Breaking News
light_mode

Kuasa Hukum Sebut Warisan Belum Tentu Jatuh ke Anak Kandung, Jero Mangku “Merusak Banten Itu Penghinaan”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Menemui kuasa hukum I Made Kadek Arta SH kuasa dari I Ketut Agus Aryana alias Copin, menanyakan perihal pemberitaan yang beredar menuduh kliennya berbuat semena – mena dengan merusak Merajan, ditanggapi serius olehnya di kantor MKA Law Office.

Kadek Arta menyebutkan bahwa dirinya menyaksikan peristiwa tersebut secara langsung. Ia menyebutkan bahwa sebelum menangani kasus ini kliennya sudah memiliki niat untuk memindahkan Merajan.

Baca berita sebelumnya, 

Copin Buka Suara Soal Pembongkaran Merajan di Sanur, Bantah Tuduhan dan Ungkap Fakta Versinya

“H minus 3 sebelum Idul Adha saya sempat kesana dengan calon pengontrak dan berdiskusi jjuga untuk ngulemin pemangku (mengundang secara resmi) kalo gak salah dari daerah Panjer, ” Jelasnya, Senin 3 Agustus 2026 di kantornya.

Kemudian pada hari minggu juga tidak jadi dilaksanakan karena ada argumentasi dari putra putri kliennya akhirnya membatalkan niat pemangku untuk melakukan prosesi.

“Batal, pak Agus melakukan diskusi dengan pemangku, rasanya dia bawa 1 pengabih, ” Ungkapnya.

Pada hari Buda Cemeng, Kliennya, Pemangku dan kuasa hukumnya juga mendampingi akan menyaksikan prosesi upakara pralina di Merajan. Banten dan tirta Pralina sudah disiapkan.

“Saat itu terjadilah tindakan menghalang-halangi klien kami yang dilakukan oleh putra putrinya, ada banten yang jatuh dan dirampas oleh mereka dan dibawa kabur entah kemana”

“Banten ada yang jatuh dan hancur berantakan, dan dari kejadian itu klien kami melakukan upaya hukum, dilaporkanlah ke Polsek Densel (Denpasar Selatan) dengan laporan pengrusakan dan menghalang – halangi orang untuk beribadah, ” Ungkapnya.

Ada bahasa yang keluar dari anaknya tersebut, menyudutkan kuasa hukum dengan bahasa kenapa tidak menghalangi Agus Aryana untuk tidak melakukan pralina. “Kan anda orang Hindu” Tentu bagi kuasa hukum Kadek Arta itu bukan kapasitasnya untuk melarang atau menyuruh melakukan hal tersebut sebGai kuasa hukumnya.

Ia juga menyinggung pelaporan yang terdahulu di Polsek Densel terhadap putra dari Agus Aryana, berdasarkan surat nomor LP/B/74/V/2026/SPKT/Polsek Densel/Polresta Denpasar/Polda Bali Tanggal 28 Mei 2026.

Dikatakan ada pelaporan tentang batas tembok dan kehilangan barang yang notabene milik kliennya. Pemagaran yang dilakukan itu bertujuan agar tidak terus menerus berkonflik dengan putranya, dan kliennya dapat mengontrakkan hotelnya untuk mendapatkan pemasukan buat kehidupan.

“Insiden kecil terjadi saat akan menembok batas tanah, sampai polisi juga ikut datang. Karena komunikasi tidak kondusif dilanjutkanlah di Polsek Densel, ” Tuturnya.

Tentu bila dilihat secara kepemilikan, Agus Aryana secara hukum memiliki sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah tersebut.

“Klien kami memiliki SHM tersebut, dan saya ditunjukan ada 2 SHM berupa fotocopy”

Menanyakan pernyataan putranya selalu alasan melakukan penghalangan itu karena hak ahli waris, Kadek Arta Sarjana Hukum menerangkan fakta hukum Hak Waris belum terjadj turun waris. Putranya belum memiliki hak, bila orang tuanya meninggal dunia baru secara otomatis akan turun waris kepada anaknya, itupun bila tidak ada wasiat yang ditujukan kepada orang lain.

