Breaking News
light_mode

Istana Sentil Polemik Pidato Prabowo, Jangan Goreng Potongan Kalimat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penasihat Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi meminta masyarakat melihat substansi utuh pidato Presiden Prabowo Subianto dan tidak terjebak pada potongan pernyataan yang viral di media sosial.

JAKARTA — Istana meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pidato Presiden Prabowo Subianto yang beredar dan menjadi perbincangan di media sosial. Pemerintah mengimbau publik melihat konteks serta substansi keseluruhan pidato, bukan hanya satu atau dua kalimat yang dipisahkan dari konteks.

Penasihat Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengatakan polemik mengenai pernyataan Prabowo terkait buruh pengupas bawang muncul karena publik terlalu fokus pada potongan kalimat yang kemudian diperbincangkan secara luas di media sosial.

“Kita pikirkan substansi dari pidato besar presiden ya. Yang satu kalimat, dua kalimat digoreng itu saya rasa kita harus belajar untuk tidak terfokus,” ujar Hasan saat ditemui di sela-sela peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Hasan, penyebaran potongan pidato secara luas tidak terlepas dari mekanisme algoritma media sosial yang cenderung mendorong konten singkat dan menarik perhatian pengguna.

Ia meminta masyarakat lebih kritis dalam memahami informasi yang beredar serta tidak mudah terdistraksi oleh cuplikan pidato yang viral.

“Itu algoritma juga itu. Ya. Satu kalimat, dua kalimat tapi pikirkan substansi besar dan gagasan besar dari pidato presiden. Sebaiknya seperti itu,” tegas Hasan.

Pernyataan Pengupas Bawang Jadi Sorotan

Polemik bermula dari pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidato tersebut, Prabowo memperkenalkan sejumlah masyarakat yang disebut sebagai penerima manfaat berbagai program pemerintah. Kehadiran mereka dimaksudkan untuk menunjukkan dampak kebijakan pemerintah secara langsung kepada masyarakat.

Salah satu yang diperkenalkan adalah Susanah dari Kabupaten Bogor. Prabowo menyebut Susanah bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp700.000 per kilogram.

“Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp700 ribu per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan di media sosial karena angka upah yang disebut dinilai memunculkan pertanyaan terkait kewajaran dan realitas penghasilan buruh pengupas bawang di lapangan.

Potongan pernyataan mengenai upah Rp700.000 per kilogram pun beredar luas dan memicu beragam respons publik.

Istana menilai perdebatan tersebut sebaiknya tidak menggeser perhatian masyarakat dari substansi utama pidato Presiden. Hasan menekankan pentingnya memahami keseluruhan gagasan dan konteks kebijakan yang disampaikan pemerintah.

Dengan demikian, Istana berharap masyarakat tidak hanya menjadikan potongan pernyataan sebagai bahan perdebatan, tetapi juga mencermati pesan utama yang disampaikan Presiden dalam pidato kenegaraan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuanu Park, taman publik seluas 1,6 hektare di Nuanu Creative City KREDIT FOTO: Nuanu Creative City

    Nuanu Park Segera Dibuka, Hadirkan Ruang Publik Kreatif Baru di Jantung Nuanu Creative City

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    TABANAN – Nuanu Creative City memperkenalkan secara eksklusif Nuanu Park kepada sejumlah rekan media menjelang peluncuran resminya pada musim panas tahun ini. Taman publik seluas 1,6 hektare tersebut diproyeksikan menjadi pintu masuk utama bagi pejalan kaki menuju kawasan kreatif Nuanu Creative City di Tabanan, Bali. Dalam media preview yang berlangsung pada 19 Mei 2026 itu, […]

  • Buka Puasa Bersama Polda Bali dan Elemen Mahasiswa sebagai Momentum Penguatan Komunikasi dan Stabilitas Kamtibmas Ramadhan 1447 H

    Buka Puasa Bersama Polda Bali dan Elemen Mahasiswa sebagai Momentum Penguatan Komunikasi dan Stabilitas Kamtibmas Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 21Komentar

    DENPASAR – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Buka Puasa Bersama antara Polda Bali dan elemen mahasiswa se-Bali yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang dihadiri Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, beserta jajaran Pejabat Utama Polda Bali ini menjadi momentum mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang lebih terbuka antara […]

  • Uang Bukan Biang Kerok Keserakahan, Melainkan Cermin Karakter Manusia

    Uang Bukan Biang Kerok Keserakahan, Melainkan Cermin Karakter Manusia

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Uang kerap menjadi pihak yang disalahkan atas berbagai persoalan sosial, mulai dari keserakahan, pengkhianatan, hingga penyalahgunaan kekuasaan. Namun sejumlah pengamat sosial menilai anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat, karena uang pada dasarnya hanyalah alat yang tidak memiliki kehendak, moral, maupun niat. Dalam berbagai fenomena kehidupan, uang dinilai lebih berperan sebagai pengungkap karakter dibandingkan sebagai […]

  • Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    Prabowo Malu Pantai Bali Kotor, Bila Pemda Tak Mampu Atasi Akan Turunkan Negara

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    BOGOR — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola sektor pariwisata nasional sebagai motor penciptaan lapangan kerja dan penggerak pertumbuhan ekonomi. Namun ia mengingatkan, persoalan serius yang kini mengancam wajah pariwisata Indonesia adalah krisis sampah, terutama di kawasan pantai yang selama ini menjadi andalan destinasi wisata dunia. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat […]

  • Sidang Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus Tomy Priatna, Koalisi Soroti Saksi Tak Kredibel dan Prosedur Bermasalah

    Sidang Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus Tomy Priatna, Koalisi Soroti Saksi Tak Kredibel dan Prosedur Bermasalah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    Denpasar, 17 April 2026 — Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi menyoroti sejumlah kejanggalan dalam sidang pembuktian pertama perkara dugaan kriminalisasi terhadap Tomy Priatna Wiria. Dalam persidangan yang berlangsung dinamis dan diwarnai perdebatan tersebut, Majelis Hakim hanya memeriksa dua dari enam saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum, yakni saksi pelapor dari Polda Bali dan saksi dari […]

  • Surat Dinas Pariwisata Gianyar Buka Fakta, Izin Resort Mewah yang Dikelola PMA Hanya Pondok Wisata

    Surat Dinas Pariwisata Gianyar Buka Fakta, Izin Resort Mewah yang Dikelola PMA Hanya Pondok Wisata

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5645Komentar

    GIANYAR – Menelusuri arsip surat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar Dinas Pariwisata pada tanggal 9 Maret 2015 dengan Nomor: 556/1722/Diparda/2015 yang ditujukan kepada GM Direktur salah satu hotel mewah di Desa Buahan, mengenai Informasi Zonasi. Pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar melalui sekretaris Ngakan Ketut Jati Ambarsika,SE, MM., menyebutkan bahwa hotel tersebut dengan rekomendasi operasional […]

expand_less