Breaking News
light_mode

Trem Listrik Bandara-Canggu Dikaji KAI, Bali Pilih Moda yang Selaras dengan Kearifan Lokal

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jalur sepanjang sekitar 12 kilometer disiapkan untuk mengurai kemacetan koridor Bandara I Gusti Ngurah Rai-Canggu yang setiap hari dilintasi sekitar 80 ribu kendaraan dan menjadi jalur mobilitas 150 ribu orang.

BADUNG – Rencana pembangunan trem listrik berbasis baterai yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu, Kabupaten Badung, memasuki tahap pengembangan yang semakin konkret.

Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyepakati kerja sama pengembangan transportasi berbasis rel tersebut. Moda trem diproyeksikan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di koridor selatan Bali yang selama ini menjadi salah satu kawasan dengan mobilitas tertinggi.

Koridor Bandara-Canggu diperkirakan mencatat pergerakan sekitar 150 ribu orang dan 80 ribu kendaraan setiap hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pengembangan transportasi massal berbasis listrik dinilai mendesak.

Berbeda dengan konsep kereta layang, pengembangan trem di Bali diarahkan agar dapat menyesuaikan karakteristik wilayah sekaligus mempertimbangkan aspek sosial, budaya, lingkungan, dan aktivitas masyarakat yang berada di sepanjang jalur.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, konsep infrastruktur yang melayang memiliki tantangan tersendiri ketika diterapkan di Bali, khususnya berkaitan dengan keberadaan pura dan kawasan yang memiliki nilai kesucian bagi masyarakat.

“Pengembangan infrastruktur perkeretaapian di Bali harus memperhatikan kondisi sosial dan budaya, termasuk keberadaan pura serta kawasan yang dianggap suci,” ujar Anne.

Atas pertimbangan tersebut, pilihan moda yang dikaji mengarah pada trem atau teknologi Autonomous Rapid Transit (ART) yang memungkinkan sistem transportasi dibangun lebih sejajar dengan jaringan jalan yang sudah ada.

Konsep trem listrik tersebut juga menggunakan teknologi baterai sehingga tidak membutuhkan jaringan kabel listrik yang membentang di sepanjang jalur. Karakteristik kendaraan yang relatif kecil dan tingkat kebisingan yang rendah dinilai lebih sesuai dengan kondisi Bali.

Rute awal yang direncanakan memiliki panjang sekitar 12 kilometer dengan dua lintasan serta area persilangan untuk mendukung operasional. Trem diproyeksikan menempuh perjalanan Bandara-Canggu sekitar 30 menit dengan jeda keberangkatan yang dirancang sekitar 10 menit.

Dalam kondisi operasional maksimal, kapasitas angkut diproyeksikan dapat mencapai sekitar 60 ribu penumpang per hari. Angka tersebut diharapkan dapat membantu mengalihkan sebagian mobilitas masyarakat maupun wisatawan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

Namun, pembangunan proyek ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan konstruksi. Persoalan lahan juga menjadi salah satu aspek penting yang harus disiapkan sebelum pembangunan fisik dilakukan.

KAI akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan kebutuhan lahan, sementara aspek teknis prasarana akan dikaji bersama regulator, termasuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dari sisi investasi, kebutuhan pendanaan proyek disebut berada di kisaran Rp2,2 triliun. Pembiayaan nantinya diarahkan melalui kolaborasi antara KAI, investor, dan pemerintah daerah.

Pengembangan trem juga diarahkan bukan semata-mata sebagai proyek transportasi, tetapi sebagai bagian dari penataan mobilitas kawasan pariwisata Bali. Jalurnya akan memperhatikan keberadaan hotel, akomodasi wisata, permukiman, objek wisata, lingkungan, hingga aktivitas masyarakat.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangunan transportasi di Bali harus tetap menjaga karakter dan lingkungan Pulau Dewata.

“Pengembangan transportasi harus tetap memperhatikan keunikan Bali, menjaga keindahan Bali, mendukung pariwisata, dan tidak mengganggu kehidupan masyarakat,” kata Koster.

