Breaking News
light_mode

Polemik Simbol Religi di Toilet, Kasus di Pecatu Picu Respons Organisasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Daya tarik Sang Buddha yang hidup sekitar abad ke-6 hingga ke-4 SM, pamornya masih sampai dengan hari ini di seluruh dunia. Walaupun penganut agama mereka di Indonesia cenderung masih relatif sedikit. Banyak cafe, restoran dan Spa menggunakan simbolik Buddha sebagai maskot mereka, entah untuk meningkatkan aura keberadaan tempat tersebut atau simbolik “peacefull” yang mereka tawarkan.

Lukisan diduga Buddha ini ditemukan terpasang di ruangan WC / toilet.

Buddha adalah gelar bagi Siddhartha Gautama, seorang guru spiritual dan filsuf dari India kuno. Penganut agama Buddha di Indonesia berjumlah sekitar 0,71% – 0,73% dari total populasi atau sekitar 2 juta jiwa per 2022-2023.

Mayoritas umat Buddha adalah keturunan Tionghoa, dengan konsentrasi tertinggi di DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Bali. Aliran Mahayana adalah yang paling banyak dianut di Indonesia.

Untuk diketahui oleh publik, terutama penganut agama Budha dan pencinta Buddha di tanah air terutama di Bali, awak media sempat bertandang ke sebuah Cafe atau restoran di wilayah Labuan Sait Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dugaan lukisan Dewa – dewi dalam kepercayaan Tionghoa.

Karena ramainya video yang beredar di media sosial Global Bali Dewata soal ada dugaan pelecehan peletakan lukisan yang mirip dengan Sang Budha dan Dewa – dewi kepercayaan orang Tionghoa dan sekitarnya.

Mengkonfirmasi hal tersebut kepada Made Sudiarta (Sin) selaku pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali, ia menyayangkan kondisi tersebut dan menunjukan sebuah kasus yang mirip di Buddha Bar pada waktu silam.

“Ya pendekatan kekeluargaan aja dulu kasih mereka pemahaman lalu pindahkan ke tempat yang layak, ” Sebutnya dalam komunikasi chat.

Kemudian mengkonfirmasi kembali ke Hery Sudiarto selaku Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Bali. Ia menyarakan kami untuk mengkonfirmasi langsung ke Pembimas Buddha Provinsi Bali, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia.

 

Melalui sambungan seluler Sihar, S.Ag., M.Si., menyarankan agar dilakukan pendekatan dahulu, agar ditemukan kondisi yang kondusif.

“Kita belum cek apakah itu benar sebuah pelecehan atau gambar Buddha atau bukan, nanti kita pastikan dulu”

“Nanti kita diskusikan hal ini dengan pihak terkait atau yang merasa dirugikan, ” Ucapnya singkat, Selasa, 31 Maret 2026.

Kembali menemui pihak manajer dari pihak Restoran / Cafe, menanyakan hal itu di pihak karyawan, mereka mengatakan secara langsung tidak ada manajer jadi mereka memberikan nomer yang menunjukan nama Fara, seorang yang dianggap bertanggung jawab terhadap keberadaan cafe atau restoran tersebut.

Menanyakan hal itu kembali, ia hanya menyapa dan menganjurkan kami untuk melakukan “appointment” Atau janji terlebih dahulu. Didesak untuk kapan bisa kami konfirmasi, ia mengatakan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada atasannya dan belum atau menolak memberikan nomer kontak yang kami minta.

“Kalo sudah ada izin dari atasan ya pak, Kalo ga saya ga bisa kasih statement, ” Ungkapnya kepada kami melalui pesan Whatapps.

Berdasarkan pengamatan awak media, suasana cafe atau restoran tersebut memang bernuansa religi Thailand, yang notabene banyak menganut agama Buddha. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (2)

  • Starla

    aways i uszed to reaad smalleer articlpes orr redviews that also clpear ttheir motive, andd that iss lso happeniing
    wuth thyis article whixh I am reading now.

