Breaking News
light_mode

Rakyat Jadi Korban! Hotman Paris Kritik Keras Pemblokiran Massal Rekening Dormant oleh PPATK

  • account_circle Ray
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang memblokir massal sejumlah rekening bank berstatus dorman alias tidak aktif.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Hotman menyebut tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat dan berpotensi melanggar hak asasi manusia.

“Ada peraturan baru katanya, jika rekening tidak digunakan dalam 3 sampai 12 bulan, maka akan dibekukan oleh PPATK. Ini sangat merugikan, apalagi bagi masyarakat di kampung yang tidak selalu aktif menggunakan rekeningnya,” ujar Hotman dalam video tersebut.

Ia juga mempertanyakan dasar hukum kebijakan ini dan menyebutnya sebagai bentuk kesewenang-wenangan terhadap hak pribadi warga negara.

Sejumlah warganet di platform X (dulu Twitter) sebelumnya mengeluhkan pemblokiran rekening mereka secara mendadak. Mereka membagikan tangkapan layar email dari bank yang berisi permohonan maaf serta pemberitahuan penghentian sementara transaksi atas permintaan PPATK.

Salah satu korban, Prasiwi Hardiansari (27), seorang pekerja swasta di Jakarta, mengungkapkan bahwa beberapa rekeningnya diblokir meskipun aktif digunakan untuk kebutuhan harian dan bukan rekening dorman. Ia menyayangkan kebijakan tersebut dilakukan mendadak dan pada akhir pekan, sehingga tidak bisa langsung menyelesaikan masalah di kantor cabang bank.

Hotman menegaskan bahwa rekening bank adalah hak pribadi warga negara dan negara tidak bisa sembarangan membekukan tanpa proses yang jelas.

“Tolong cabut peraturan seperti ini. Ini menyusahkan rakyat, terutama mereka yang tinggal di desa dan belum memahami sistem perbankan modern,” seru Hotman.

Melalui kanal “Hotman 911”, ia mengingatkan pemerintah agar tidak merepotkan rakyat kecil dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“Halo pemerintah, jangan repotkan rakyatmu sendiri,” tutupnya. (Ray)

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rocky Gerung: Kasus Tom Lembong Bentuk Pemerasan Politik

    Rocky Gerung: Kasus Tom Lembong Bentuk Pemerasan Politik

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sidang pembacaan vonis terhadap mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, pada Jumat (18/7/2025) menarik perhatian publik. Sejumlah tokoh nasional seperti Anies Baswedan, Rocky Gerung, Refly Harun, dan Saut Situmorang hadir langsung di Ruang Sidang Hatta Ali, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebagai bentuk dukungan moral terhadap Tom. Anies Baswedan datang pada […]

  • Mask Painting di FOX Jimbaran Beach Bali, Aktivitas Kreatif yang Menghadirkan Sentuhan Budaya

    Mask Painting di FOX Jimbaran Beach Bali, Aktivitas Kreatif yang Menghadirkan Sentuhan Budaya

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    BADUNG — FOX Jimbaran Beach Bali kembali menawarkan pengalaman budaya yang unik melalui kegiatan Mask Painting yang digelar setiap hari Selasa pukul 15.00–16.00 WITA di Baresto Restaurant. Aktivitas mingguan ini menjadi daya tarik bagi tamu yang ingin menikmati kesenian tradisional Indonesia dalam suasana santai dan kreatif. Dalam sesi ini, peserta diajak melukis menggunakan topeng tradisional […]

  • Tanpa Pendidikan dan Kesejahteraan, Demokrasi Jadi Alat Manipulasi Kekuasaan

    Tanpa Pendidikan dan Kesejahteraan, Demokrasi Jadi Alat Manipulasi Kekuasaan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Tanpa masyarakat yang terdidik dan sejahtera, demokrasi berisiko kehilangan substansi dan berubah menjadi sekadar prosedur politik. JAKARTA — Demokrasi kerap dipuji sebagai sistem yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Namun, demokrasi tidak selalu otomatis menghadirkan keadilan. Ketika pendidikan dan kesejahteraan masyarakat belum menjadi fondasi yang kuat, demokrasi justru berpotensi berubah menjadi arena perebutan kekuasaan semata. […]

  • Agus Sulaiman Divonis Mati, Suyitno 20 Tahun: Terdakwa Mengamuk di Ruang Sidang

    Agus Sulaiman Divonis Mati, Suyitno 20 Tahun: Terdakwa Mengamuk di Ruang Sidang

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Vonis pembunuhan mahasiswa UMM Faradila Amalia Najwa lebih berat dari tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta hukuman seumur hidup. MALANG — Majelis hakim Pengadilan Negeri Malang menjatuhkan hukuman mati kepada Agus Muhammad Sulaiman dalam perkara pembunuhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa (23). Sementara terdakwa lainnya, Suyitno, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Putusan tersebut […]

  • Warga Adat Nusa Penida Lawan Penghentian Lift Kaca di Kelingking 

    Warga Adat Nusa Penida Lawan Penghentian Lift Kaca di Kelingking 

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Klungkung — Proyek pembangunan lift kaca di kawasan Banjar Adat Karangdawa, Desa Adat Dwi Kukuh Lestari, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, resmi dihentikan oleh Pemerintah Provinsi Bali setelah mengantongi rekomendasi DPRD Bali serta dukungan dari Bupati Klungkung. Kebijakan ini memicu reaksi keras dari masyarakat adat yang merasa keputusan tersebut tidak berpihak pada upaya pemerataan pembangunan […]

  • Pengemudi Outlander Mabuk Tabrak Taksi dan Pikap di Surabaya, Satu Orang Tewas

    Pengemudi Outlander Mabuk Tabrak Taksi dan Pikap di Surabaya, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    ENR (32) mengaku mengemudi setelah pesta dan mengonsumsi alkohol. Ia sempat kabur usai menabrak taksi listrik sebelum kembali menabrak hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia. SURABAYA — ENR (32), ibu rumah tangga yang ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut di kawasan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, mengakui dirinya mengemudikan Mitsubishi Outlander dalam pengaruh alkohol. […]

expand_less