Breaking News
light_mode

Capung, Penjaga Alami dari Ancaman Nyamuk dan Penyakit

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Keberadaan capung di lingkungan sekitar kerap dianggap biasa, bahkan tidak jarang diabaikan. Padahal, serangga yang dikenal dengan kemampuan terbang lincah ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus membantu mengendalikan populasi nyamuk yang berpotensi menularkan berbagai penyakit.

Capung merupakan predator alami nyamuk yang sangat efektif. Dalam kondisi ideal, seekor capung dewasa dapat memangsa puluhan nyamuk setiap hari. Beberapa penelitian menunjukkan jumlah mangsanya dapat mencapai lebih dari 100 ekor nyamuk dalam sehari, tergantung ketersediaan makanan dan kondisi lingkungan.

Tidak hanya saat dewasa, capung juga berperan penting sejak fase larva. Larva capung yang hidup di perairan aktif memangsa jentik-jentik nyamuk, sehingga membantu memutus siklus perkembangan nyamuk sebelum mencapai fase dewasa.

Peran tersebut menjadikan capung sebagai salah satu pengendali hayati yang berkontribusi dalam menekan populasi nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Kehadiran capung di suatu kawasan dapat menjadi indikator alami bahwa ekosistem setempat masih terjaga dengan baik.

Selain berfungsi sebagai predator, capung juga dikenal sebagai penanda kualitas lingkungan. Serangga ini umumnya hanya dapat berkembang biak di perairan yang relatif bersih dan memiliki keseimbangan ekosistem yang baik. Karena itu, menurunnya populasi capung sering kali menjadi sinyal adanya gangguan lingkungan atau pencemaran.

Para pemerhati lingkungan mengingatkan pentingnya menjaga habitat capung, seperti kolam, sungai kecil, taman basah, dan area perairan alami lainnya. Upaya sederhana tersebut tidak hanya mendukung kelestarian capung, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.

Dengan manfaat yang dimilikinya, capung layak mendapat perhatian sebagai salah satu “penjaga alami” lingkungan. Memberikan ruang hidup bagi capung berarti ikut menjaga keseimbangan alam sekaligus mendukung upaya pengendalian nyamuk secara alami dan berkelanjutan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus DPRD Badung Kejar Raperda Seni-Budaya Rampung 2 Bulan

    Pansus DPRD Badung Kejar Raperda Seni-Budaya Rampung 2 Bulan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Penyerapan aspirasi menyoroti kesejahteraan seniman, perlindungan karya budaya, hingga batasan komersialisasi seni di sektor pariwisata. BADUNG — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif Dewan tentang Perlindungan Seni dan Budaya dapat dirampungkan dalam waktu sekitar dua bulan. Target tersebut disampaikan setelah Pansus menggelar rapat kerja penyerapan aspirasi bersama berbagai pemangku […]

  • SMK Negeri 1 Lobalain Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Kreatif dan Semangat Nasionalisme

    SMK Negeri 1 Lobalain Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Kreatif dan Semangat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Deda Henukh
    • 14Komentar

    Lobalain – Suasana semarak terasa di SMK Negeri 1 Lobalain saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang digelar pada 13–15 Agustus 2025. Berbagai lomba kreatif diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mengasah bakat dan kreativitas siswa-siswi. Rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Kristian Isach, S.Pd., dan melibatkan partisipasi seluruh warga sekolah. Di […]

  • Bantuan 1,2 Ton Pakan Disalurkan ke Shelter di Singaraja, Ratusan Anjing Rescue Terbantu

    Bantuan 1,2 Ton Pakan Disalurkan ke Shelter di Singaraja, Ratusan Anjing Rescue Terbantu

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    SINGARAJA – Kepedulian terhadap hewan terlantar kembali ditunjukkan Yayasan Suara Kasih Satwa Indonesia dengan menyalurkan bantuan pakan dalam jumlah besar ke Shelter One Kurnia di Singaraja, Buleleng, pada Senin (27/4). Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban operasional shelter yang menampung ratusan hewan rescue. Pembina Yayasan Suara Kasih Satwa Indonesia, Maria Rini, mengatakan penyaluran bantuan tersebut […]

  • Man Tayax: Aceh Sudah Diberi Otonomi Luas, Jangan Jadikan Referendum Alat Tekan Jakarta

    Man Tayax: Aceh Sudah Diberi Otonomi Luas, Jangan Jadikan Referendum Alat Tekan Jakarta

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Kericuhan Hari Damai Aceh dan pengibaran bendera Bulan Bintang kembali memantik kritik. Pengamat sosial Man Tayax mempertanyakan efektivitas pengelolaan otonomi dan Dana Otsus setelah dua dekade perdamaian Helsinki. BANDA ACEH — Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2026 yang semestinya menjadi momentum refleksi perjalanan damai justru diwarnai kericuhan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, […]

  • Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    Dr. Ketut Kwartantaya Highlights Strategic Role of Asian Dermatologists on the Global Stage

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 292Komentar

    BADUNG, July 10, 2025 — Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya, Sp.D.V.E., Subsp. O.B.K., FINSDV, FAADV, emerged as a central figure at the 20th Annual Scientific Meeting (PIT XX) of PERDOSKI 2025 and the 1st PAN Asia Conference of Dermatology held in Bali. As Chair of the Organizing Committee, Dr. Kwartantaya underscored the critical role of […]

  • Trem Listrik Bandara-Canggu Dikaji KAI, Bali Pilih Moda yang Selaras dengan Kearifan Lokal

    Trem Listrik Bandara-Canggu Dikaji KAI, Bali Pilih Moda yang Selaras dengan Kearifan Lokal

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jalur sepanjang sekitar 12 kilometer disiapkan untuk mengurai kemacetan koridor Bandara I Gusti Ngurah Rai-Canggu yang setiap hari dilintasi sekitar 80 ribu kendaraan dan menjadi jalur mobilitas 150 ribu orang. BADUNG – Rencana pembangunan trem listrik berbasis baterai yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu, Kabupaten Badung, memasuki tahap pengembangan yang […]

expand_less