Breaking News
light_mode

Peluncuran Buku Bhaerawa Jnana Dapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLUNGKUNG – Terbitnya buku Bhaerawa Jnana karya Pembina Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa (PSCB), Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti, mendapat sambutan antusias dari berbagai pihak. Acara launching (peluncuran) dan bedah buku ini digelar Yayasan PSCB di Pasraman Sri Taman Ksetra, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (30/8/2025).

Bedah buku Bhaerawa Jnana menghadirkan editor dr. I Wayan Mustika dan budayawan I Wayan Westa serta dimoderatori jurnalis Raka Prama Putra. Acara ini dihadiri peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, akademisi, praktisi spiritual, tokoh adat, pemerhati budaya, hingga pejabat daerah.

Buku Bhaerawa Jnana berisi ajaran pembebasan yang menekankan lenyapnya penderitaan melalui pengendalian ego, keinginan, dan ketakutan. Tujuan utama karya ini adalah menjadi cahaya kecil dalam perjalanan panjang pencarian spiritual.

Buku ini disusun sebagai penuntun untuk melewati lapisan-lapisan pembebasan diri melalui simbol-simbol kuno dan praktik-praktik sakral dalam tradisi Bhaerawa, yang selama ini tersembunyi dari pandangan umum.

Sebagai praktisi Bhaerawa, Ida Dukuh Celagi sangat memahami ajaran dan teknik meditasi dalam jalan Bhaerawa. Ida Dukuh punya misi untuk menjernihkan kembali pengetahuan dan pemahaman masyarakat umum tentang ajaran Bhaerawa yang selama ini agak menyimpang dari kebenaran ajaran tersebut. Buku ini menjadi salah satu cara untuk mengungkap kebenaran tersebut.

Bupati Klungkung, I Made Satria, yang hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku Bhaerawa Jnana. Ia berharap kehadiran buku ini dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Saya sangat mengapresiasi atas launching buku ini. Semoga buku ini bisa bermanfaat untuk kita jadikan pedoman meniti kehidupan di masa mendatang,” ujarnya.

Ketua Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa, Jro Mangku I Ketut Suryadi, menyampaikan bahwa kegiatan bedah buku ini merupakan yang kedua kalinya digelar yayasan. Sebelumnya, Yayasan PSCB pernah menggelar bedah buku “Bhaerawa adalah Jalanku” karya Ida Dukuh Celagi ketika dirilis pada tahun 2019 lalu.

Ketua Yayasan juga mengatakan keberadaan Pasraman Sri Taman Ksetra, yang berada di bawah naungan Yayasan PSCB, mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari hibah Pemprov Bali yang difasilitasi Bupati Tabanan, hingga bantuan CSR dari PLN melalui anggota DPR RI I Nengah Senantara. “Terima kasih atas dukungan pembangunan dari berbagai pihak, baik berupa materil maupun moril,” ucapnya.

Direktur PT Jendela Rumah Semesta, Candra Lesmana, selaku penerbit buku Bhaerawa Jnana menyatakan rasa bangga sekaligus haru atas terbitnya buku ini. Menurutnya buku ini bukan sekadar teks yang memberikan wawasan intelektual, tetapi juga undangan untuk merenung, memahami diri, dan kembali pada kearifan hidup yang bersumber dari tradisi dan spiritualitas Nusantara.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh penerbit kepada penulis, Ida Dukuh Celagi. Menurut Candra Lesmana, kepercayaan untuk menerbitkan karya ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi PT Jendela Rumah Semesta (JRS) untuk terus menghadirkan buku-buku berkualitas.

“Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada penulis, Ida Dukuh Celagi, telah mempercayakan karya yang luar biasa ini untuk diterbitkan melalui PT Jendela Rumah Semesta,” ucapnya. Ia menambahkan, kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi JRS berkomitmen untuk terus menghadirkan buku-buku yang berkualitas untuk masyarakat luas.

Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Wayan Diadnyana, yang hadir mewakili Kepala Kanwil, menyebut peluncuran buku ini sebagai upaya pelestarian serta pengembangan ajaran spiritual Hindu yang bersumber dari tradisi Bhaerawa.

