Breaking News
light_mode

Lapor Pencurian Alat DJ, Korban Mengaku Ada Intimidasi Bekingan Aparat dari Terlapor

  • account_circle Ray
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pelaporan dugaan pencurian berdasarkan Surat No. Reg Dumas/331/V/2026/SPKT/Polsek Densel / Resta Dps/Polda Bali, pada 29 Mei 2026 yang dilaporkan oleh Jhonsen Ajiman Ang bergulir di Polsek Denpasar Selatan.

Berlanjut, penyelidik dengan berbekal rekaman CCTV memanggil pelapor untuk konfrontasi dalam penyelidikan dugaan pencurian alat DJ senilai Rp15 juta dengan pemberatan di Denpasar Selatan, dengan seorang perempuan, Rabu, 22 Juli 2026.

Jhonsen Ajiman Ang selaku pelapor merasa kehilangan satu unit alat DJ merek Pioneer tipe XDJ-RR dengan nilai kerugian sekitar Rp15 juta.

Kondisi itu bermula dari pelapor mengecek CCTV dan terlihat yang mengambil barang itu adalah temannya sendiri, di sebuah rumah kos di Jalan Mekar Jaya II Blok B1A No. 5C, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, didalam kamarnya.

Pelapor dalam upaya mencari barangnya berusaha mendatangi rumahnya di wilayah Karawang Provinsi Jawa Barat, yang dijawab oleh terlapor bahwa alat itu ingin digunakannya untuk perform (kegiatan) musik dengan komunitasnya. Ditunggu lama sesuai janjinya belum juga dikembalikan.

“Saya meminta kawan untuk membantu carikan, ternyata diketahui barang tersebut telah terjual, ” Ucapnya setelah menghadiri panggilan kepolisian dalam menindaklanjuti pelaporan.

Berdasarkan wawancara singkatnya, pihak Jhonsen Ajiman mengungkapkan pada tanggal 25 Mei 2026 mendatangi teman dari pihak terlapor untuk meminta penjelasan dan pemyelesaian, malah dirinya dilaporkan di Polresta Denpasar karena memasuki halaman orang lain.

“Anehnya, setelah saya telepon pihak penyidik didapatkan pelaporan tersebut sudah dicabut, “sebutnya.

Ia juga menyebutkan kehilangan satu buah unit motor, yang saat akan diambil, ditolak pihak keluarga terlapor dan berjanji akan mengembalikan setelah mediasi selesai.

” Saya tidak dapat mengambil motor itu lantaran bukti surat tidak saya pegang dan hanya kwitansi pembelian. Itu tidak bisa masuk dalam pelaporan, ” Sebutnya.

Konfrontasi dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Untuk proses tindak lanjut dari penanganan perkara tersebut, penyelidik akan melakukan konfrontasi sehingga diperlukan keterangan dari saudara selaku saksi,” demikian bunyi surat undangan yang ditandatangani Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Agus Adiapriyoga, S.I.K., M.H.

Intimidasi Oknum Polisi

Disisi lain Jhonsen Ajiman Ang juga mengalami perasaan yang tidak menyenangkan karena pada waktu yang lalu telah mendapatkan telepon dari nomer tidak dikenal, berupa tekanan dan ia merasa permasalahan yang dialaminya sudah tidak adil dan penuh ketakuatan. Beberapa kali menelpon dengan mengaku telah dilaporkan oleh terlapor, tetapi tidak melalui prosedur yang benar.

Diduga terlapor memiliki bekingan seorang oknum anggota polisi aktif (Res Tabanan) berpangkat Aipda berinisial IGA.

Dari kondisi itu Jhonsen telah melaporkan hal tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri, berdasarkan laporan nomor: SPSP2/2026070900125 terkait dugaan penyalahgunaan wewenang.

Pihak Terlapor

Awak media berusaha meminta keterangan terhadap terlapor seorang wanita berinisial KP saat usai acara pemanggilan konfrontasi. Pihak terlapor sambil mengabaikan pertanyaan awak media sambil menyebutkan tidak ada pelaporan tentang pencurian dan malah mengaku mengalami kekerasan.