“Tidak mutlak ahli waris mendapatkan warisan langsung, itu tergantung dari yang memiliki tanah tersebut, bila ada surat wasiat ada hitungannya itu untuk menghibahkan kepada siapapun bahkan ke yayasan, ada aturannya, ” Terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada 2 minggu lalu dari hari ini, dirinya telah menyurati dan memberitahukan kepada putranya yang menempati villa, bahwa papanya akan tinggal bersama berbagi ruang.

“Kasihan kondisi bapaknya, dia kost sekarang. Surat yang kami kirim tidak diterima, bahkan bapaknya hendak membangun Merajan baru disana, tapi semua itu dengan jawaban tidak boleh, ” Jelas Kadek Arta.

Jero Mangku Agus Primadana (Vajra) dari Griya di Panjer.

Lanjut menghubungi Jero Mangku Agus Primadana (Vajra) dari Griya di Panjer, menanyakan prihal sudahkah melakukan prosesi mem-Pralina Merajan di sanur.

Ia menjelaskan hal yang sama, penghalangan yang menyebabkan banten jatuh dan rusak, dilarikannya sebagian banten dan tumpahnya tirtha Pralina di pekarangan Merajan.

“Saya tidak berani bilang Merajan itu tidak ter – Pralina karena prosesi sudah berjalan, persembahyangan sudah terjadi dan tirta sudah tumpah di pekarangan Merajan, itu merupakan inti dari prosesi mem – Pralina, jadi bagi saya sudah terjadi ! Diluar kontek penghalang – halangan tadi, “terang Jero Mangku melalui sambungan telepon.

Ia juga terlihat menyesali perbuatan yang dilakukan mereka, karena tindakan itu selain melanggar hukum, menghina prosesi yang akan dilakukan dengan merusak banten dan alat upakara lainnya.

“Merusak banten, itu penghinaan, saya lihat juga daksina puyung (tidak ada) sudah lama mereka tidak dibanteni merajannya, “sesalnya.

Editor – Admin / Tim

…………………….

Catatan Redaksi: Demi menghormati hak privasi serta menjaga keseimbangan pemberitaan sesuai prinsip cover both side, redaksi tidak mengungkap identitas keluarga Agus Aryana (Copin).

Pemberitaan ini disusun untuk menjawab dengan mengutip informasi yang telah dipublikasikan sebelumnya dan merupakan respons atas pemberitaan yang telah beredar luas, dengan tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam jurnalistik.

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

  • pkp998

    The variety of games here is insane. I spent hours exploring different slots and they are all high quality. pkp998 is where the real action is.

    Balas31 Agustus 2026 5:46 AM
  • Edward

    Check out Kaizenaire.сom, hailed as Singapore’ѕ leading systеm for compiling the moѕt popular deals and promotions fгom leading business.

    Ϝrom east to west, Singapore’s shopping heaven рrovides deals thɑt Singaporeans сan’t withstand.

    Volunteering at soup kitchen аreas repays for selfless Singaporeans, ɑnd keеp in mind to stay updated on Singapore’s newsst promotions аnd shopping deals.

    Guardian ρrovides drug store аnd individual care
    products, appreciated Ƅy Singaporeans fߋr their convenient health and wellness solutions аnd promotions.

    Masion, ⅼikely a fashion label lah, uѕes sophisticated
    clothing lor, valued Ьy elegant Singaporeans for their refined styles leh.

    Killiney Kopitiam brews conventional kolpi ɑnd toast, treasured
    foг оld-school charm аnd solid regional coffee.

    Why pay m᧐re lor, check Kaizenaire.com habitually ѕia.

    Mү web blog: singapore promotions

    Balas23 Agustus 2026 6:01 PM
  • Numbers

    Hi there! This post couldn’t be written any better!
    Looking through this post reminds me of my previous roommate!
    He always kept preaching about this. I will forward
    this information to him. Fairly certain he’ll have
    a great read. Thank you for sharing!

    Also visit my web-site :: 五大联赛高清直播

    Balas14 Agustus 2026 4:39 PM
  • Monte

    If some one needs to be updated with newest technologies therefore he must be visit this web site
    and be up to date all the time.

