Breaking News
light_mode

Ditegur Ngebut, Dua WNA Diduga Aniaya Pengendara Lokal di Munggu Badung

  • account_circle Admin
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGUPURA – Teguran terhadap dua warga negara asing (WNA) karena diduga berkendara dengan kecepatan tinggi di wilayah Munggu, Badung, berujung keributan. Keduanya diduga mengejar dan menganiaya seorang pengendara lokal sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah warung di Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu (30/8) sekitar pukul 16.30 Wita.

Dugaan penganiayaan bermula ketika pasangan WNA tersebut melintas menggunakan sepeda motor dari arah timur. Cara berkendara keduanya disebut cukup kencang hingga dinilai membahayakan dan mengganggu pengguna jalan lain.

Seorang pengendara lokal kemudian menegur keduanya agar lebih berhati-hati. Namun, teguran tersebut justru diduga memicu emosi kedua WNA.

Pasangan tersebut kemudian mengejar pengendara yang menegur mereka hingga akhirnya menghentikan kendaraan korban di depan warung milik Sofyan Efendi, 22.
Cekcok mulut pun terjadi. Situasi semakin memanas hingga salah seorang WNA diduga melakukan pemukulan terhadap pengendara lokal tersebut di tepi jalan.

“Di tengah jalan, ada seorang warga lokal sempat menegur cara berkendara pasangan turis tersebut yang dinilai membahayakan,” kata Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, SH., Rabu (2/9).

Menurut Aiptu Ayu, berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, salah satu WNA kemudian memukul pengendara lokal tersebut. Keributan yang terjadi di pinggir jalan itu membuat warga sekitar berdatangan.

“Dari informasi, salah satu WNA memukul pengendara tersebut persis di pinggir jalan,” ungkapnya.

Di tengah keributan, seorang WNA lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi disebut turun dari kendaraannya. WNA tersebut berupaya melerai sekaligus membantu korban.

Setelah situasi mereda, dua WNA yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Korban juga pergi dari tempat kejadian.

“Setelah keributan mereda, pasangan WNA terduga pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi, disusul oleh korban yang juga pergi meninggalkan TKP,” jelas Aiptu Ayu.

Menerima informasi kejadian tersebut, Tim UKL Polsek Mengwi kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 17.40 Wita. Petugas melakukan pengecekan serta penanganan awal untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman video yang berkaitan dengan kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri informasi yang beredar di media sosial.

Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap identitas pengendara lokal maupun dua WNA yang diduga terlibat. Identitas para pihak tersebut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Pihak kepolisian masih menyelidiki untuk mengidentifikasi identitas korban maupun pasangan WNA terduga pelaku guna proses hukum lebih lanjut,” pungkas Aiptu Ayu.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tay Kak Sie Semarang, Jejak 280 Tahun Sejarah Pecinan dan Harmoni Budaya Nusantara

    Tay Kak Sie Semarang, Jejak 280 Tahun Sejarah Pecinan dan Harmoni Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SEMARANG — Di tengah kawasan Pecinan Semarang, Jawa Tengah, Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok berdiri sebagai salah satu penanda penting perjalanan sejarah masyarakat Tionghoa sekaligus kekayaan budaya Kota Semarang. Berdiri sejak abad ke-18, kelenteng ini hingga kini tetap menjadi ruang ibadah, pelestarian tradisi, sekaligus bagian dari wajah keberagaman kota. Kelenteng Tay Kak Sie […]

  • Konflik Bisnis PT LMWS Sepakat Damai, Laporan Polisi Dalam Proses Pencabutan

    Konflik Bisnis PT LMWS Sepakat Damai, Laporan Polisi Dalam Proses Pencabutan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Perkara yang menyangkut pelaporan Trinh Ngoc Tran (43), warga negara Amerika asal Vietnam, yang melaporkan rekannya Christopher Capel atas dugaan penggelapan hasil usaha di PT Lembongan Monkey Water Sport, Nusa Penida, dikabarkan berakhir damai. Kasus yang tertuang dalam SPKT Polres Klungkung pada Senin (18/8/2025) dengan nomor registrasi STPL/154/VIII/2025/SPKT/POLRES KLUNGKUNG, melalui kuasa hukum Trinh […]

  • HUT PSN ke-27 di Badung, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Pinandita dan Pelayanan Hukum Inklusif

    HUT PSN ke-27 di Badung, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Pinandita dan Pelayanan Hukum Inklusif

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    BADUNG – Semangat pengabdian dan pelayanan keagamaan kembali ditegaskan dalam pelaksanaan kegiatan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali ke-27 dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sewanam Dharma Shanthi Nusantara ke-1. Kegiatan tersebut mengusung tema “Kita Wujudkan Dharma Seva Pinandita Sanggraha Nusantara dalam Meningkatkan Pelayanan Keagamaan yang Berkualitas.” Momentum ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus penguatan peran para […]

  • Puluhan Warga Coret Agama Resmi, Pilih Kepercayaan Tuhan YME di KTP!

    Puluhan Warga Coret Agama Resmi, Pilih Kepercayaan Tuhan YME di KTP!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    BLITAR – Sebuah fenomena mengejutkan mengguncang Blitar! Puluhan warga Kabupaten Blitar secara terbuka mengganti kolom agama di KTP mereka menjadi “Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”. Langkah berani ini menjadi gelombang baru pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi yang memberi ruang hukum bagi para penghayat kepercayaan untuk diakui secara resmi dalam dokumen kependudukan. Kepala Dinas Kependudukan […]

  • Pembuangan Sampah Liar Marak, Desa Kemenuh Pasang Spanduk Larangan; Sanksi Tegas Menanti Pelanggar

    Pembuangan Sampah Liar Marak, Desa Kemenuh Pasang Spanduk Larangan; Sanksi Tegas Menanti Pelanggar

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    GIANYAR — Maraknya pembuangan sampah liar di sejumlah titik wilayah Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, mendorong pemerintah desa bersama desa adat mengambil langkah tegas dengan memasang spanduk larangan di lokasi-lokasi strategis. Upaya ini dilakukan sebagai penegasan aturan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Perbekel Desa Kemenuh, I Dewa Nyoman Neka, mengungkapkan bahwa […]

  • Sumarjaya “Demer” Linggih Ingatkan Investor! Bila Disegel, “Saya Akan Pidanakan, Itu kalo Saya ya”

    Sumarjaya “Demer” Linggih Ingatkan Investor! Bila Disegel, “Saya Akan Pidanakan, Itu kalo Saya ya”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    DENPASAR – Ketua Badan Media Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Bali, Ida Bagus Indra Manuaba mengundang awak media dalam tajuk, “Ngopi Pagi: Yuuk Ngumpul Bareng Bersama Pak Demer”, Jumat, 22 Mei 2026, di Amarthya Eatery, Renon. Para awak media berkesempatan banyak menanyakan kondisi Bali kepada politikus kawakan ini. Awak media Gatra Dewata menanyakan hal […]

expand_less