Dengan diterbitkannya Bhaerawa Jnana diharapkan nilai-nilai spiritual Hindu dapat terus berkembang secara dinamis di tengah tantangan zaman tanpa kehilangan akar budayanya. (*)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    Viral Doktor Desa Adat! Ketut Susila Dharma Gaungkan Reformasi Tradisi dan Gaya Hidup Tanpa Plastik

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    DENPASAR – Dunia akademik dan budaya Bali digugah oleh momen bersejarah: Ir. Ketut Susila Dharma, MM resmi menyandang gelar Doktor di bidang Ilmu Agama dan Kebudayaan dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Jumat (1/8). Namun bukan hanya karena predikat cumlaude yang diraihnya, melainkan juga karena disertasinya yang menyoroti modifikasi pemerintahan desa adat kuno serta pelaksanaan […]

  • Rai Budarsa Apresiasi Lomba Ngelawar dan Fruits Vegetables Carving di Sanur Village Festival 2025

    Rai Budarsa Apresiasi Lomba Ngelawar dan Fruits Vegetables Carving di Sanur Village Festival 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR — Dalam semangat pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas kuliner lokal, Ida Bagus Rai Budarsa, Founder dan Owner PT Hatten Bali Tbk, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Lomba Ngelawar antar Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Desa Sanur dan Lomba Fruits Vegetables Carving yang menjadi bagian dari rangkaian Sanur Village Festival (SVF) ke-18 Tahun 2025. […]

  • Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster Play Button

    Prabowo Resmikan RS Internasional, Tertutup Bayangan Ketidakhadiran Koster

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Bali pada Rabu–Kamis (25–26 Juni 2025) menyisakan tanda tanya besar. Bukan soal agenda penting seperti peresmian Bali International Hospital (BIH), melainkan ketidakhadiran Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta dalam momen kedatangan kepala negara di Bandara Ngurah Rai. Tak satu pun […]

  • WKS Tolak Paruman di Kantor LPD, Soroti Tekanan Soal Banten Guru Piduka

    WKS Tolak Paruman di Kantor LPD, Soroti Tekanan Soal Banten Guru Piduka

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR — Warga Desa Adat Pemogan, yang dikenal dengan inisial WKS, kembali menegaskan sikapnya terhadap undangan Paruman Wicara Adat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 Juli pukul 19.00 WITA, di kantor LPD. WKS menyatakan hanya akan hadir jika paruman dilakukan di tempat yang dianggap netral, seperti Balai Kerta Adyaksa di kantor desa atau kecamatan. “Saya […]

  • Wisatawan Muda Nyaris Tewas di Hostel Canggu, Ungkap Detik-Detik Merekam “Pesan Terakhir”

    Wisatawan Muda Nyaris Tewas di Hostel Canggu, Ungkap Detik-Detik Merekam “Pesan Terakhir”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    BALI — Seorang wisatawan muda yang selamat dari insiden di sebuah hostel di Canggu, Bali, mengungkap pengalaman mencekam yang hampir merenggut nyawanya. Kejadian yang sama sebelumnya menewaskan seorang perempuan asal China dan membuat sejumlah tamu lain jatuh sakit. Leila Li, wisatawan asal China yang menginap di hostel tersebut, mengaku kondisinya memburuk begitu cepat hingga ia […]

  • Seperempat Abad Bersahabat, Alumni FKG Mahasaraswati 2000 Rayakan Reuni Perak di Denpasar

    Seperempat Abad Bersahabat, Alumni FKG Mahasaraswati 2000 Rayakan Reuni Perak di Denpasar

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Reuni adalah pertemuan kembali orang-orang yang pernah memiliki hubungan erat, seperti teman sekolah, kuliah, atau rekan kerja, setelah lama berpisah untuk mempererat silaturahmi, mengenang masa lalu, dan menjalin kembali relasi yang sempat terputus karena kesibukan. Ini adalah momen untuk bersatu kembali, nostalgia, dan memperkuat ikatan persahabatan atau kekeluargaan yang pernah ada. Kali ini […]

expand_less