“Salah mungkin, tidak ada pelaporan pencurian, ” Ujarnya sambil berlalu meninggalkan awak media.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    TNI Tegaskan Pembangunan Batalion Teritorial di Atas Lahan Negara, Bantah Tudingan Serobot Tanah Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    JAKARTA – Markas Besar (Mabes) TNI membantah tudingan bahwa pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) dilakukan dengan menyerobot lahan milik masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya sengketa dan penolakan warga terhadap rencana pembangunan satuan baru TNI di sejumlah daerah. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa seluruh pembangunan Yon TP dilaksanakan […]

  • Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    Hanoman jadi maskot Porprov Bali 2025, simbol semangat dan kearifan lokal

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 3Komentar

    Denpasar, 11 Juli 2025 — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XLVI tahun 2025 resmi meluncurkan logo dan maskot dalam sebuah seremoni di Sekretariat KONI Bali, Gedung Olahraga Lila Bhuana, Denpasar, Jumat (11/7). Maskot yang dipilih adalah tokoh kera putih Hanoman, sementara logonya terinspirasi dari lima gunung utama di Bali, penuh dengan makna filosofis dan nilai […]

  • Penolakan PSEL Diduga Cara Politik Kotor Untuk Tetap Memajukan Pembangunan FSRU LNG, Tolak!

    Penolakan PSEL Diduga Cara Politik Kotor Untuk Tetap Memajukan Pembangunan FSRU LNG, Tolak!

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana Pembangunan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di lahan milik Pelindo seluas 6 hektare mendapat penolakan dari sejumlah warga di Banjar Pesanggaran dengan alasan dekat permukiman, kawasan suci, dan jalur pariwisata. Penolakan ini seperti ada dugaan politik yang menunggangi, Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali tidak didanai langsung […]

  • Apartemen yang Menunggu Keadilan, Misteri Pembunuhan 26 Tahun di Nagoya Akhirnya Terungkap

    Apartemen yang Menunggu Keadilan, Misteri Pembunuhan 26 Tahun di Nagoya Akhirnya Terungkap

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    NAGOYA — Sebuah apartemen lantai dua di Distrik Nishi, Nagoya, selama lebih dari 26 tahun berdiri seperti kapsul waktu. Tak berpenghuni, namun sewanya selalu dibayar tepat waktu. Mainan anak masih tergeletak, perabotan tak bergeser sejak 1999. Apartemen itu sengaja “dibekukan” oleh seorang suami yang menolak membiarkan pembunuhan istrinya lenyap ditelan waktu. Di penghujung 2025, kesetiaan […]

  • Ditjen Imigrasi Bentuk 18 Kantor Baru, Layanan Keimigrasian Kini Semakin Dekat ke Masyarakat

    Ditjen Imigrasi Bentuk 18 Kantor Baru, Layanan Keimigrasian Kini Semakin Dekat ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI mengumumkan pembentukan 18 kantor imigrasi baru di berbagai provinsi di Indonesia. Langkah ini merupakan upaya memperluas jangkauan layanan paspor, izin tinggal, serta pengawasan dan penindakan keimigrasian di seluruh wilayah Tanah Air. Keputusan ini didasari oleh persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) […]

  • Vinsensius Jemadu Sambut Global Bike Tour Pertama Kali ke Bali di Bali Relaxing Resort & Spa Tanjung Benoa

    Vinsensius Jemadu Sambut Global Bike Tour Pertama Kali ke Bali di Bali Relaxing Resort & Spa Tanjung Benoa

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    BADUNG – Sebelum acara berlangsung, pihak panitia meminta para hadirin untuk tunduk sejenak mengingat kebakaran kompleks apartemen di Hong Kong yang merenggut banyak korban jiwa, serta mendoakan pemerintah Hong Kong dan para keluarga Korban diberikan kemudahan dan kelancaran. Kemudian berlanjut ke acara yang dibuat sederhana mengingat masih berkabung Nasional Hong Kong, acara Welcome Dinner Global […]

expand_less