    Feeel ftee tto suirf tto mmy sire … roloxxx

    Balas25 Mei 2026 3:43 AM
  • ALO8

    Thông Tin Liên Hệ

    Balas4 April 2026 8:37 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Trap Hanya Rekomendasikan BTID? Publik Tanyakan Nasib Temuan Pelanggaran Lain

    Pansus Trap Hanya Rekomendasikan BTID? Publik Tanyakan Nasib Temuan Pelanggaran Lain

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali kembali menjadi sorotan publik. Setelah sepanjang 2025 hingga 2026 gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak), penyegelan bangunan, hingga menemukan dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan di berbagai daerah di Bali, kini muncul pertanyaan besar terkait arah rekomendasi yang akan dibawa ke rapat […]

  • Bandara Bali Utara, Dari Kontroversi Partai Politik atau Menuju Prioritas Nasional

    Bandara Bali Utara, Dari Kontroversi Partai Politik atau Menuju Prioritas Nasional

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembangunan Bandara Bali Utara kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan realisasi proyek strategis nasional tersebut. Kebijakan itu sekaligus menghidupkan kembali perbedaan pandangan yang sebelumnya sempat muncul dengan sikap Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang pernah menyatakan penolakannya terhadap pembangunan bandara baru di Bali. Bandara Bali Utara sejak […]

  • Proyek Whoosh Jokowi Bikin Ricuh, Kemenkeu dan Danantara Saling Lempar Soal Utang KCIC

    Proyek Whoosh Jokowi Bikin Ricuh, Kemenkeu dan Danantara Saling Lempar Soal Utang KCIC

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Proyek kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung, salah satu proyek kebanggaan era Presiden Joko Widodo, kembali memantik kontroversi panas. Bukan soal kecepatan atau teknologinya, melainkan soal utang jumbo senilai Rp120 triliun yang kini menjadi bola liar antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Danantara selaku pengelola proyek. Kemenkeu menegaskan bahwa utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) […]

  • Polda Bali Bantah Tudingan Rasisme LBH Bali, Sebut Isu Bisa Memecah Belah Masyarakat

    Polda Bali Bantah Tudingan Rasisme LBH Bali, Sebut Isu Bisa Memecah Belah Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    DENPASAR – Polemik dugaan pernyataan rasis oleh Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono, terus bergulir. Setelah Forum Warga Setara (ForWaras) bersama 46 organisasi dan individu, termasuk YLBHI-LBH Bali, Komunitas Taman 65, KIKA Bali, hingga sejumlah akademisi, menyesalkan pernyataan tersebut, Polda Bali akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Berita sebelumnya: ForWaras Gugat Rasisme Pejabat Bali, Perjuangan Rakyat […]

  • Anak Dibawa Tanpa Izin, LBH Ansor Bali Bantu Avril Dapatkan Kembali Anak Kandungnya

    Anak Dibawa Tanpa Izin, LBH Ansor Bali Bantu Avril Dapatkan Kembali Anak Kandungnya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 13Komentar

    DENPASAR – Sungguh malang seorang ibu yang berjuang mencari buah hatinya yang diduga dilarikan oleh seorang ibu tiri dari Avril Waloeyo. Anak laki – laki yang berumur 3,5 tahun ini kini tinggal dengan nenek tanpa izin dari ibunya yakni Avril Waloeyo. Kisah ini berawal dari pihak korban Avril Waloeyo yang meninggalkan tempat tinggalnya bersama ibu […]

  • Lovfest 2026 Meledak, 1.230 Peserta Ramaikan Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II

    Lovfest 2026 Meledak, 1.230 Peserta Ramaikan Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Dwi Putra
    • 0Komentar

    Turnamen Perahu Layar Mini Jadi Magnet Wisata Bahari dan Pelestarian Tradisi Maritim Bali Utara BULELENG – Gaung Lovina Festival (Lovfest) 2026 yang kini resmi menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) semakin menguat di tingkat nasional. Salah satu rangkaian unggulannya, Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II, sukses menyedot perhatian ribuan peserta dan pengunjung di Pantai […]

expand_less