Breaking News
light_mode

Muak dengan Korupsi, Gelombang Protes Gen Z Tumbangkan PM Bulgaria

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOFIA — Perdana Menteri Bulgaria, Rossen Jeliazkov, mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis (11/12/2025), setelah berminggu-minggu diguncang demonstrasi besar yang dipimpin generasi muda anti-korupsi.

Pernyataan itu disampaikan melalui pidato yang disiarkan langsung di televisi nasional, hanya beberapa menit sebelum parlemen menggelar pemungutan suara mosi tidak percaya terhadap pemerintahannya.
“Hari ini, pemerintah mengundurkan diri,” ujar Jeliazkov dalam pernyataannya.

Pengunduran diri tersebut menandai puncak krisis politik di negara anggota Uni Eropa itu, yang dijadwalkan mengadopsi mata uang euro pada 1 Januari 2026. Langkah tersebut semula dipandang sebagai tonggak penting integrasi ekonomi Bulgaria ke dalam kawasan Eropa.

Tekanan Jalanan dan Krisis Legitimasi
Gelombang protes dipelopori generasi yang lahir antara 1997 hingga 2012 atau dikenal sebagai Gen Z. Aksi berlangsung di berbagai kota dan memusat di ibu kota Sofia. Ribuan demonstran, mayoritas anak muda, memadati kawasan parlemen dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan pemberantasan korupsi dan reformasi politik.

Aksi yang awalnya berjalan damai sempat berujung ricuh. Aparat kepolisian melaporkan sedikitnya sepuluh orang ditangkap, sementara sejumlah demonstran mengalami luka-luka akibat bentrokan.
Bagi para pengunjuk rasa, protes bukan semata soal kebijakan fiskal.

Mereka mempersoalkan dugaan praktik korupsi, kroniisme, dan impunitas yang dinilai telah mengakar selama bertahun-tahun.

Dalam pidato pengunduran dirinya, Jeliazkov mengakui bahwa demonstrasi tersebut bukan hanya menyangkut tuntutan sosial dan ekonomi, melainkan juga “soal nilai-nilai.”

Anggaran Euro Picu Krisis

Jeliazkov memimpin pemerintahan koalisi minoritas yang dipimpin partai Citizens for European Development of Bulgaria (GERB). Krisis memuncak setelah pemerintah mengajukan rancangan anggaran 2026, anggaran pertama yang sepenuhnya disusun dalam denominasi euro.

Rancangan itu mencakup kenaikan iuran jaminan sosial dan pajak dividen guna membiayai peningkatan belanja publik. Di tengah tekanan publik, pemerintah menarik kembali proposal tersebut. Namun, langkah itu tidak cukup meredakan gelombang protes.

Bulgaria sendiri tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat persepsi korupsi tertinggi di antara anggota Uni Eropa, menurut laporan Transparency International. Sejak bergabung dengan Uni Eropa pada 2007, isu korupsi kerap menjadi sorotan dalam dinamika politik domestik.

Oposisi dan Presiden Ambil Sikap
Seusai pengunduran diri, oposisi bergerak cepat. Asen Vassilev, pemimpin partai Continue the Change, menyebut mundurnya Jeliazkov sebagai “langkah awal menuju Bulgaria yang normal sebagai negara Eropa.” Ia mendesak digelarnya pemilu yang adil dan bebas dari manipulasi.

Presiden Rumen Radev turut menyerukan agar parlemen mendengarkan “suara alun-alun.” Sesuai konstitusi, Radev kini berkonsultasi dengan partai-partai politik untuk membentuk pemerintahan baru. Jika gagal, ia akan menunjuk kabinet sementara hingga pemilu berikutnya diselenggarakan.

Sinyal dari Generasi Digital

Gerakan Gen Z di Bulgaria disebut sebagai bagian dari tren global mobilisasi anak muda yang memanfaatkan media sosial, siaran langsung, dan jaringan digital untuk menggalang dukungan. Di berbagai negara lain, generasi yang sama juga aktif menekan pemerintah dalam isu korupsi dan ketimpangan ekonomi.

