Breaking News
light_mode

Jaga Bhisama Radius Kesucian Pura Sakenan, KEK Kura-Kura Bali Pasti Rahayu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali di Pulau Serangan terus berprogres sebagai proyek strategis pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. Kawasan yang dikembangkan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) ini dirancang menghadirkan marina internasional, pusat pendidikan, fasilitas komersial, hingga ruang terbuka publik yang terintegrasi.

Di tengah geliat pembangunan tersebut, tokoh masyarakat, Anak Agung Gede Aryawan (Gung De), yang juga Sekretaris ARUN Bali, mengingatkan pentingnya menjaga Bhisama Kesucian Pura, khususnya radius kesucian Pura Sakenan.

Kanan yang hendak digali dan konon ceritanya alat beratnya patah dan lengserlah Soeharto kemudian tidak jadi dilanjutkan membikin jembatan.

“Waktu saya kecil dan remaja sering main disini (areal laut Desa Serangan), ” Ucapnya, Selasa 3 Maret 2026.

Menurutnya, proyek sebesar apa pun di Bali wajib menghormati tatanan adat dan spiritual.

“Jika Bhisama radius kesucian pura dijaga dengan sungguh-sungguh, saya yakin proyek KEK Kura-Kura Bali akan berjalan baik dan rahayu,” ujarnya dalam pernyataan kepada awak media.

Bhisama dan Radius Kesucian

Bhisama Kesucian Pura merupakan pedoman adat umat Hindu Bali yang mengatur batas kesucian pura dan ruang di sekitarnya. Aturan ini menjadi rujukan penting dalam pembangunan agar tidak mengganggu nilai sakral, aktivitas upacara, maupun keseimbangan spiritual kawasan.

Sebagai salah satu pura penting di Bali, Pura Sakenan memiliki nilai historis dan religius tinggi bagi masyarakat Serangan dan umat Hindu secara luas. Setiap pengembangan kawasan di sekitarnya dinilai harus memperhatikan ketentuan radius kesucian tersebut.

Cerita Lokal yang Beredar

Di masyarakat Serangan juga beredar cerita turun-temurun yang kerap dikaitkan dengan awal pengembangan kawasan tersebut pada masa lalu. Konon, saat dilakukan penggalian kanal untuk memisahkan wilayah Desa Serangan dan area pengembangan BTID, alat berat yang digunakan sempat patah, dan mereka tidak bisa melanjutkan pengerjaan kanal sampai ke sisi sebelah lainnya arah laut dekat Pura Sakenan.

 Kanal belum terselesaikan.

Sebagian warga kala itu mengaitkannya dengan pertanda spiritual, bahkan dikisahkan bertepatan dengan masa runtuhnya pemerintahan Presiden Soeharto.

Cerita tersebut berkembang sebagai narasi mistik lokal dan menjadi pengingat simbolik bagi sebagian masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan kesucian wilayah adat. Namun demikian, kisah itu tidak tercatat dalam dokumen resmi maupun laporan teknis proyek.

Pesan untuk Harmoni

Gung De menegaskan, pesan yang ingin disampaikan bukanlah penolakan terhadap pembangunan, melainkan ajakan untuk selalu mengingat nilai spiritual Bali.

“Dumogi Ida Sesuhunan memargi antar pesan, agar setiap langkah pembangunan tetap menghormati wilayah kesucian. Bali dibangun bukan hanya dengan beton dan investasi, tetapi juga dengan adat dan restu spiritual,” tuturnya.

Ia berharap pengembang, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan beriringan menjaga harmoni.

Dengan begitu, KEK Kura-Kura Bali tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tetap berpijak pada kearifan lokal dan nilai kesucian yang diwariskan leluhur.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    China Kembangkan “Padi Air Laut”, Terobosan yang Bisa Memberi Makan 200 Juta Orang Tambahan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – China kembali mencatat terobosan besar di sektor pangan. Para peneliti negara itu berhasil merekayasa “seawater rice” atau padi air laut, varietas padi tahan garam yang dapat tumbuh subur di lahan dengan kadar salinitas tinggi—kondisi yang biasanya membuat padi konvensional mati. Inovasi ini digadang-gadang mampu memberi makan hingga 200 juta orang tambahan pada akhir […]

  • Bumi Pernah Mengalami Hari Tergelap, Meteor Raksasa Penyebab Punahnya Dinosaurus

    Bumi Pernah Mengalami Hari Tergelap, Meteor Raksasa Penyebab Punahnya Dinosaurus

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Sekitar 65 juta tahun yang lalu, Bumi mengalami salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah kehidupan. Sebuah meteor raksasa berdiameter sekitar 10 kilometer menghantam wilayah yang kini dikenal sebagai Semenanjung Yucatán, Meksiko. Tumbukan dahsyat itu membentuk Kawah Chicxulub dengan lebar lebih dari 180 kilometer, menjadikannya salah satu kawah benturan terbesar yang pernah ditemukan […]

  • Sari Galung Berharap Pelaksanaan BBB Ke-VIII Tahun 2026 Lebih Berkarakter dan Bermakna

    Sari Galung Berharap Pelaksanaan BBB Ke-VIII Tahun 2026 Lebih Berkarakter dan Bermakna

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 7Komentar

    Denpasar — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., berharap pelaksanaan Bulan Bahasa Bali (BBB) Ke-VIII Tahun 2026 dapat berlangsung lebih berkarakter dan bermakna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikannya menanggapi pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Ke-VIII yang akan berlangsung pada 1–28 Februari 2026 dengan mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”. […]

  • Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat. Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan […]

  • Langgar Ketertiban Umum di Badung, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WN Korea Selatan

    Langgar Ketertiban Umum di Badung, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WN Korea Selatan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mengambil tindakan tegas dengan mendeportasi seorang warga negara Korea Selatan berinisial CHK (56) karena terbukti melanggar ketentiban umum di wilayah Kabupaten Badung. Deportasi dilakukan setelah yang bersangkutan dinilai tidak menghormati peraturan daerah yang berlaku di Indonesia. CHK diketahui merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Penyatuan […]

  • Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    Ribuan Warga Serangan Gelar Ritual Memintar, Arak Barong–Rangda Lintasi Pulau hingga Kawasan Kura Kura Bali

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Denpasar, Bali – Ribuan warga Desa Adat Serangan kembali memadati jalur-jalur utama Pulau Serangan dalam pelaksanaan Upacara Memintar, Jumat (19/12/2025). Lebih dari 2.000 krama adat terlibat dalam ritual sakral yang telah diwariskan turun-temurun sejak 1965 ini sebagai upaya menolak bala sekaligus menjaga keharmonisan antara alam nyata (skala) dan tak kasat mata (niskala). Upacara Memintar diawali […]

expand_less