Breaking News
light_mode

Lapak Dagang Terbongkar, Satpol PP Diseret Ke Meja Opini Politik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Berita yang ramai ada kesan menyudutkan Satpol PP Provinsi Bali dalam salah satu media online ditanggapi santai oleh Ketua Satpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Darmadi dalam sambungan Voice note.

Tudingan Satpol PP Mandul dan hanya jadi macan kertas serta kinerjanya harus dievaluasi mendapat jawaban santai bahwa tidak apa – apa dievaluasi.

“Partner kita kan memang komisi I, ya disana kita bisa buka – bukaanlah, apa yang terjadi, apa yang menjadi kendala kita, tidak apa – apa, ” Ungkapnya, Jumat, 19/09/2025.

Darmadi juga menerangkan bahwa posisi Satpol PP ada di wilayah Provinsi, Kabupaten/Kota bahkan Kecamatan yang namanya Kasi Trantib. Semua memiliki perannya masing – masing.

Soal pendalaman tugas, dirinya juga telah melakukan bahkan sampai penertiban, tetapi itu tidak semua terekspos. “Kalo ada bencana banjir, bukan karena kinerja kami yang lemah, itu harus ditangani dari hulu ke hilir secara Komprehensif, tentu harus ditangani bersama pemerintah dan masyarakat, bila ada laporan atau temuan tentu kita akan proses”

Plang larangan berdagang / berjualan.

“Tentu kalo untuk menjangkau semua titik permasalahan di kabupaten / Kota tentu kami terbatas, kami harus berkerjasama dengan UPD teknis yang lain dan kawan di kabupaten / kota”

Ia juga menekankan ada yang bertanggung jawab di setiap tingkatan, semua kewenangan otonomi kan ada di kabupaten / Kota. Pendalaman dan penanganan tentu juga dalam pengawasan di Satpol PP Provinsi Bali, tetapi juga memberikan kewenangan sampai tuntas pada tugas – tugas pada masing – masing kabupaten / kota di Bali.

” Pemanggilan pengusaha, pemberkasan, mendetailkan dokumen perizinan, memastikan kesesuaian izinnya itu semua upaya yang dilakukan, ” Ungkap Darmadi.

Dirinya juga menekankan bahwa Satpol PP bukanlah Superman yang dapat melakukan semuanya sekaligus. Ia memberikan contoh adanya pedagang individu di parkir timur lapangan Renon.

“Pendekatan kita sudah humanis, menyampaikan itu dilarang beraktivitas berdagang, kecuali ada event tertentu atau Car Free Day dan tidak menetap, ” Jelasnya.

Dirinya menindak karena adanya aturan dan dikatakan persuasif. Bergerak salah tidak bertindak dianggap melempem. Ia juga mengatakan siap bila akan dievaluasi, dirinya akan menyampaikan apa yang menjadi kendala dan apa yang telah sukses dilakukan.

Ditanya soal pemberitaan yang menuding Satpol PP Provinsi Bali, dirinya menyatakan tidak mau berpolemik dengan permasalahan tersebut.

“Kami bekerja ya bekerja, bekerja dengan baik mengoptimalkan dalam tugas dengan segala keterbatasan yang ada, bekerja sampai tuntas, ” Tegasnya.

Di Provinsi Bali ada tim terpadu, Satpol PP Provinsi Bali termasuk didalamnya yang menangani tim khusus tentang perizinan lainnya. Termasuk tim Pansus di DPRD dengan kolaborasi dengan institusi lainnya (BPN, BWS, dan lainnya) sesuai dengan objek permasalahan nya dan dengan komisi I sudah berjalan dengan baik.

“Tidak terekspos semuanya dan sudah dilaporkan kepada pimpinan kami dan itu terpantau semua”

Banjir di Denpasar.

Menyelidiki lebih dalam, Dewa Darmadi buka suara tentang adanya ketua komisi II DPRD Bali menegurnya tentang pelarangan berdagang di areal yang memang tidak boleh berdagang.