Dengan konsep tersebut, trem listrik Bandara-Canggu diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi massal yang tidak hanya menjawab persoalan kemacetan, tetapi juga tetap menjaga keseimbangan antara modernisasi infrastruktur, lingkungan, pariwisata, dan kearifan lokal Bali.

Rencana ini pun menjadi salah satu langkah penting dalam mencari solusi atas persoalan transportasi di kawasan Bali Selatan yang semakin padat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Murah Jepang Mulai Surut, Ketergantungan Ekonomi Indonesia Dipertanyakan

    Dana Murah Jepang Mulai Surut, Ketergantungan Ekonomi Indonesia Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Selama bertahun-tahun, stabilitas ekonomi Indonesia ternyata tidak sepenuhnya bertumpu pada kekuatan internal. Di balik relatif stabilnya nilai tukar rupiah dan ringannya beban utang, terdapat aliran dana murah dari Jepang melalui skema yen carry trade—sebuah praktik finansial global yang jarang dibicarakan secara terbuka. Dengan suku bunga Jepang yang selama lama berada di level sangat […]

  • Probiotik SKG34 Jadi Terobosan Baru, Riset dr. Komang Ayu Witarini Angkat Standar Penelitian Alergi di Indonesia

    Probiotik SKG34 Jadi Terobosan Baru, Riset dr. Komang Ayu Witarini Angkat Standar Penelitian Alergi di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    DENPASAR – Promovenda dr. Komang Ayu Witarini, Sp.A(K), mempertahankan disertasinya dalam ujian disertasi Program Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, ia memaparkan riset berjudul, “Pengaruh Pemberian Probiotik Lacticaseibacillus Rhamnous SKG34 Terhadap Kadar Interleukin-4, Transforming Growth Factor Beta, Interferon Gamma, dan Imunoglobulin E Spesifik Ovalbumin Pada Mencit Mus Musculus Balb/c Model Alergi” Mendapatkan penghargaan kelulusan […]

  • Laras Faizati: Saya Bukan Kriminal, Ini Pembungkaman Suara Perempuan

    Laras Faizati: Saya Bukan Kriminal, Ini Pembungkaman Suara Perempuan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Jakarta Selatan — Terdakwa kasus dugaan penghasutan kerusuhan dalam demonstrasi Agustus 2025, Laras Faizati, secara tegas menolak label kriminal yang disematkan kepadanya. Dalam pledoi yang dibacakan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026), Laras menyebut perkara yang menjeratnya sebagai bentuk nyata kriminalisasi terhadap kebebasan berekspresi, khususnya suara perempuan yang berani mengkritik kekuasaan […]

  • Wakapolri Pimpin Pemberangkatan 1.500 Personel Polri untuk Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumatera

    Wakapolri Pimpin Pemberangkatan 1.500 Personel Polri untuk Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Jakarta, 26 Desember 2025 — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memimpin apel pemberangkatan personel Polri untuk memperkuat upaya penanganan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Apel digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat pagi sebagai tindak lanjut perintah Kapolri guna […]

  • Lima Pilar Islam, Fondasi Utama Kehidupan Umat Muslim

    Lima Pilar Islam, Fondasi Utama Kehidupan Umat Muslim

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Islam dibangun di atas lima pilar utama yang menjadi pedoman hidup umat Muslim dalam menjalankan ajaran agama. Kelima pilar tersebut meliputi iman, salat, puasa, zakat atau sedekah, dan ibadah haji. Rukun-rukun ini bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan fondasi spiritual dan sosial yang membentuk karakter serta arah kehidupan seorang Muslim. Iman sebagai Landasan Utama […]

  • Darah di Arena Sabung Ayam, Pria Tewas Ditikam Taji Jago Sebelum Laga Dimulai

    Darah di Arena Sabung Ayam, Pria Tewas Ditikam Taji Jago Sebelum Laga Dimulai

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Suasana mencekam menyelimuti arena sabung ayam ilegal yang dikenal dengan sebutan “Kampus” di Abian Tubuh, Denpasar Timur, Minggu siang (27/7/2025), setelah seorang pria tewas secara tragis akibat serangan ayam aduan bertaji tajam sebelum pertandingan dimulai. Korban diketahui bernama I Nengah Sudana (50), warga asal Desa Angantelu, Karangasem, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian […]

expand_less