Breaking News
light_mode

FBI Turun Tangan Uji Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FBI, Secret Service, Bank Indonesia, dan otoritas terkait memverifikasi dolar AS, dolar Singapura, serta emas batangan sebelum berkas perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

JAKARTA – Penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, memasuki tahapan krusial. Penyidik melakukan verifikasi terhadap barang bukti sebelum seluruh proses penanganan perkara resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Tahap verifikasi tersebut ditandai dengan kedatangan perwakilan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan The United States Secret Service ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Selasa (14/7/2026).

Kedatangan aparat penegak hukum Amerika Serikat itu berkaitan dengan pemeriksaan barang bukti berupa mata uang asing yang disita dalam perkara tersebut. Setelah sekitar satu jam berada di lokasi, rombongan meninggalkan gedung tanpa memberikan pernyataan kepada media.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keaslian dan validitas barang bukti sebelum perkara dilimpahkan sepenuhnya ke Kejaksaan Agung.

Barang bukti yang diverifikasi meliputi dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), rupiah, hingga emas batangan. Proses pengujian melibatkan FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kedutaan Besar Singapura, serta Bank Indonesia sesuai kewenangan masing-masing.

Selain valuta asing, penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 74 keping emas batangan yang sebelumnya telah diuji oleh PT Pegadaian (Persero).

Menurut Budi, hasil pengujian emas diperkirakan selesai dalam satu hingga dua hari. Hasil tersebut akan menjadi bagian dari kelengkapan barang bukti yang diserahkan kepada Kejaksaan Agung dalam proses penyidikan lanjutan.

Ia menegaskan seluruh tahapan saat ini masih merupakan bagian dari penyidikan. Karena itu, materi perkara belum dapat dipublikasikan secara menyeluruh. Penyerahan tersangka, barang bukti, dokumen, dan berkas perkara dilakukan secara bertahap karena sejumlah barang bukti memerlukan pengujian oleh ahli independen dari luar institusi kepolisian.

Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri resmi melimpahkan penanganan tiga perkara dugaan korupsi dan TPPU kepada Kejaksaan Agung sebagai bentuk sinergi antarpenegak hukum.

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan selama proses penyidikan, tim telah memeriksa 15 saksi, dua orang ahli, serta melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi.

“Kita telah sepakat dengan Kejaksaan Agung bahwa penanganan penyidikan terhadap tiga perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung dalam rangka sinergisitas sebagaimana yang telah disampaikan Plt Jampidsus,” kata Totok di Kejaksaan Agung, Sabtu (11/7/2026).

Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menetapkan dua tersangka, yakni Don Ritto (DR) yang diduga melakukan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi, serta Febrie Adriansyah yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dan/atau TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri maupun perkara dugaan korupsi lainnya.

Don Ritto diketahui telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sejak 10 Juli 2026. Sementara itu, Febrie Adriansyah dipersangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (3)

  • vorbelutr ioperbir

    The subsequent time I read a weblog, I hope that it doesnt disappoint me as much as this one. I imply, I know it was my choice to read, however I really thought youd have one thing interesting to say. All I hear is a bunch of whining about something that you can fix when you werent too busy looking for attention.

    Balas26 Juli 2026 6:27 AM
  • Horacio

    all thhe time i usedd too red smaller article whic aloso clear theiur
    motive, aand tha iss alsoo happeening with thuis piecde off writing whic I am reading here.
    ofvd9wuapt8s7luuj798

    Heere is myy webb site – 香港

    Balas19 Juli 2026 11:58 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga RT 24 Kauman Babadan Hidupkan Cinta Budaya Nusantara

    Warga RT 24 Kauman Babadan Hidupkan Cinta Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 12Komentar

    YOGYAKARTA – Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, warga RT 24 Kauman Babadan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, menunjukkan semangat guyub rukun dengan mengangkat tema Cinta Budaya Nusantara. Melalui beragam kreasi, masyarakat setempat berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Jawa sekaligus mengenalkan warisan leluhur kepada generasi muda. RT 24 Kauman Babadan terletak di kawasan bersejarah, hanya sekitar 5 kilometer […]

  • Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    Diduga Terjerat Mafia Tanah, Warga Kuta Pertanyakan Keabsahan Sertifikat Pengganti

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    BADUNG — Sengketa tanah yang diduga melibatkan praktik mafia tanah kembali mencuat di Bali. Seorang warga Kuta, Ibu Indrawati, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum The Somya Internasional, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah yang kini disengketakan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung. Kuasa hukum Indrawati, Made Somya Putra bersama Nyoman Suarta, menjelaskan […]

  • Emas & Perak Mengalir di Got, Riset Ungkap Fakta Mengejutkan dari Saluran Pembuangan Swiss

    Emas & Perak Mengalir di Got, Riset Ungkap Fakta Mengejutkan dari Saluran Pembuangan Swiss

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    SWISS – Sebuah riset yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perairan Pemerintah Swiss pada 2016 mengungkap temuan yang membuat dunia tercengang. Dalam saluran pembuangan air negara tersebut, para peneliti menemukan kandungan logam mulia dalam jumlah yang tidak main-main: 3 ton perak dan 40 kilogram emas. Jika dihitung berdasarkan nilai pasar, total logam mulia itu […]

  • Dua Remaja Asal Sumba Barat Daya Ditangkap Usai Curi Motor di Denpasar Timur

    Dua Remaja Asal Sumba Barat Daya Ditangkap Usai Curi Motor di Denpasar Timur

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Denpasar Timur berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Kusuma Atmaja, Denpasar Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih. Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menjelaskan kasus ini terungkap berawal […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Layani 15 Juta Pelintas Sepanjang 2025, PNBP Tembus Rp1,5 Triliun

    Imigrasi Ngurah Rai Layani 15 Juta Pelintas Sepanjang 2025, PNBP Tembus Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    BADUNG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja impresif di tengah derasnya arus mobilitas global menuju Bali. Sepanjang tahun ini, Imigrasi Ngurah Rai mencatat total perlintasan masuk dan keluar melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai 15 juta orang, meningkat 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 6,9 […]

  • Roy Shakti: Polisi-Kejaksaan Damai, Rakyat Tetap Jadi Sasaran Oknum Play Button

    Roy Shakti: Polisi-Kejaksaan Damai, Rakyat Tetap Jadi Sasaran Oknum

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Roy Shakti menilai berakhirnya polemik antara kepolisian dan kejaksaan belum menyelesaikan persoalan utama, yakni dugaan praktik pemerasan oleh oknum aparat dalam proses penegakan hukum. JAKARTA – Konten kreator dan pengamat Roy Shakti menanggapi berakhirnya polemik yang sempat menjadi sorotan publik terkait hubungan antara institusi kepolisian dan kejaksaan. Dalam sebuah video yang diunggah melalui media sosial, […]

expand_less