“Tetapi kita sudah jelaskan itu”

“Bahkan kami tidak proses (hukum) itu”

“Kalo kita maklumi satu, banyak pedagang kaki lima yang mau meminta izin ke kita untuk berdagang. Kemarin kita bantu bongkar kok, pendekatannya secara damai tidak ada kekerasan, ” Tutup Darmadi. (Tim)

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puputang Ratu Betara Bila Pemerintah Bali Gagal Tangani Kemacetan

    Puputang Ratu Betara Bila Pemerintah Bali Gagal Tangani Kemacetan

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    Denpasar, 13 Juli 2025 — Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster, mengancam akan “memohon pada Ratu Betara” untuk turun tangan jika para pemimpin desa gagal kelola sampah, masyarakat Bali justru menanti pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah dunia nyata, kemacetan parah yang melumpuhkan kehidupan sehari-hari. Ironi mencolok terjadi di Bali. Ketika masalah kemacetan dari Canggu hingga Seminyak […]

  • Sat Samapta Polresta Denpasar Atur Lalu Lintas Pagi di Zona Rawan Macet, Arus Lancar dan Terkendali

    Sat Samapta Polresta Denpasar Atur Lalu Lintas Pagi di Zona Rawan Macet, Arus Lancar dan Terkendali

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    DENPASAR — Dalam upaya mengurai kemacetan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Sat Samapta Polresta Denpasar menggelar kegiatan pengaturan lalu lintas (PH pagi) di sejumlah titik rawan macet di wilayah ZONA 8, Senin pagi (23/6). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Adnyana T.J., S.Sos., S.H., M.M., yang turun langsung […]

  • Lebih Terkutuk dari Merusak Alam! Pendidikan Curang Hancurkan Generasi Bali

    Lebih Terkutuk dari Merusak Alam! Pendidikan Curang Hancurkan Generasi Bali

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah berbagai wacana spiritual tentang kutukan terhadap perusak alam Bali, terselip satu kenyataan yang lebih gelap dan nyaris tak tersentuh yakni kehancuran moral dan keadilan dalam sistem pendidikan. Pengamat sosial-politik Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi pendidikan saat ini yang dinilai telah menyimpang jauh dari nilai-nilai keadilan […]

  • Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    Kasus Sing Ken Ken Boutique Hotel Bongkar Dugaan Kolusi Oknum Kurator, Bank, dan Aparat Hukum

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    MENGGEMPUR MAFIA PAILIT! JAKARTA – Aroma busuk mafia peradilan kembali tercium tajam dalam kasus kepailitan Sing Ken Ken Boutique Hotel di kawasan Legian–Seminyak, Kabupaten Badung, Bali. Hotel mewah yang dulunya berdiri megah di Jalan Arjuna No. 1 kini tinggal puing-puing, setelah asetnya diduga digerogoti oleh oknum yang seharusnya menjaga, bukan menguras. Kasus ini bermula dari […]

  • Sampah Organik Membanjiri TPA, Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi Mendesak

    Sampah Organik Membanjiri TPA, Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi Mendesak

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar — Persoalan sampah di Indonesia kembali menjadi perhatian serius. Data terbaru menunjukkan sekitar 50–60 persen sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) merupakan sampah organik. Ironisnya, jenis sampah ini justru tergolong paling mudah dikelola, bahkan dari sumbernya sendiri. Di lapangan, kebiasaan membuang sampah organik langsung ke TPA masih umum terjadi. Padahal, karakter sampah […]

  • FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    FKUB dan Kemenag Rote Ndao Dukung Penerapan SIO ESA untuk Ormas Keagamaan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    ROTE NDAO – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Sistem Informasi Pelaporan Organisasi Kemasyarakatan (SIO ESA) bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola Ormas di wilayah tersebut. SIO ESA hadir sebagai inovasi dalam pendataan dan pelaporan kegiatan […]

expand_less