Breaking News
light_mode

Jangan Sembarangan Membunuh Biawak, Ini Dampak Besar bagi Ekosistem dan Kehidupan Manusia

  • account_circle Admin
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Biawak bukan sekadar reptil liar. Hewan ini memiliki peran penting sebagai pengendali hama, pemakan bangkai, hingga penjaga keseimbangan rantai makanan.

DENPASAR – Biawak kerap dianggap sebagai hewan yang mengganggu karena sering ditemukan di sekitar permukiman, kolam ikan, hingga kandang unggas. Penampilannya yang besar, dilengkapi gigi tajam dan cakar kuat, membuat banyak orang memilih membunuhnya saat bertemu.

Padahal, para ahli menegaskan bahwa tindakan tersebut justru dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Biawak merupakan salah satu predator alami yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Sebagai hewan karnivora, biawak memangsa berbagai jenis satwa, mulai dari tikus, ular, ikan, hingga bangkai hewan. Peran ini membuat populasinya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Pengendali Populasi Tikus dan Ular

Salah satu manfaat terbesar biawak adalah membantu mengendalikan populasi tikus yang dikenal sebagai hama pertanian. Selain itu, biawak juga memangsa berbagai jenis ular, termasuk ular berbisa.

Apabila populasi biawak terus menurun akibat perburuan atau pembunuhan, jumlah tikus dan ular berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat memicu kerusakan lahan pertanian, meningkatkan risiko gagal panen, hingga memperbesar kemungkinan konflik antara manusia dengan satwa liar.

Membantu Mengendalikan Ikan Invasif

Di kawasan sungai, rawa, dan danau, biawak juga memangsa berbagai jenis ikan, termasuk spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Keberadaan biawak secara alami membantu menekan populasi ikan invasif sehingga tidak mendominasi habitat dan mengancam keberlangsungan spesies lokal.

Pembersih Alami Lingkungan

Selain berburu mangsa hidup, biawak juga dikenal sebagai pemakan bangkai. Perilaku ini memberikan manfaat besar karena membantu membersihkan lingkungan dari sisa-sisa hewan yang mati.

Dengan berkurangnya bangkai yang membusuk, risiko penyebaran bakteri, virus, maupun patogen lain dapat ditekan. Proses penguraian di alam pun berlangsung lebih cepat sehingga lingkungan tetap terjaga.

Menjaga Rantai Makanan

Dalam ekosistem, biawak tidak hanya berperan sebagai predator, tetapi juga menjadi mangsa bagi satwa yang lebih besar, seperti buaya di beberapa habitat.

Jika populasi biawak menurun drastis, keseimbangan rantai makanan dapat terganggu. Hewan mangsanya akan berkembang tanpa kontrol, sementara predator yang bergantung pada biawak kehilangan salah satu sumber makanan.

Berperan Penting bagi Keseimbangan Ekosistem

Para pemerhati lingkungan menilai setiap spesies memiliki fungsi tersendiri di alam, termasuk biawak. Hilangnya satu jenis satwa dapat memicu perubahan pada keseluruhan ekosistem yang pada akhirnya juga berdampak terhadap kehidupan manusia.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak membunuh biawak secara sembarangan. Apabila biawak masuk ke permukiman atau dianggap mengganggu, langkah yang lebih bijak adalah mengusirnya secara aman atau meminta bantuan petugas yang berwenang untuk melakukan evakuasi.

Selain alasan ekologis, perlu diketahui bahwa beberapa jenis biawak di Indonesia memiliki status perlindungan sesuai ketentuan perundang-undangan. Membunuh satwa yang dilindungi dapat berimplikasi pada sanksi hukum.

Menjaga keberadaan biawak bukan hanya tentang melestarikan satu spesies reptil, tetapi juga menjaga keseimbangan alam yang menjadi penopang kehidupan manusia dalam jangka panjang.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    Istana Kembalikan Kartu Pers CNN Indonesia, Pastikan Insiden Tak Terulang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 6734Komentar

    Pimred CNN Titin Rosmasari, Wartawan CNN Diana Valencia, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana (sumber foto rmol.id)  Jakarta, 29 September 2025 – Polemik pencabutan kartu identitas pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, akhirnya berakhir. Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden secara resmi mengembalikan kartu tersebut pada […]

  • Lagi Citra Kepolisian Tercoreng! Bripda MS Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar MTs di Tual

    Lagi Citra Kepolisian Tercoreng! Bripda MS Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar MTs di Tual

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    TUAL – Citra kepolisian kembali tercoreng akibat dugaan tindakan arogan oknum aparat. Seorang anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya (MS), resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang pelajar madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial AT (14) meninggal dunia. Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, menyatakan status hukum Bripda MS telah dinaikkan dari terlapor menjadi tersangka. […]

  • Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

    Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    TANGERANG – Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil membongkar sindikat kejahatan siber internasional bermodus love scamming di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 27 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan pemerasan daring lintas negara. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Ditjen Imigrasi setelah melakukan pendalaman […]

  • Tokoh Papua Kecam Klaim Sepihak Benny Wenda sebagai “Presiden West Papua”

    Tokoh Papua Kecam Klaim Sepihak Benny Wenda sebagai “Presiden West Papua”

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAYAWIJAYA — Klaim sepihak yang kembali diumumkan oleh Benny Wenda sebagai “Presiden West Papua” memicu gelombang penolakan dan kecaman dari berbagai elemen masyarakat Papua. Pernyataan tersebut dinilai tidak mewakili kehendak warga dan justru dianggap sebagai tindakan provokatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Papua. Sejumlah tokoh adat, pemuka agama, hingga masyarakat menilai langkah Benny […]

  • Dari Sensasi Medsos ke Guncangan Geopolitik, Penangkapan Nicolás Maduro Mengubah Peta Politik Amerika Latin

    Dari Sensasi Medsos ke Guncangan Geopolitik, Penangkapan Nicolás Maduro Mengubah Peta Politik Amerika Latin

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    DENPASAR – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat yang berlangsung cepat dan tertutup di Caracas. Informasi itu sempat memicu kebingungan global setelah media sosial dibanjiri spekulasi, lelucon, hingga narasi menyesatkan yang mengaburkan substansi peristiwa. Isu-isu remeh, termasuk soal perubahan penampilan fisik, sempat viral dan menutupi […]

  • Waspadai “Penumpang Gelap” Reformasi Polri, Habiburokhman: Jangan Sampai Melemahkan Institusi

    Waspadai “Penumpang Gelap” Reformasi Polri, Habiburokhman: Jangan Sampai Melemahkan Institusi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman, mengingatkan publik agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang dinilai menunggangi isu percepatan reformasi Polri untuk kepentingan tertentu. Ia menyebut adanya “penumpang gelap” yang mengatasnamakan reformasi, namun diduga memiliki agenda tersembunyi di balik kritik yang dilontarkan. Dalam keterangannya, Selasa (11/2/2026), Habiburokhman menilai sejumlah pihak kerap […]

expand_less