Breaking News
light_mode

Kantah Badung Tuan Rumah Pembinaan dan Pelatihan Standarisasi Pengelolaan IGT

  • account_circle Budi Susilawarsa
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badung – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Badung menjadi tuan rumah kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Standarisasi Pengelolaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) Pertanahan dan Ruang yang berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Badung ini diikuti oleh sejumlah peserta yang berkaitan dengan pengelolaan data pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data geospasial tematik pertanahan dan ruang. Penguatan kapasitas ini dinilai penting mengingat data geospasial memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kebijakan dan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanahan dan tata ruang.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembinaan terkait berbagai aspek teknis dalam pengelolaan informasi geospasial tematik. Materi yang disampaikan mencakup proses pengumpulan data, penamaan data spasial, kesesuaian sistem proyeksi, hingga tata cara pengunggahan data ke Geoportal Informasi Geospasial Tematik Pertanahan dan Ruang (IGT-PR).

Melalui pemaparan narasumber serta sesi diskusi interaktif, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan standar dalam pengelolaan data geospasial. Standarisasi tersebut diperlukan agar data yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, akurat, serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai pihak.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar peserta dalam mengelola data geospasial di lingkungan kerja masing-masing. Dengan adanya kesamaan standar dan pemahaman teknis, diharapkan proses integrasi data dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kantor Pertanahan Kabupaten Badung sebagai tuan rumah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Pelatihan tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi para pengelola data geospasial sehingga dapat menghasilkan informasi yang lebih berkualitas dan dapat diandalkan.

Pengelolaan informasi geospasial tematik yang terstandarisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data. Data yang akurat dan terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam melakukan perencanaan, pengawasan, serta pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan pertanahan dan tata ruang.

Melalui pembinaan dan pelatihan ini, diharapkan pengelolaan informasi geospasial tematik pertanahan dan ruang dapat semakin tertata dan terstandarisasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan layanan pertanahan yang lebih baik.

Panitia penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Partisipasi dan antusiasme peserta dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini.

Bud

Budi Susilawarsa

Penulis

Saya orangnya ganteng, suka senyum, dan periang.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 5128Komentar

    DENPASAR – Dunia akademik dan budaya Bali digugah oleh momen bersejarah: Ir. Ketut Susila Dharma, MM resmi menyandang gelar Doktor di bidang Ilmu Agama dan Kebudayaan dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Jumat (1/8). Namun bukan hanya karena predikat cumlaude yang diraihnya, melainkan juga karena disertasinya yang menyoroti modifikasi pemerintahan desa adat kuno serta pelaksanaan […]

  • RDP BTID Settingan? Pansus Trap Abaikan Bendesa Adat Serangan, Kok Malah Ajak Tokoh Kontroversial 

    RDP BTID Settingan? Pansus Trap Abaikan Bendesa Adat Serangan, Kok Malah Ajak Tokoh Kontroversial 

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Dalam surat undangan resmi Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pansus TRAP DPRD Bali dan PT Bali Turtle Island Development (BTID) KEK Kura Kura Bali, Senin 11 Mei 2026 di Gedung DPRD Bali, ada yang tidak diundang dan didengar pendapatnya. Yakni Nyoman Gede Pariatha selaku Bendesa Adat Serangan. Tentu ini akan membuat kesan tidak […]

  • Terjerat Kasus TPPO, Anggota Ditpolairud Polda Bali Diusulkan Dipecat dari Polri

    Terjerat Kasus TPPO, Anggota Ditpolairud Polda Bali Diusulkan Dipecat dari Polri

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar – Seorang anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali berinisial I Putu S (32) diusulkan untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat dari institusi Polri setelah terbukti bersalah dalam perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Usulan PTDH tersebut diajukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Bali kepada Mabes Polri menyusul […]

  • Semoga Tidak Terulang! Pemasangan Railing Jembatan Tukad Bangkung Dikebut Pasca Insiden Ulah Pati

    Semoga Tidak Terulang! Pemasangan Railing Jembatan Tukad Bangkung Dikebut Pasca Insiden Ulah Pati

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Badung, 25 September 2025 – Upaya meningkatkan keamanan di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, terus dikebut setelah kembali terjadinya insiden ulah pati (bunuh diri) yang mengguncang masyarakat. Pantauan di lapangan pada Kamis (25/9), menunjukkan progres pemasangan pagar pembatas (railing) baru mencapai kurang dari 50 persen. Tiang-tiang besi sudah berdiri di kedua sisi […]

  • Batu Pulaki Banyupoh Segera Kantongi Indikasi Geografis, Klaim Ilegal Terancam Sanksi Hukum

    Batu Pulaki Banyupoh Segera Kantongi Indikasi Geografis, Klaim Ilegal Terancam Sanksi Hukum

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    BULELENG – Batu Pulaki Banyupoh, batu alam khas Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, selangkah lagi memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Jika resmi terdaftar, penggunaan nama “Batu Pulaki Banyupoh” tidak bisa lagi dilakukan sembarangan oleh pihak di luar wilayah asalnya. Perlindungan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 […]

  • BTID Tegaskan Evaluasi KKP Tak Terkait Marina, Siap Tindaklanjuti Pemulihan Lingkungan

    BTID Tegaskan Evaluasi KKP Tak Terkait Marina, Siap Tindaklanjuti Pemulihan Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR – PT Bali Turtle Island Development (BTID) menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak berkaitan dengan proyek pembangunan marina, melainkan fokus pada aspek kepatuhan pemanfaatan ruang laut dan pemulihan lingkungan. Penegasan itu disampaikan menyusul kunjungan kerja Ditjen PSDKP ke salah […]

expand_less