Keputusan Jeliazkov mundur menjadikan Bulgaria sebagai negara Eropa pertama yang pemerintahannya tumbang akibat tekanan langsung gelombang protes generasi muda anti-korupsi.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari sebelum pengumuman resmi adopsi euro, menciptakan ketidakpastian baru di tengah ambisi integrasi ekonomi. Bagi banyak demonstran, pesan yang ingin ditegaskan jelas: integrasi Eropa tidak berarti tanpa reformasi nyata dan pemerintahan yang bersih.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (1)

  • 😛 Crypto transaction to your account. Get the transfer → yandex.com/poll/CzcnvHQfzj9AHyPPgwtJKk?hs=58b43b23ce16b476bd00c87487a77091& 😛

    zcf5pc

    Balas18 Februari 2026 5:31 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik UNHI, Dewa Putu Sudarsana: Abaikan Arahan Sabha Pandita Sama dengan Alpaka Guru

    Polemik UNHI, Dewa Putu Sudarsana: Abaikan Arahan Sabha Pandita Sama dengan Alpaka Guru

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    DENPASAR – Polemik proses pemilihan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar kini menjadi perhatian serius kalangan umat dan tokoh Hindu. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat dan pemerhati pendidikan Hindu, Dewa Putu Sudarsana, yang menegaskan bahwa arahan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) wajib dihormati dan dilaksanakan. Menurut Dewa Sudarsana, dalam konteks ajaran Hindu, […]

  • Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    Kezaliman di Balik Seragam, Menggugat Dehumanisasi Imigrasi Muara Enim terhadap Keluarga Yaman

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta, Maret 2026 – Sebuah keluarga kecil asal Yaman, terdiri dari ayah, ibu, dan seorang bayi, kini terjebak dalam ketidakpastian hukum di Indonesia. Kantor Imigrasi Muara Enim, Sumatera Selatan, sebelumnya telah memberikan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) selama dua tahun kepada keluarga ini untuk tinggal dan berusaha di Indonesia. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, mereka […]

  • Hampir Capai 10 Laporan di Polda Bali, Dede Oknum Wartawan Terkesan Kebal Hukum

    Hampir Capai 10 Laporan di Polda Bali, Dede Oknum Wartawan Terkesan Kebal Hukum

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR, 12 Juli 2025 — Kasus dugaan intimidasi terhadap jurnalis Jawa Pos Radar Bali, Andre S, saat peliputan Hari Bhayangkara ke-79, kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Polda Bali dan komunitas pers. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., memastikan bahwa insiden yang melibatkan oknum Polwan Polda Bali, Aipda Putu EA, serta […]

  • 60 Hari Warga Bali Akan Gugat Negara! Pemerintah Dianggap Gagal Lindungi Rakyat dari Banjir

    60 Hari Warga Bali Akan Gugat Negara! Pemerintah Dianggap Gagal Lindungi Rakyat dari Banjir

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR – Kegagalan pemerintah dalam melindungi rakyat dari bencana kembali memicu perlawanan. Kali ini, warga Bali yang tergabung dalam Koalisi Pergerakan Untuk Lingkungan Hidup dan Keberlanjutan Bali (PULIHKAN BALI) secara resmi melayangkan notifikasi Citizen Lawsuit (CLS) terhadap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah atas bencana banjir besar yang melanda Bali pada September 2025 dan menelan 18 […]

  • Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    MENGGEMPUR MAFIA PAILIT! JAKARTA – Aroma busuk mafia peradilan kembali tercium tajam dalam kasus kepailitan Sing Ken Ken Boutique Hotel di kawasan Legian–Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. Hotel mewah yang dulunya berdiri megah di Jalan Arjuna No. 1 kini tinggal puing-puing, setelah asetnya diduga digerogoti oleh oknum yang seharusnya menjaga, bukan menguras. Kasus ini bermula dari […]

  • A.A. Gede Agung Aryawan: DPD RI Harus Suarakan Kepentingan Bali di Senayan, Bukan Hanya Gaduh di Kandang Sendiri

    A.A. Gede Agung Aryawan: DPD RI Harus Suarakan Kepentingan Bali di Senayan, Bukan Hanya Gaduh di Kandang Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Ray
    • 6Komentar

    DENPASAR – Tokoh muda Bali, A.A. Gede Agung Aryawan, S.T., yang akrab disapa Gung De, menyerukan agar para anggota DPD RI asal Bali tidak hanya sibuk berbicara di panggung lokal, tetapi benar-benar berjuang di Senayan untuk membawa kepentingan masyarakat Bali ke tingkat nasional. “Berjuanglah dengan otak cerdas. Suarakan kepentingan masyarakat Bali di Gedung Parlemen Senayan, […]

expand_less