan sunyi yang terus berbicara tentang pendidikan, kebijaksanaan, dan kearifan Bali kuno.

Editor – Vin

Vine

Penulis

Ketulusan adalah kunci kebahagiaan sejati.

Komentar (10)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Rote Ndao Desak Bupati Nonaktifkan 42 Kepala Desa Terkait Penyelewengan Dana Desa

    Komisi I DPRD Rote Ndao Desak Bupati Nonaktifkan 42 Kepala Desa Terkait Penyelewengan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 5Komentar

    ROTE NDAO – Komisi I DPRD Rote Ndao mendesak Bupati Paulus Henuk untuk segera menonaktifkan sebanyak 42 kepala desa yang terindikasi melakukan penyelewengan anggaran desa. Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Rote Ndao, Mesak Lona, usai melakukan investigasi lapangan dan menemukan adanya bukti penyalahgunaan dana desa di berbagai wilayah. Berdasarkan hasil audit […]

  • Pluto Ternyata Punya Lautan Raksasa Tersembunyi

    Pluto Ternyata Punya Lautan Raksasa Tersembunyi

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    BADUNG – Penemuan mengejutkan datang dari dunia kerdil Pluto. Data terbaru dari wahana antariksa New Horizons milik NASA mengungkap bahwa di balik lapisan es tebal Pluto terdapat lautan cair raksasa yang masih bertahan hingga kini. Analisis pada cekungan besar bernama Sputnik Planitia menunjukkan adanya dukungan gravitasi dari massa cair di bawah permukaan, membuktikan bahwa Pluto […]

  • Papua dan Emas yang Tak Pernah Ramah pada Pemiliknya

    Papua dan Emas yang Tak Pernah Ramah pada Pemiliknya

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    PAPUA – Papua bukan tanah miskin. Papua dibuat miskin. Di jantung Pegunungan Sudirman, emas dan tembaga bernilai ribuan triliun rupiah digali tanpa henti sejak puluhan tahun lalu. Namun ironi paling pahit justru berdiri di sekitar lubang tambang itu sendiri: rakyat Papua hidup dalam kemiskinan struktural, konflik bersenjata, dan kerusakan ekologis yang nyaris mustahil dipulihkan. Tambang […]

  • Atalia Praratya Dikabarkan Gugat Cerai Ridwan Kamil, Publik Terkejut

    Atalia Praratya Dikabarkan Gugat Cerai Ridwan Kamil, Publik Terkejut

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kabar mengejutkan datang dari dunia politik dan tokoh publik nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Atalia Praratya, dikabarkan mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ridwan Kamil. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perhatian luas masyarakat. Atalia Praratya yang akrab disapa Bu Cinta dikenal sebagai figur perempuan yang aktif di bidang sosial dan […]

  • Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    Bijak Menolong! Tujuh Tipe Orang yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Diberi Bantuan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Dalam kehidupan sosial, membantu sesama kerap dipandang sebagai bentuk kebajikan universal. Namun, sejumlah pandangan reflektif menekankan bahwa kebaikan tanpa kebijaksanaan justru dapat berujung pada kelelahan emosional, rasa dimanfaatkan, bahkan penyesalan. Sebuah tulisan reflektif yang beredar di media sosial menyoroti tujuh tipe orang yang dinilai tidak layak untuk terus-menerus diberikan bantuan, baik dalam bentuk […]

  • Pansus Trap Temui BTID! Bendesa Serangan Malah Tuding Pansus Trap Tak Gubris Pengkavlingan kawasan LNG

    Pansus Trap Temui BTID! Bendesa Serangan Malah Tuding Pansus Trap Tak Gubris Pengkavlingan kawasan LNG

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    DENPASAR – Tim Panitia Khusus (Pansus) Penegakan Peraturan Daerah Terkait Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali bertandang ke PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk menanyakan laporan masyarakat dan ramainya media tentang pernyataan sebanyak 82 hektar hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai diduga telah beralih penguasaan ke PT Bali […]

expand_less