Breaking News
light_mode

Jangan Sembarangan Membunuh Biawak, Ini Dampak Besar bagi Ekosistem dan Kehidupan Manusia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Biawak bukan sekadar reptil liar. Hewan ini memiliki peran penting sebagai pengendali hama, pemakan bangkai, hingga penjaga keseimbangan rantai makanan.

DENPASAR – Biawak kerap dianggap sebagai hewan yang mengganggu karena sering ditemukan di sekitar permukiman, kolam ikan, hingga kandang unggas. Penampilannya yang besar, dilengkapi gigi tajam dan cakar kuat, membuat banyak orang memilih membunuhnya saat bertemu.

Padahal, para ahli menegaskan bahwa tindakan tersebut justru dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Biawak merupakan salah satu predator alami yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Sebagai hewan karnivora, biawak memangsa berbagai jenis satwa, mulai dari tikus, ular, ikan, hingga bangkai hewan. Peran ini membuat populasinya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Pengendali Populasi Tikus dan Ular

Salah satu manfaat terbesar biawak adalah membantu mengendalikan populasi tikus yang dikenal sebagai hama pertanian. Selain itu, biawak juga memangsa berbagai jenis ular, termasuk ular berbisa.

Apabila populasi biawak terus menurun akibat perburuan atau pembunuhan, jumlah tikus dan ular berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat memicu kerusakan lahan pertanian, meningkatkan risiko gagal panen, hingga memperbesar kemungkinan konflik antara manusia dengan satwa liar.

Membantu Mengendalikan Ikan Invasif

Di kawasan sungai, rawa, dan danau, biawak juga memangsa berbagai jenis ikan, termasuk spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Keberadaan biawak secara alami membantu menekan populasi ikan invasif sehingga tidak mendominasi habitat dan mengancam keberlangsungan spesies lokal.

Pembersih Alami Lingkungan

Selain berburu mangsa hidup, biawak juga dikenal sebagai pemakan bangkai. Perilaku ini memberikan manfaat besar karena membantu membersihkan lingkungan dari sisa-sisa hewan yang mati.

Dengan berkurangnya bangkai yang membusuk, risiko penyebaran bakteri, virus, maupun patogen lain dapat ditekan. Proses penguraian di alam pun berlangsung lebih cepat sehingga lingkungan tetap terjaga.

Menjaga Rantai Makanan

Dalam ekosistem, biawak tidak hanya berperan sebagai predator, tetapi juga menjadi mangsa bagi satwa yang lebih besar, seperti buaya di beberapa habitat.

Jika populasi biawak menurun drastis, keseimbangan rantai makanan dapat terganggu. Hewan mangsanya akan berkembang tanpa kontrol, sementara predator yang bergantung pada biawak kehilangan salah satu sumber makanan.

Berperan Penting bagi Keseimbangan Ekosistem

Para pemerhati lingkungan menilai setiap spesies memiliki fungsi tersendiri di alam, termasuk biawak. Hilangnya satu jenis satwa dapat memicu perubahan pada keseluruhan ekosistem yang pada akhirnya juga berdampak terhadap kehidupan manusia.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak membunuh biawak secara sembarangan. Apabila biawak masuk ke permukiman atau dianggap mengganggu, langkah yang lebih bijak adalah mengusirnya secara aman atau meminta bantuan petugas yang berwenang untuk melakukan evakuasi.

Selain alasan ekologis, perlu diketahui bahwa beberapa jenis biawak di Indonesia memiliki status perlindungan sesuai ketentuan perundang-undangan. Membunuh satwa yang dilindungi dapat berimplikasi pada sanksi hukum.