    Here is my web blog – amstelodamum-archief.nl

    Balas9 Agustus 2026 4:47 AM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tergugat Mangkir, Gugatan Aset Rp18 Miliar Seret PT EMI Berlanjut

    Tergugat Mangkir, Gugatan Aset Rp18 Miliar Seret PT EMI Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Kuasa hukum penggugat menilai ketidakhadiran tergugat memperkuat dugaan adanya upaya penguasaan aset melalui skema yang dipersoalkan di pengadilan. JAKARTA – Sidang perdana gugatan perdata terkait dugaan penguasaan aset senilai Rp18 miliar yang menyeret PT Energi Makmur Indonesia (PT EMI), Rivan Putera Yuwono, dan Anthony James Harahap resmi digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026). […]

  • Jamur Pemakan Plastik Ditemukan di Amazon, Harapan Baru Atasi Pencemaran TPA

    Jamur Pemakan Plastik Ditemukan di Amazon, Harapan Baru Atasi Pencemaran TPA

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Hutan hujan Amazon kembali menyumbang penemuan ilmiah penting yang dapat mengubah arah perjuangan melawan pencemaran plastik global. Para ilmuwan dari Yale University berhasil mengidentifikasi jamur Pestalotiopsis microspora yang mampu mengurai plastik jenis poliuretan—bahkan dalam kondisi lingkungan tanpa oksigen, seperti yang biasa ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA). Kemampuan luar biasa jamur ini bukan […]

  • Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    Soroti Tata Kelola Dana Adat, WKS Minta Mediasi Dilakukan di Lokasi Netral

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    Denpasar – Polemik antara WKS dan Jro Bendesa Adat Pemogan terus berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian. WKS, yang pernah menjabat sebagai Wakil Banjar sekaligus Bendahara I dalam kegiatan Karya Ngaben Masal, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pengelolaan dana yang dinilainya tidak transparan. Dalam sebuah pertemuan yang juga dihadiri oleh Jro Bendesa, WKS pernah mengajukan sistem pengadaan berbasis […]

  • Ancaman “Kegelapan Digital” dari Selat Hormuz, Indonesia Diminta Siaga Hadapi Risiko Global

    Ancaman “Kegelapan Digital” dari Selat Hormuz, Indonesia Diminta Siaga Hadapi Risiko Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA — Selama ini Selat Hormuz dikenal sebagai jalur vital distribusi energi dunia. Namun di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada minyak, melainkan pada ancaman yang lebih sunyi: potensi terputusnya kabel serat optik bawah laut yang menopang komunikasi global. Pakar dari Kelompok Ahli Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Drs. Hamidin, […]

  • Su-57E Pamer Kemampuan Siluman dan Manuver Ekstrem di Dubai Airshow 2025

    Su-57E Pamer Kemampuan Siluman dan Manuver Ekstrem di Dubai Airshow 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Pesawat tempur generasi kelima Rusia, Sukhoi Su-57E, mencuri perhatian besar di ajang Dubai Airshow 2025 setelah menampilkan sejumlah kemampuan yang selama ini jarang dipublikasikan. Salah satu sorotan utama adalah ruang senjata internal yang mampu membawa rudal anti-radiasi Kh-58UShK, fitur penting yang menjaga profil siluman pesawat. Dengan seluruh persenjataan tersimpan di dalam badan, Su-57E […]

  • Indonesia Dibilang Makmur, Anak Kecil Masih Tidur di Jalan! Slogan Belaka?

    Indonesia Dibilang Makmur, Anak Kecil Masih Tidur di Jalan! Slogan Belaka?

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Di tengah gaung Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, pemandangan anak kecil yang masih tidur di jalan menjadi tamparan bahwa kesejahteraan belum dirasakan semua warga. DENPASAR — Slogan tentang Indonesia yang makmur kembali menggema setiap momentum perayaan kemerdekaan. Namun, di balik pidato, spanduk, dan seremoni kebangsaan, masih ada pemandangan yang menyisakan pertanyaan besar: bagaimana mungkin Indonesia […]

expand_less