Menjaga keberadaan biawak bukan hanya tentang melestarikan satu spesies reptil, tetapi juga menjaga keseimbangan alam yang menjadi penopang kehidupan manusia dalam jangka panjang.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 260 Mahasiswa RI Terbang ke Eropa, Dapat Beasiswa Erasmus+ dari Uni Eropa

    260 Mahasiswa RI Terbang ke Eropa, Dapat Beasiswa Erasmus+ dari Uni Eropa

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Sebanyak 260 mahasiswa dan dosen dari seluruh Indonesia berhasil meraih beasiswa prestisius Erasmus+ dari Uni Eropa untuk tahun akademik 2025. Program ini akan membawa mereka menempuh pendidikan pascasarjana dan mengikuti pertukaran akademik di berbagai universitas bergengsi di Eropa, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kerja sama internasional di bidang […]

  • Salah Tembak di Langit Kuwait, Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Tengah Eskalasi Konflik Iran

    Salah Tembak di Langit Kuwait, Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Tengah Eskalasi Konflik Iran

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 11Komentar

    KUWAIT – Insiden salah tembak (friendly fire) mewarnai memanasnya konflik di kawasan Teluk setelah sistem pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh tiga jet tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat, Senin malam (2/3/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat ketiga pesawat tengah menjalankan operasi militer aktif di wilayah udara Kuwait, di tengah meningkatnya […]

  • Banding Ditolak, Hukuman Nikita Mirzani Justru Bertambah Jadi 6 Tahun Penjara

    Banding Ditolak, Hukuman Nikita Mirzani Justru Bertambah Jadi 6 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Upaya banding yang diajukan selebritas Nikita Mirzani atas kasus pemerasan dan pengancaman melalui ITE justru berujung pada penambahan hukuman. Majelis Hakim Pengadilan Tinggi memutuskan memperberat vonis dari sebelumnya 4 tahun menjadi 6 tahun penjara, setelah menyatakan Nikita terbukti bersalah tidak hanya dalam kasus ITE, tetapi juga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Putusan ini […]

  • Hanya 2 Bulan! Andi Law Firm Sukses Damaikan Sengketa Keluarga yang Telah Berlarut 2 Tahun

    Hanya 2 Bulan! Andi Law Firm Sukses Damaikan Sengketa Keluarga yang Telah Berlarut 2 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    Denpasar, 25 September 2025 – Sebuah prestasi gemilang kembali ditorehkan Andi Law Firm & Partner. Tim hukum yang dikomandoi oleh I Wayan Swandi berhasil mendamaikan perkara keluarga antara KS dan JM yang telah berlarut-larut selama 2 tahun, hanya dalam waktu 2 bulan. Keberhasilan ini bukan semata kebetulan. Di bawah arahan dan bimbingan Day Santini selaku […]

  • Superkonduktor Dinilai Jadi Kunci Efisiensi Listrik Nasional, Dukung Target Ambisius RUPTL PLN 2025–2034

    Superkonduktor Dinilai Jadi Kunci Efisiensi Listrik Nasional, Dukung Target Ambisius RUPTL PLN 2025–2034

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Vaza Fernantha
    • 4Komentar

    Denpasar – Indonesia tengah menghadapi momentum krusial dalam transformasi sektor energi. Kebutuhan listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan populasi, di sisi lain dibayangi tekanan global untuk menekan emisi karbon dan mempercepat transisi menuju energi bersih. Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PT PLN (Persero) menargetkan penambahan kapasitas energi baru terbarukan (EBT) […]

  • Pria Australia Hidup 105 Hari Tanpa Jantung, Terobosan Medis dari Jantung Buatan BiVACOR

    Pria Australia Hidup 105 Hari Tanpa Jantung, Terobosan Medis dari Jantung Buatan BiVACOR

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    SYDNEY, Australia — Seorang pria asal Australia berusia 40-an mencatatkan sejarah medis dengan bertahan hidup selama 105 hari tanpa jantung manusia di dalam tubuhnya. Dalam periode tersebut, pria ini hidup dengan sebuah jantung buatan revolusioner berbahan titanium bernama BiVACOR Total Artificial Heart, yang menggantikan seluruh fungsi jantung biologis, tanpa denyut, tanpa bilik, dan tanpa katup. […]

expand_less